News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga PP Polri Kebumen Beri Dukungan kepada Arif-Rista

Para Purnawirawan Polri menyatakan dukungannya kepada calon bupati dan wakil bupati Kebumen nomor urut 02 Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih atau Arif-Rista.
Rabu, 9 Oktober 2024 - 07:04 WIB
Para Purnawirawan Polri dan keluarganya dukung calon bupati dan wakil bupati Kebumen nomor urut 02 Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih atau Arif-Rista.
Sumber :
  • Istimewa

Kebumen, tvOnenews.com - Para Purnawirawan Polri  dan keluarganya di wilayah Kabupaten Kebumen menyatakan dukungannya kepada calon bupati dan wakil bupati Kebumen nomor urut 02 Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih atau Arif-Rista.

Deklarasi dukungan berlangsung di Hotel Grand Kolopaking, Senin 7 Oktober.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada ratusan PP Polri yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Mereka kompak satu komando untuk memenangkan pasangan Arif-Rista sebagai bupati dan wakil bupati dua periode.

Edi Subroto selaku Penasihat PP Polri Kebumen menyatakan, alasan mendukung Arif Sugiyanto karena bupati Kebumen non aktif saat ini merupakan purnawirawan Polri sehingga ada rasa ikatan persaudaraan yang kuat antar sesama mantan anggota Polri.

tvonenews

"Kenapa mendukung Pak Arif, karena beliau juga purnawirawan Polri yang pensiun dini 2017. Jadi ingatnya beliau ini pensiun dini, bukan pecatan. Sampai saat ini sama dengan kami masih dapat pensiunan," kata dia dalam keterangannya, Rabu (9/10/2024).

Kemudian alasan lain, karena sudah terbukti kinerjanya.

Kebumen selama 3,5 tahun di masa kepemimpinannya terlihat sudah sangat maju, sehingga merasa pantas program pembangunan di Kebumen untuk kembali dilanjutkan. 

"Yang pasti itu karena kinerjanya, Kebumen sekarang semakin bagus dan semakin dikenal masyarakat dari berbagai kota. Jadi sayang kalau tidak dilanjutkan," tuturnya.

Sementara itu, Arif Sugiyanto menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan keluarga PP Polri.

Dukungan ini disebut menambah semangat bagi dirinya untuk terus bekerja membangun Kebumen yang lebih baik.

Dia menyebut tugas Polri dengan Bupati hampir sama.

"Yaitu sama-sama melayani dan mengayomi masyarakat. Sebagai purnawirawan Polri tugas itu akan terus saya emban dalam rangka mewujudkan Kebumen yang lebih maju, dan berdaya saing. Untuk itu kami ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan oleh PP Polri," tegasnya.

Arif mengajak keluarga PP Polri untuk ikut mensosialisasikan prestasi dari kinerja Arif-Rista dalam membangun Kebumen.

Termasuk menepis informasi hoax yang menyatakan dirinya adalah pecatan Polri. Arif memastikan berita itu tidak benar.

"Sampai saat ini isu bahwa Arif pecatan polisi itu masih terus digembar gemborkan. Padahal ini jelas ini fitnah, berita yang tidak benar. Arif sampai saat ini masih dapat uang pensiunan setiap bulan, dan bukan pecatan," ungkapnya.

Untuk itu, sebagai keluarga PP Polri yang rata-rata sudah lanjut usia diminta untuk lebih selektif lagi dalam menyerap informasi menyangkut Pilkada Kebumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena disadari banyak fitnah dan informasi hoax yang menyudutkan dirinya.

"Seperti halnya program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) juga diangggap omong kosong, padahal itu real ada di masyarakat. Jadi banyak fitnah dan berita hoax di media sosial, kalau kita tidak kuat dan sanggup mencerna lebih baik untuk tidak mengikuti percakapan di Medsos, sehingga kita tidak terpengaruh," tandasnya.(lkf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reformasi Polri Bukan Agenda Baru, Komjen Chryshnanda Paparkan Dasar dan Arahnya dalam Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit

Reformasi Polri Bukan Agenda Baru, Komjen Chryshnanda Paparkan Dasar dan Arahnya dalam Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit

Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana menegaskan bahwa reformasi di tubuh Polri merupakan proses perbaikan yang berlangsung terus-menerus dan bukan agenda baru.
Purbaya Ngaku Sudah Cium Hal Aneh di Kantor Pajak dan Bea Cukai yang Hari Ini Kena OTT KPK

Purbaya Ngaku Sudah Cium Hal Aneh di Kantor Pajak dan Bea Cukai yang Hari Ini Kena OTT KPK

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya sudah merasa ada yang aneh di Kantor Pajak Banjarmasin dan Bea Cukai yang hari ini, Rabu (4/2/2026) terkena OTT KPK.
Ronaldo Tantrum Karim Benzema Pindah ke Klub Pesaing Al Nassr

Ronaldo Tantrum Karim Benzema Pindah ke Klub Pesaing Al Nassr

Karim Benzema resmi bergabung dengan Al Hilal pada hari terakhir bursa transfer paruh musim Liga Arab Saudi setelah sebelumnya membela Al Ittihad. 
Buntut Konten Pornografi, DPR Sebut Pemblokiran Grok AI Tak Cukup, Dorong Regulasi AI

Buntut Konten Pornografi, DPR Sebut Pemblokiran Grok AI Tak Cukup, Dorong Regulasi AI

DPR RI menilai pemblokiran aplikasi kecerdasan buatan Grok AI karena memicu konten semi pornografi tidak bisa menjadi satu-satunya solusi dalam pengawasan ruang digital.
Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Ini Alasan Ruben Amorim Memilih Bungkam Usai Dipecat Manchester United, Ada Hubungannya Dengan Michael Carrick?

Motivasi utama Ruben Amorim untuk bungkam disebut berangkat dari keinginannya melindungi skuad Setan Merah dan penggantinya. Amorim memilih menunda semua tanggapan
Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Warga dari dua dusun di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendesak pemerintah untuk menunda pelaksanaan proyek tol Solo - Yogyakarta seksi II.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT