Pro Kontra Kezia Syifa Gabung Army National Guard AS, Publik Soroti Status WNI dan Implikasi Hukumnya
- Instagram/@bunda_kesidaa
Jakarta, tvOnenews.com – Nama Kezia Syifa mendadak ramai diperbincangkan publik setelah diketahui bergabung sebagai anggota Army National Guard (ARNG) atau Garda Nasional Angkatan Darat Amerika Serikat. Keputusan Kezia Syifa ini memicu pro dan kontra di media sosial, terutama terkait pilihan karier militernya hingga implikasi terhadap status kewarganegaraan Indonesia.
Kezia Syifa, perempuan 20 tahun asal Tangerang, Banten, sebelumnya viral melalui video saat berpamitan dengan orang tuanya sebelum berangkat menjalani tugas militer. Dalam video tersebut, Kezia Syifa terlihat mengenakan seragam militer lengkap sambil berhijab. Momen itu menuai simpati sekaligus memantik diskusi luas di ruang publik.
Berdasarkan informasi yang beredar, keluarga Kezia Syifa merupakan bagian dari diaspora Indonesia yang menetap di Amerika Serikat sejak pertengahan 2023. Mereka tinggal di negara bagian Maryland dengan status green card atau izin tinggal tetap. Status ini membuka akses legal bagi Kezia Syifa untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memilih jalur karier di Amerika Serikat, termasuk bergabung dengan institusi militer seperti Army National Guard.
Apa Itu Army National Guard?
Army National Guard (ARNG) merupakan bagian dari militer Amerika Serikat yang bersifat paruh waktu. Pasukan ini berada di bawah komando gubernur negara bagian dan umumnya bertugas dalam penanganan bencana alam, kondisi darurat, serta pengamanan wilayah domestik. Namun, dalam situasi tertentu, anggota ARNG juga dapat dikerahkan untuk mendukung Angkatan Darat AS dalam operasi nasional maupun internasional.
Saat ini, ARNG memiliki sekitar 54 unit yang tersebar di seluruh 50 negara bagian Amerika Serikat. Model tugas paruh waktu ini kerap menarik minat generasi muda karena memungkinkan mereka tetap melanjutkan pendidikan atau pekerjaan sipil di luar tugas militer.
Pro: Hak Pilih Karier dan Integrasi Diaspora
Sejumlah pihak menilai langkah Kezia Syifa sebagai bentuk pilihan karier pribadi yang sah, mengingat status tinggal tetap yang dimilikinya di Amerika Serikat. Pendukung Kezia Syifa menyebut bahwa bergabung dengan Army National Guard merupakan kesempatan untuk memperoleh pendidikan, pelatihan, dan pengalaman profesional yang luas.
Selain itu, kisah Kezia Syifa dianggap mencerminkan dinamika diaspora Indonesia yang beradaptasi dengan sistem sosial dan peluang di negara tempat mereka bermukim. Bagi kelompok ini, keputusan Kezia Syifa dinilai tidak semata soal militer, tetapi juga tentang hak individu menentukan masa depan.
Load more