News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituding Anti Islam, Pramono Anung: Sungguh Keterlaluan!

Cagub Jakarta, Pramono Anung, angkat bicara soal pentingnya pemimpin yang adil terhadap semua agama. Namun, ia justru heran pernyataannya tersebut ditafsirkan
Senin, 30 September 2024 - 04:39 WIB
Cagub DKI Jakarta Pramono Anung
Sumber :
  • tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Cagub Jakarta, Pramono Anung, angkat bicara soal pentingnya pemimpin yang adil terhadap semua agama. 

Namun, ia justru heran pernyataannya tersebut ditafsirkan sebagai anti-Islam oleh sebagian pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tanggapannya, Pramono menegaskan dirinya enggan bermain-main dengan politik agama, yang menurutnya dapat memecah belah masyarakat. 

Ini merespons kritik terhadap pernyataannya terkait program ‘Magrib Mengaji’ yang diusulkan oleh cagub lain, Ridwan Kamil (RK).

“Saya tegaskan, saya tidak ingin menggunakan politik agama, karena itu hanya memecah belah. Tapi, sekarang saya malah dituduh anti-Islam. Itu sungguh keterlaluan,” kata Pramono di JCC, Senayan, Jakarta (29/9/2024).

Pramono juga mengklarifikasi bahwa maksud pernyataannya adalah setiap pemimpin harus berlaku adil terhadap semua agama. 

Dia menambahkan bahwa program ‘Magrib Mengaji’ bukan hal baru, melainkan sudah pernah diinisiasi oleh mantan Gubernur Anies Baswedan.

“Sebagai pemimpin, kita harus adil bagi semua agama. Program Magrib Mengaji itu bukan hal baru, itu program Mas Anies. Kami akan melanjutkannya dengan konsep ‘Happy Mengaji’,” ujar Pramono.

Pramono menambahkan, program ini akan memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk mengaji setelah subuh, zuhur, atau isya. 

Bahkan, Pramono siap beradu mengaji dengan calon gubernur lain jika ditantang.

Pramono kemudian menekankan bahwa tuduhan anti-Islam yang dialamatkan kepadanya sangat tidak berdasar, dan ia siap membuktikan kemampuan agamanya.

"Saya ini lulusan pendidikan agama, dan saya siap beradu mengaji dengan siapa saja," tegas Pramono.

- Tanggapan Pramono Soal Program ‘Magrib Mengaji’ RK

Dalam pertemuan dengan warga Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Pramono juga menanggapi gagasan RK soal ‘Magrib Mengaji’. Ia kembali menegaskan bahwa agama dan etnisitas tidak boleh digunakan dalam politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagi kami, agama tidak boleh dipakai sebagai alat politik. Pilgub ini adalah ajang membangun Jakarta, bukan tentang isu keagamaan," ujarnya.

Dengan narasi yang lebih tegas dan program yang inklusif, Pramono siap membawa perubahan bagi Jakarta tanpa harus mengorbankan kerukunan umat beragama. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral