News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raga Awandayu Prakasa Bawa Aspirasi Pendidikan Diaspora Indonesia ke Istana Kepresidenan Jakarta

Ketua Pengurus Luar Negeri TIDAR Turki, Raga Awandayu Prakasa, mendapatkan kesempatan untuk beraudiensi, bersilaturahmi, dan berdiskusi di Istana Kepresidenan Jakarta bersama Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar. Audiensi ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang telah disusun dalam policy brief, yang nantinya akan disampaikan kepada Presiden RI dan kementerian terkait.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 17:55 WIB
Raga Awandayu Prakasa
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Pengurus Luar Negeri TIDAR Turki, Raga Awandayu Prakasa, mendapatkan kesempatan untuk beraudiensi, bersilaturahmi, dan berdiskusi di Istana Kepresidenan Jakarta bersama Staf Khusus Presiden RI Bidang Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar. Audiensi ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang telah disusun dalam policy brief, yang nantinya akan disampaikan kepada Presiden RI dan kementerian terkait.

Billy Mambrasar, dalam pembukaannya pada Jumat (27/9/2024), menyampaikan forum audiensi ini adalah langkah konkret untuk mengatasi tantangan dan kesenjangan akses pendidikan di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada yang boleh tertinggal. No one left behind, sesuai semangat SDGs," ujar Billy, yang juga Duta SDGs Indonesia. 

Ia juga menekankan pentingnya peran anak muda sebagai subjek dalam kebijakan publik. 

Raga Awandayu Prakasa menyampaikan bahwa, berdasarkan laporan UNESCO (2020), keberadaan Atase Pendidikan di kedutaan terbukti meningkatkan prestasi akademis diaspora hingga 40%. Ia juga mengutip riset Bank Dunia (2022) yang menyebutkan bahwa jembatan antara kebijakan pendidikan nasional dan implementasinya di luar negeri sangat krusial untuk menjaga standar pendidikan Indonesia bagi diaspora. 

Selain itu, UNESCO Institute for Statistics (UIS) mencatat bahwa pada tahun 2021 terdapat 53.000 mahasiswa Indonesia di luar negeri, namun hingga saat ini tercatat baru ada 10 KBRI yang memiliki Atase Pendidikan. Fakta ini menunjukkan perlunya perluasan dukungan bagi diaspora yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raga Awandayu Prakasa juga menjelaskan pembahasan pendidikan ini bukan hanya tentang memberikan dukungan yang memadai bagi pelajar Indonesia, tetapi juga berkaitan dengan masa depan Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografi, yang merupakan aset penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Atase Pendidikan di KBRI akan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan kompetitif di tingkat global. 

"Dukungan bagi diaspora sangat penting tidak hanya untuk keberhasilan individu mereka, tetapi juga krusial bagi masa depan bangsa. Dengan pendidikan yang berkualitas dan terarah, diaspora dapat kembali ke Indonesia dan berkontribusi langsung dalam pembangunan," ujar Raga. Ia menambahkan, 
"Pembentukan Atase Pendidikan di KBRI, terutama di negara-negara dengan jumlah pelajar Indonesia yang signifikan seperti Turki, akan membantu menjawab tantangan pendidikan yang dihadapi diaspora. Ini juga langkah penting untuk memastikan mereka tetap terhubung dengan tanah air meskipun berada jauh di luar negeri."

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Davide Tardozzi Bongkar Peran Tersembunyi Marc Marquez: Dia Jaga Mental Bagnaia di MotoGP 2025

Davide Tardozzi Bongkar Peran Tersembunyi Marc Marquez: Dia Jaga Mental Bagnaia di MotoGP 2025

Bos Ducati, Davide Tardozzi sebut Marc Marquez lindungi Francesco Bagnaia saat alami situasi sulit di MotoGP 2025
Incar Dana hingga Rp170 Triliun, Pemerintah Siap Terbitkan 8 SBN Ritel Tahun Ini

Incar Dana hingga Rp170 Triliun, Pemerintah Siap Terbitkan 8 SBN Ritel Tahun Ini

Melalui rencana 8 kali penerbitan SBN ritel pada tahun ini, pemerintah menargetkan penghimpunan dana pada kisaran Rp150 triliun hingga Rp170 triliun.
Apa yang Terjadi jika Al Nassr Tak Berhasil Mengalahkan Al Taawon pada 27 Januari 2026?

Apa yang Terjadi jika Al Nassr Tak Berhasil Mengalahkan Al Taawon pada 27 Januari 2026?

Apa yang akan terjadi jika Al Nassr gagal meraih kemenangan atas Al Taawon dan mendapat poin penuh dari pertandingan yang akan berlangsung pada 27 Januari 2026?
ART Lula Lahfah Ngaku Sempat Dengar Erangan dari dalam Kamar pada Jumat Dini Hari, Sorenya Sang Selebgram Ditemukan Meninggal

ART Lula Lahfah Ngaku Sempat Dengar Erangan dari dalam Kamar pada Jumat Dini Hari, Sorenya Sang Selebgram Ditemukan Meninggal

Kematian, Lula Lahfah masih didalami oleh pihak kepolisian. Polda Metro Jaya mengungkapkan keterangan dari ART tentang kejadian beberapa jam sebelum kematian.
KPK Tegaskan Penuntutan Noel Dalam Kasus Sertifikat K3 Berdasarkan Kecukupan Alat Bukti

KPK Tegaskan Penuntutan Noel Dalam Kasus Sertifikat K3 Berdasarkan Kecukupan Alat Bukti

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo menegaskan, penuntutan mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel
Erick Thohir Bangga Kontingen Indonesia Tembus Target dan Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025

Erick Thohir Bangga Kontingen Indonesia Tembus Target dan Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025

Kontingen Indonesia memastikan diri sebagai runner up setelah menyegel posisi kedua dalam klasemen akhir ASEAN Para Games 2025 Thailand. 

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Antonio Conte Sindir Wasit usai Napoli Dibekuk Juventus 0-3 di Liga Italia: Jujurlah jika Ada Kesalahan

Pelatih Napoli, Antonio Conte, menyampaikan ungkapan protes kepada wasit setelah menderita kekalahan dengan skor 0-3 dari Juventus. Wasit Maurizio Mariani dianggap tidak jujur.
Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Bursa Transfer Inter Milan: Capai Kesepakatan, Nerazzurri Selangkah Lagi Lepas Permata Berharga ke Klub Argentina

Estudiantes semakin dekat menuntaskan transfer bek muda Inter Milan, Tomas Palacios, setelah tercapai kesepakatan penuh antara kedua klub di musim dingin ini.
Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

Reza Arap Diperiksa Polisi Hari Ini, Praktisi Hukum Tegaskan Penyebab Kematian Lula Lahfah Harus Dihormati

​​​​​​​Reza Arap diperiksa polisi terkait kematian Lula Lahfah. Praktisi hukum Togar Situmorang tegaskan fakta jantung berhenti harus dihormati. Baca beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT