GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Cepat Saji, Ini Efek Negatif yang Akan Terjadi pada Tubuh

Makanan cepat saji telah menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat modern, terutama di kalangan generasi muda.
Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:44 WIB
Ilustrasi Makanan Cepat Saji
Sumber :
  • Halodoc

Jakarta, tvOnenews.com - Makanan cepat saji telah menjadi pilihan populer di kalangan masyarakat modern, terutama di kalangan generasi muda. 

Dengan gaya hidup yang semakin sibuk, banyak orang yang memilih untuk mengonsumsi makanan ini karena kepraktisannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik kenyamanannya, ada sejumlah efek negatif yang dapat timbul dari konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan.

Salah satu dampak utama dari terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji adalah peningkatan risiko obesitas. Hal tersebut juga disebutkan dalam Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Mojokerto yang dikutip dari pafikabupatemojokerto.org. pada Kamis (24/10/2024).

Makanan cepat saji biasanya mengandung tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula, yang dapat menyebabkan kelebihan berat badan jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang memadai. 

Selain itu, bahan tambahan seperti pengawet dan pewarna buatan dalam makanan ini juga dapat berkontribusi pada masalah kesehatan jangka panjang.

Selain obesitas, konsumsi makanan cepat saji yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. 

Makanan cepat saji seringkali kaya akan lemak trans dan natrium, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan kadar kolesterol dalam darah. 

Seiring waktu, kondisi ini dapat mengarah pada masalah jantung serius seperti serangan jantung dan stroke.

Makanan cepat saji juga dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. 

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan yang buruk, termasuk konsumsi berlebihan makanan cepat saji, dapat berkontribusi pada peningkatan risiko depresi dan kecemasan. 

Nutrisi yang tidak seimbang dan kurangnya asupan vitamin serta mineral dari makanan sehat dapat memengaruhi suasana hati dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Selanjutnya, terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji dapat merusak sistem pencernaan. 

Makanan ini seringkali rendah serat, yang penting untuk menjaga kesehatan usus. Kurangnya serat dalam diet dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit dan gangguan perut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, makanan cepat saji yang digoreng atau tinggi lemak dapat memperburuk gejala refluks asam dan masalah pencernaan lainnya.

Meskipun makanan cepat saji menawarkan kenyamanan, penting untuk menyadari potensi risiko kesehatan yang menyertainya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Praktisi Hukum Ingatkan Gugatan Ressa ke Denada Salah Jalur, Harusnya di Pengadilan Agama

Praktisi Hukum Ingatkan Gugatan Ressa ke Denada Salah Jalur, Harusnya di Pengadilan Agama

​​​​​​​Praktisi hukum, Toni RM ingatkan gugatan Ressa ke Denada dinilai salah jalur karena seharusnya diajukan ke Pengadilan Agama, bukan Pengadilan Negeri.
Belum Puas Ngaku Bersalah, Mohan Hazian Sudah Hubungi Korban Pelecehan: Tapi Tak Lakukan ini

Belum Puas Ngaku Bersalah, Mohan Hazian Sudah Hubungi Korban Pelecehan: Tapi Tak Lakukan ini

Eks owner brand streetwear lokal, Mohan Hazian telah menghubungi korban dugaan pelecehan seksual, Saa atau @aarummanis lewat WA setelah mengaku menjadi pelaku.
Prof. Achsanul Qosasi Tegaskan Madura Layak Jadi KEK Tembakau, Ini Alasannya

Prof. Achsanul Qosasi Tegaskan Madura Layak Jadi KEK Tembakau, Ini Alasannya

Ketua Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary, Achsanul Qosasi, menegaskan Pulau Madura sangat layak ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau.
Lawang Sewu Terima Kunjungan Menteri Pariwisata

Lawang Sewu Terima Kunjungan Menteri Pariwisata

PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) melalui pengelolaan destinasi heritage Lawang Sewu Semarang menerima kunjungan kerja Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ibu Widiyanti Putri Wardhana.
Pihak Denada Tak Habis Pikir, Ressa Tiba-tiba Ubah Gugatan Setelah Pengakuan Sang Ibu

Pihak Denada Tak Habis Pikir, Ressa Tiba-tiba Ubah Gugatan Setelah Pengakuan Sang Ibu

​​​​​​​Pihak Denada tak habis pikir setelah Ressa tiba-tiba mengubah gugatan usai pengakuan sang ibu. Simak penjelasan langkah mendadak tersebut di sini!
Eks Wakapolri Oegroseno Hingga Din Syamsudin Tiba di Polda Metro, Jadi Saksi Ahli Roy Suryo cs di Kasus Ijazah Jokowi

Eks Wakapolri Oegroseno Hingga Din Syamsudin Tiba di Polda Metro, Jadi Saksi Ahli Roy Suryo cs di Kasus Ijazah Jokowi

Ketiga ahli tersebut adalah mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin , dan budayawan yang juga kolumnis Mohamad Sobary.

Trending

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT