News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hashim S. Djojohadikusumo Sebut Kementerian Perumahan Sangat Penting, Ternyata Untuk Ini...

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusomo ungkap soal rencana didirikannya kembali Kementerian Perumahan pada pemerintahan Prabowo-Gibran
Sabtu, 28 September 2024 - 21:34 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusomo
Sumber :
  • tvOneNews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusomo mengugkap soal rencana didirikannya kembali Kementerian Perumahan pada pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hashim mengatakan, presiden terpilih Prabowo Subianto akan menjalankan program yakni membangun rumah bagi rakyat. Sebab, saat ini ada sekitar hampir 11 juta keluarga menunggu rumah layak huni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hampir 11 juta, kalau tidak salah 10,7 juta itu menunggu antrian Pak Menteri," katanya di acara Rakernas ke-20 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di hotel Intercontinental, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2024).

Hashim menjelaskan, selama 10 tahun terakhir pemerintah hanya membangun sekitar 200 ribu unit, sedangkan setiap tahunnya 800 ribu keluarga menunggu untuk mendapatkan rumah yang layak.

Ia juga menganggap akibat rumah tidak layak huni itu dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi setiap keluarga termasuk anak-anak yang mudah terkena stunting.

Karena, sambungnya, stunting tidak hanya disebabkan oleh kekurangan gizi tetapi dapat ditimbulkan dari lingkungan yang kurang bersih.

"Karena tidak ada air bersih, tidak ada akses listrik yang cukup, banyak yang pakai lantai-lantai berupa tanah, itu banyak cacing-cacing. Ini bisa berakibat kepada anak-anak dengan stunting," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hashim menyebut, Prabowo akan memberikan perhatian terkait dengan stunting setelah dilantik menjadi Presiden 20 Oktober 2024.

Perhatian yang diberikan yakni dengan memberikan makan gizi gratis untuk anak-anak di Indonesia.

Hashim menjelaskan, Program tersebut telah digagas Prabowo sejak tahun 2006 atau 18 tahun yang lalu. 

Adapun program ini tercipta didasari rasa perihatin Prabowo yang mendapatkan data bahwa sebanyak 30 persen anak-anak di Indonesia mengalami stunting.

"Ini yang Prabowo ingin perbaiki, jangan sampai terlanjur. Saat ini 25 persen anak Indonesia stunting, sempat naik 38 persen di 2014. Presiden terpilih yang baru ingin kita kurangi angkanya. Kalau bisa sampai 0 persen," tutup Hashim. (aha/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral