News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks MenPAN-RB, Yuddy Chrisnandi Puji Prabowo dalam Memilih Menteri dan Wakil Menteri, Singgung 17 Program Andalan

Guru Besar Universitas Nasional (UNAS), Yuddy Chrisnandi menilai Presiden Terpilih Prabowo Subianto sudah tepat dalam memilih menteri dan wakil menteri (wamen) untuk kabinet pemerintahan 2024-2029 dengan komposisi yang cukup banyak.
Sabtu, 19 Oktober 2024 - 17:50 WIB
Eks MenPAN-RB, Yuddy Chrisnandi
Sumber :
  • Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Guru Besar Universitas Nasional (UNAS), Yuddy Chrisnandi menilai Presiden Terpilih Prabowo Subianto sudah tepat dalam memilih menteri dan wakil menteri (wamen) untuk kabinet pemerintahan 2024-2029 dengan komposisi yang cukup banyak. 

Hal itu, disampaikan dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Majelis Nasional KAHMI dengan tema “Keterpenuhan Sumberdaya Alam dan Pemanfaatan Sumber Daya Manusia Indonesia untuk Membangun Kedaulatan Ekonomi Indonesia Maju” bertempat di Auditorium Wisma Kemenpora Jakarta, Jumat, (18/10/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Prof. Yuddy yang pernah menjabat sebagai MenPAN-RB di Kabinet Kerja dari 2014 sampai 2016 ini, wajar dan memang menjadi hak prerogatif presiden untuk menyusun kabinetnya. 

Apalagi dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan menjalankan 17 program andalan. Sehingga Prabowo sebagai presiden membutuhkan banyak menteri.

“Dari 17 program andalan pemerintahan Prabowo ini mungkin yang diejawantahkan sehingga membutuhkan banyak menteri dengan hampir semua pos ada wakil menterinya,” tutur politisi Partai Golkar ini.

Menurut Yuddy yang pernah menjabat Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Ukraina, Georgia dan Armenia Tahun 2017-2021, masyarakat Indonesia siap menyambut era baru kepemimpinan pak Prabowo-Gibran dengan 17 program andalannya.

“Masyarakat di tanah air di Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia selalu menyambut gembira datangnya presiden dan pemimpin nasional yang baru dan harapan baru dengan program ekonomi nasional untuk kesejahteraan. Dengan senang hati kita siap menerima beliau,” jelasnya. 

Diketahui, 17 program prioritas Prabowo-Gibran meliputi:

Mencapai swasembada pangan, energi, dan air.

Penyempurnaan sistem penerimaan negara.

Reformasi politik, hukum, dan birokrasi.

Pencegahan dan pemberantasan korupsi.

5. Pemberantasan kemiskinan

6. Pencegahan dan pemberantasan narkoba.

7. Menjamin tersedianya pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia: Peningkatan BPJS Kesehatan dan penyediaan obat untuk rakyat.

8. Penguatan pendidikan, sains dan teknologi, serta digitalisasi.

9. Penguatan pertahanan dan keamanan negara dan pemeliharaan hubungan internasional yang kondusif.

10. Penguatan kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan, anak, serta penyandang disabilitas.

11. Menjamin pelestarian lingkungan hidup

12. Menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani.

13. Menjamin rumah murah dan sanitasi untuk masyarakat desa dan rakyat yang membutuhkan.

14. Melanjutkan pemerataan ekonomi, penguatan UMKM dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

15. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi berbasiskan sumber daya alam (SDA) dan maritim untuk membuka lapangan kerja yang seluasluasnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi.

16. Memastikan kerukunan antar umat beragama, kebebasan beribadah, dan perawatan rumah ibadah.

17. Pelestarian seni budaya, peningkatan ekonomi kreatif, dan peningkatan prestasi olahraga.

“Bangsa Indonesia, khususnya KAHMI perlu memahami ini, karena ini adalah tolak ukur kedepan apakah pemerintah mampu mendeliver pemerintahannnya, mendeliver program-program kampanye diwujudkan dengan clean and good governance,” terang Menteri KemenPAN-RB di Kabinet Kerja dari 2014 sampai 2016 ini. 

Dalam pandangan Yuddy, dari 17 program aksi Prabowo ini, yang paling mudah dan bisa bisa segera dilaksanakan adalah pemberantasan kemiskinan, memberantas korupsi, penyempurnaan penerimaan keuangan negara, melakukan reformasi politik hukum dan birokrasi, serta menjamin ketersediaan pupuk, benih, dan pestisida langsung ke petani. 

“Semua itu, dilakukan untuk penduduk RI 2024 282,448 juta yang terdiri dari Jumlah kabupaten/kota 514,” ungkapnya. 

Yuddy juga turut mendukung langkah Prabowo dalam memberantas korupsi, dan menjadi prasyarat utama bagi para calon menterinya yang akan membantu dalam menjalankan roda pemerintahan untuk lima tahun kedepan.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu harus kita dukung, dan Dia mengatakan syarat utama Menteri-menteri tidak boleh korupsi, nah itu harus kita dukung. Kita harus terlibat di dalam upaya Pak Prabowo dalam memberantas korupsi, karena itu sangat serius,” tegasnya. 

“Karena kita belum sepenuhnya nyata memberantas korupsi, menerapkan hukum dan pemerintah yang demokratis, bersih dan berwibawa menjadi prasyarat dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Sertu Muhammad Nur Ichwan Gugur di Lebanon, Kodam Udayana Sampaikan Belasungkawa

Kodam IX/Udayana menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaik mereka, Sertu Muhammad Nur Ichwan.
Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Nasib Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Terancam, Petinggi Eredivisie Akhirnya Bereaksi

Polemik administrasi yang membelit sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda kian memanas. Otoritas kompetisi melalui Direktur Eredivisie, Jan de Jong.
Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Dedi Mulyadi Sidak SMA Negeri Subang, Lingkungan Kotor dan Faslitas Rusak Parah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melakukan sidak ke sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Subang yang kondisinya memprihatinkan. Simak selengkapnya!
Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Harga Emas Pegadaian Rontok! UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Turun Pagi Ini

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 4 April 2026
Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Kasus tersebut berkaitan dengan program tahun 2020 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,2 miliar.
Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Gennaro Gattuso resmi melepas jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Lama Hilang dari Hingar-bingar Timnas Indonesia, Pratama Arhan Sebentar Lagi Menyandang Gelar Sarjana

Menghilang dari radar Timnas Indonesia era John Herdman, Pratama Arhan yang jadi andalan Shin Tae-yong kini datang bawa kabar gelar Sarjana bidang Manajemen.
Selengkapnya

Viral