News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Salah Satu Korban Pelecehan Panti Asuhan Tangerang, Ingin Selamatkan Temannya dari Tindakan Abi Sudirman, Tapi...

Begini kisah salah satu korban pelecehan seksual Panti Asuhan Darussalam An'nur Tangerang, ia sempat berusaha selamatkan temannya dari kelakuan Abi Sudirman.
Kamis, 17 Oktober 2024 - 08:25 WIB
Tampang Ketua Yayasan dan Pengasuh Panti Asuhan Pelaku Pelecehan Seksual di Tangerang, Salah Satunya Masih Buron
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Perilaku bejat predator anak sekaligus pemilik yayasan Panti Asuhan Darussalam An'nur Tangerang yang biasa disebut Abi Sudirman semakin terungkap.

Seorang korban dengan nama samaran Putra mengungkapkan tindakan menjijikkan yang dilakukan Abi Sudirman kepadanya dan beberapa teman di panti asuhan di Tangerang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putra mengungkapkan, ia masuk ke panti asuhan itu sejak tahun 2019 ketika usianya masih 11 tahun.

Selama dua tahun menjadi salah satu anak asuh di Panti Asuhan Darussalam An'nur, semuanya berjalan seperti biasa.

Namun, di tahun 2021 atau ketika usianya 13 tahun Abi Sudirman mulai melancarkan aksi bejatnya.

Putra mulai dilecehkan justru setelah ia mendapatkan kepercayaan dan semakin dekat dengan sosok yang berlagak bak ustaz itu.

"Biasanya suruh beresin kamarnya karena udah dipercaya," jelas Putra dalam program Catatan Demokrasi tvOne, dikutip Kamis (17/10/2024).

Ia menjelaskan, setelah dipercaya oleh Abi Sudirman, maka anak-anak panti asuhan biasanya akan diajak ke kamarnya dan memijatnya.

"Setelah dipercaya itu, dia kan sering pergi terus capek. Di situ disuruh mijitin dia, setelah itu terjadilah," ungkapnya.

Anak-anak ini sering diberi iming-iming berupa jaminan hidup yang lebih baik agar perilaku bejatnya tak terungkap.

Misalnya, nantinya mereka dijanjikan pekerjaan yang terjamin sehingga tak perlu menganggur.

Selama menjadi korban pelecehan oleh Abi Sudirman sejak 2021, ia juga sempat berusaha untuk melindungi teman-temannya.

Putra bercerita, ada satu anak asuh baru yang seumuran dengannya, sekitar 16 tahun.

"Ceritanya, karena saya melihat teman saya salah satunya. Dia waktu itu masuk yayasan baru kan, saya ngelihat dia dekat dengan salah satu pembina," ujar Putra.

Ketika ia melihat anak itu didekati seorang pengasuh, dirinya pun memberi peringatan agar tidak terlalu dekat karena pengasuh itu pun kerap melakukan pelecehan.

"Maka dari situ saya cerita ke dia jangan terlalu dekat nanti kamu kena seperti itu. Maka dia juga menghindar," tambahnya.Ā 

Meski demikian, nampaknya kekerasan seksual itu tetap terjadi ke beberapa anak lainnya selama bertahun-tahun.

Akhirnya, Putra pun memberanikan diri untuk melaporkan kasus itu ke salah satu orang tua asuh sampai kini terbongkar kelakuan bejat panti asuhan tersebut.

Diketahui, saat ini polisi menetapkan tiga orang tersangka, di antaranya Abi Sudirman sebagai pemilik panti asuhan, serta dua orang lainnya yang merupakan pengasuh.

Dua orang tersebut adalah Yusuf Bahtiar dan Yandi Supriyadi alias Alif. Saat ini, Yandi masih berstatus buron sementara Yusuf dan Sudirman sudah ditangkap. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Pengamat Belanda, Johan Derksen sebut Maarten Paes kiper cacat dan pertanyakan keputusan Ajax membelinya. Kiper Timnas Indonesia itu dipermalukan live di TV Belanda.
Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, melontarkan kritik tajam terhadap pola penegakan hukum narkotika di Indonesia yang dinilai masih berhenti pada penangkapan pelaku lapangan.
Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemkot Tangerang melalui Disperkimtan melakukan percepatan pembangunan terhadap 100 rumah prioritas kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal".
Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menanggapi permintaan anggota Komis II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus soal berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap enam aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral