News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Saksi Mata Ini Lihat Langsung Gelagat Misterius Mahasiswa Untar yang Loncat dari Lantai 4 Gedung Kampus, Polisi Bilang Begini

Penyebab tewasnya mahasiswa berinisial E (18) usai lompat dari lantai 4 kampus Universitas Tarumanegara (Untar) masih diselidiki.
Minggu, 6 Oktober 2024 - 11:00 WIB
Mahasiswa Untar Loncat dari Lantai 4 Gedung Kampus, Ditemukan Catatan Berbahasa Mandarin, Ternyata Bukan Gara-Gara Skripsi
Sumber :
  • Andrew Tito-viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Dua saksi mata ini lihat langsung gelagat misterius mahasiswa Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta Barat yang loncat dari lantai 4 gedung kampus pada Jumat (4/10/2024) lalu.

Polisi pun masih menyelidiki penyebab tewasnya mahasiswa tersebut yang jasadnya ditemukan pada Sabtu (5/10/2024) pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Grogol Petamburan Kompol Reza Hafiz Gumilang mengatakan saat ini pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

“Saksi dua security,” kata Reza, saat dihubungi, pada Minggu (6/10/2024).

Mahasiswa Untar Loncat dari Lantai 4 Gedung Kampus, Ditemukan Catatan Berbahasa Mandarin, Ternyata Bukan Gara-Gara Skripsi
Mahasiswa Untar Loncat dari Lantai 4 Gedung Kampus, Ditemukan Catatan Berbahasa Mandarin, Ternyata Bukan Gara-Gara Skripsi
Sumber :
  • Andrew Tito-viva.co.id

 

Reza belum menjelaskan secara detail mengenai hasil pemeriksaan. 

Namun, dalam insiden ini, dua sekuriti yang menjadi saksi merupakan orang yang melihat langsung kejadian.

“Yang melihat langsung kejadian,” jelas Reza.

Reza mengatakan pihak keluarga belum dapat dimintai keterang lebih lanjut. Sebab, saat ini suasananya masih berkabung.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab tewasnya korban.

“Masih kami dalami semua. Masih dalam tahap penyelidikan. Keluarga belum dimintai keterangan karena masih berkabung,” terangnya.

Disclaimer:  

Peringatan (trigger warning): Artikel ini mengandung konten kekerasan eksplisit yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca.  

Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan mempertimbangkan untuk meminta bantuan profesional.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Grogol Petamburan AKP Aprino menyebut mahasiswa Untar yang tewas diduga bunuh diri mengalami luka parah di bagian kepala.  

Dari hasil pemeriksaan awalnya, Aprino menduga korban mengalami tekanan mental. Sebab, mahasiswa Untar itu teramati CCTV sedang sendirian cukup lama.  

“Kami sudah memeriksa rekaman CCTV dari pagi hingga malam di lokasi kejadian. Dari hasil pengamatan tampak korban berada sendirian saat kejadian,” kata Aprino, Sabtu (5/10/2024) dikutip dari viva.co.id.  

Aprino menyebut pihaknya mendapati catatan korban yang ditulis dalam bahasa Mandarin.

“Kami tidak menemukan surat atau catatan yang mengindikasikan niat bunuh diri. Meskipun demikian, kami menemukan catatan di buku milik korban yang menggunakan bahasa Mandarin. Isinya tampak seperti curahan hati meskipun tidak secara langsung menyatakan niat untuk mengakhiri hidup,” ucaonya. 

Polisi lantas berkoordinasi dengan pihak kampus dan teman-teman korban, tapi mereka menyebut belum mengetahui secara pasti penyebab tekanan yang dialami oleh korban.  

“Tidak ada indikasi dari keterangan teman-temannya atau pihak kampus yang menunjukkan adanya masalah serius. Korban tampaknya menyimpan banyak beban emosional, namun tidak ada yang dapat menjelaskan lebih lanjut tentang hal itu,” terangnya. 

Sementara itu, pihak kampus membantah desas-desus di media sosial yang menyebutkan korban diduga bunuh diri gara-gara skripsi.

Sebab, mahasiswa Untar ini masih semester 1 atau belum skripsi.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Info tersebut tidak betul ya," ujar Kahumas Untar Paula T. Anggarina. (ars/nsi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan, Kuasa Hukum PPKGBK Sebut Proses Perkara Sudah Berlangsung 20 Tahun

Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan, Kuasa Hukum PPKGBK Sebut Proses Perkara Sudah Berlangsung 20 Tahun

Kuasa Hukum PPKGBK Chandra Hamzah mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan eksekusi pengosongan Hotel Sultan. 
Di Tengah Ketidakpastian Global, Industri Mulai Beralih ke Energi Surya untuk Tekan Biaya Operasional

Di Tengah Ketidakpastian Global, Industri Mulai Beralih ke Energi Surya untuk Tekan Biaya Operasional

Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada fluktuasi harga energi dan meningkatnya biaya operasional, sejumlah pelaku industri di Indonesia mulai memanfaatkan energi terbarukan
Buron Tiga Tahun, Pelaku Pencurian 9 Trafo Lampu Kapal di Juwana Akhirnya Ditangkap Satpolairud Polresta Pati

Buron Tiga Tahun, Pelaku Pencurian 9 Trafo Lampu Kapal di Juwana Akhirnya Ditangkap Satpolairud Polresta Pati

Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati kembali mengungkap perkembangan kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) berupa trafo lampu kapal yang terjadi di wilayah perairan Juwana. 
Peringatan Dini El Nino, BMKG Makassar Anjurkan Petani buat Persiapan Air dan Penyesuaian Bibit

Peringatan Dini El Nino, BMKG Makassar Anjurkan Petani buat Persiapan Air dan Penyesuaian Bibit

Fenomena El Nino tidak bisa disepelekan, sebab bisa berimbas ke banyak sektor kehidupan di sebuah negara. BMKG keluarkan imbauan untuk Petani
Lensa Berbicara: Kondisi Hotel Sultan Jelang Dieksekusi, Penuh Banner Penolakan hingga Terpasang Kawat Berduri

Lensa Berbicara: Kondisi Hotel Sultan Jelang Dieksekusi, Penuh Banner Penolakan hingga Terpasang Kawat Berduri

Suasana di kawasan Hotel Sultan, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, tampak berbeda pada Kamis (18/6/2026).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Langkah PSSI Usai DPR Setujui Luke Vickery dan Mitchell Baker Bela Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Langkah PSSI Usai DPR Setujui Luke Vickery dan Mitchell Baker Bela Timnas Indonesia

Proses naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat usai PSSI datangkan Luke Vickery dan Mitchell Baker.

Trending

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar Hukum Sebut Peluang Ruben Onsu Ambil Alih Hak Asuh Anak Cukup Besar

Pakar hukum menilai peluang Ruben Onsu untuk mengambil alih hak asuh anak cukup besar, terutama jika terbukti ada penelantaran atau eksploitasi terhadap sang anak.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempar Botol-Batu

Aksi ricuh simpatisan sempat mewarnai proses eksekusi Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Selengkapnya

Viral