News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Mengerikan, Badai Matahari Terkuat Mengarah ke Bumi, Ini Dampaknya di Indonesia

Fenomena badai Matahari kembali mencuri perhatian di awal Oktober 2024 dengan intensitas yang disebut-sebut paling kuat dalam beberapa tahun terakhir
Minggu, 6 Oktober 2024 - 06:11 WIB
Ilustrasi Badai Matahari
Sumber :
  • istimewa - Istock photo

tvOnenews.com - Fenomena badai Matahari kembali mencuri perhatian di awal Oktober 2024 dengan intensitas yang disebut-sebut paling kuat dalam beberapa tahun terakhir, bahkan melebihi kejadian serupa di tahun 2017.

NASA melaporkan bahwa pada Kamis (3/10), Matahari memancarkan suar X9.05, sebuah letusan energi tinggi yang mencapai puncaknya pukul 08.18 ET (19.18 WIB). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suar kelas 'X' ini merupakan kategori terkuat, dan angka 9.05 menunjukkan intensitas ekstrim dari badai tersebut.

Dikutip dari Space, semburan ini memecahkan rekor sebagai yang terkuat dalam siklus Matahari saat ini, bahkan menjadi yang terkuat dalam lebih dari tujuh tahun terakhir. 

tvonenews

Dampaknya telah menyebabkan pemadaman radio di Afrika dan Eropa, wilayah yang terkena langsung saat badai terjadi.

Badai Matahari ini berasal dari kelompok bintik Matahari AR3842, yang juga memicu letusan suar X7.1 pada 1 Oktober. 

Letusan ini disertai oleh lontaran massa korona (CME) yang diprediksi menghantam Bumi antara 3-5 Oktober, dengan potensi memicu fenomena aurora.

- Kemunculan Aurora

CME yang terjadi kerap kali memicu badai geomagnetik yang berujung pada penampakan aurora. 

Ion-ion yang dilepaskan oleh CME berinteraksi dengan magnetosfer Bumi, menghasilkan cahaya spektakuler di langit malam yang dikenal sebagai aurora borealis di utara dan aurora australis di selatan.

- Pemadaman Radio

Badai Matahari juga mengakibatkan gangguan komunikasi radio gelombang pendek di Afrika dan Eropa. 

Radiasi suar mengionisasi atmosfer atas Bumi, menciptakan hambatan bagi sinyal frekuensi tinggi yang digunakan untuk komunikasi jarak jauh.

- Dampak di Indonesia

Menurut Johan Muhammad, peneliti BRIN, Indonesia yang berada di khatulistiwa tidak akan terdampak sebesar wilayah di kutub. 

Namun, badai ini tetap berpotensi mengganggu sinyal radio frekuensi tinggi (HF) serta navigasi satelit seperti GPS. 

Selain itu, gangguan satelit dan jaringan listrik di lintang tinggi bisa berdampak secara global, termasuk ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Johan juga meluruskan informasi keliru terkait istilah "kiamat badai Matahari". 

Ia menegaskan bahwa badai Matahari adalah fenomena rutin, dan yang penting adalah memahami serta mengantisipasi dampaknya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi secara terbuka membeberkan perbedaan besar yang ia rasakan selama menjajaki karier di berbagai kompetisi ...
Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan

Trending

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Top 3 Sports: Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia-Singapura Main Mata, Duel Tyson Fury vs Anthony Joshua, hingga Tandem Giovanna Milana

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar dunia olahraga. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Megawati Hangestri Bandingkan Kualitas Liga Korea dan Asia Tenggara

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi secara terbuka membeberkan perbedaan besar yang ia rasakan selama menjajaki karier di berbagai kompetisi ...
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Selengkapnya

Viral