GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jubir Pramono-Rano Geram Ridwan Kamil Sajikan Data Keliru saat Debat Kedua: Itu Rujukan Data dari Mana?

Jubir Rano Karno sayangkan pernyataan yang dilontarkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono saat debat Pilkada Jakarta.
Selasa, 29 Oktober 2024 - 11:18 WIB
Debat kedua Pilgub Jakarta di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta Utara, Minggu (27/10/2024).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Tim Pramono Anung-Rano Karno (Doel) Aris Setiawan Yodi menyayangkan pernyataan yang dilontarkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono saat debat ke-2 Pilkada Jakarta.

Hal ini dikarenakan pasangan yang dijuluki RIDO tersebut menyajikan data yang keliru perihal Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten dan Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Aris, data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) RI justru menyajikan fakta bahwa Rano Karno selama memimpin di Banten justru lebih banyak mengurangi angka kemiskinan dibandingkan saat Ridwan Kamil memimpin di Jawa Barat. 

"Saya tidak tahu rujukan data apa yang dipakai Kang Emil ketika coba menyerang Bang Doel saat debat. Untuk IPM, dikatakan Kang Emil IPM Banten selama Bang Doel menjabat merosot, itu datanya siapa?" tegas dia, melansir keterangan resmi, Selasa (29/10/2024).

"Karena kalau data BPS RI, angka IPM Provinsi Banten tahun 2012 itu 68,92, dan pada 2016 tahun terakhir Bang Doel jabat gubernur, karena Bang Doel sudah tidak jadi Gubernur di 11 Januari 2017, itu angka IPM justru naik jadi 70,96. Jadi, angka pembangunan manusia di Banten selama Bang Doel jadi Wagub dan Gubernur di Banten justru naik, bukan turun," imbuhnya.

Menurut Aris, wujud konkret pembangunan manusia di Banten saat Rano Karno menjabat sebagai Wakil Gubernur dan Gubernur Banten bisa dilihat seperti Banten pada tahun 2016 yang menjadi juara nasional Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ), bahkan sejauh ini hanya di era Bang Doel Banten menjadi juara nasional MTQ. 

Selain itu, kata Aris, dukungan sarana dan prasarana olahraga juga dilakukan Rano Karno di Banten yang bukti nyatanya berkontribusi mengantarkan Rifki Juniansyah, atlet angkat besi Indonesia meraih medali emas Olimpiade 2024. 

Aris mengatakan, Ridwan Kamil juga salah menyampaikan data terkait Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten dan Jawa Barat. 

Menurut Aris, jika dibandingkan, justru Rano Karno saat memimpin Banten lebih banyak mengurangi angka pengangguran dibandingkan Ridwan Kamil yang menurunkan jumlah angka pengangguran di Jawa Barat. 

"Kita buka data resmi BPS lagi saja. Tahun 2012 di Banten saat pertama kali Bang Doel menjabat angka TPT di sana 10,68%, di tahun 2016 tahun terakhir Bang Doel memimpin angka TPT di Banten jadi 8,92%. Jadi Bang Doel kurangi 1,76% angka pengangguran di Banten, bukan 0,8% seperti yang disampaikan Kang Emil," bebernya.

"Sementara itu, kalau kita bandingkan di Jawa Barat saat Kang Emil memimpin, tahun 2019 TPT di Jawa Barat itu 7,78%, dan pada tahun 2023 tahun terakhir Kang Emil memimpin TPT nya itu 7,44%, atau hanya turun 0,34%, bukan 3% seperti yang Kang Emil sampaikan. Jadi sekali lagi, data mana sebenarnya yang Kang Emil kutip?" tambahnya.

Adapun, Aris juga menyoroti angka kemiskinan di Jawa Barat yang justru naik saat Ridwan Kamil memimpin, sementara angka kemiskinan di Banten saat Rano Karno memimpin justru turun. 

Menurut Aris, dari data BPS, angka kemiskinan di Jawa Barat saat Ridwan Kamil memimpin pertama kali di 2019 yaitu 6,91% dan jumlah itu meningkat menjadi 7,62% pada tahun 2023, tahun terakhir Ridwan Kamil memimpin Jawa Barat angka kemiskinan naik 0,71%.

"Kalau angka kemiskinan di Banten kita bisa lihat datanya di BPS. Tahun 2012 saat Bang Doel jadi wagub angka kemiskinan 5,86%, sementara di tahun 2016 tahun terakhir Bang Doel memimpin angka kemiskinan 5,36%. Turun 0,49%. Jadi, selama memimpin Banten Bang Doel mengentaskan kemiskinan 0,49%, sementara Kang Emil selama memimpin Jabar menambah 0,71% kemiskinan. Ini perbedaannya," ucapnya.

Aris berharap ke depannya para cagub dan cawagub di Pilkada Jakarta 2024 dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, bukan justru mengajari masyarakat untuk menggunakan data salah yang dibuat-buat demi kepentingan politik semata. 

"Kalau Mas Pram-Bang Doel kan dari awal semangatnya politik riang gembira ya, jadi kami tidak ingin menyerang pihak lain, apalagi dengan data yang salah dan dibuat-buat. Mas Pram dan Bang Doel sangat terbuka jika ingin diserang atau dikritik, asalkan dengan data valid dan resmi, bukan data yang dibuat-buat atau data palsu yang sengaja disampaikan agar pihak lain terlihat lebih buruk. Tidak, pendidikan politik kita bukan yang seperti itu," tandas Aris. (agr/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka, Pembalap Malaysia Farres Putra Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Malaysian Cub Prix 2026

Kabar Duka, Pembalap Malaysia Farres Putra Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Malaysian Cub Prix 2026

Dunia motorsport Malaysia tengah berduka setelah pembalap muda Farres Putra Mohd Fadhill meninggal dunia akibat kecelakaan dalam ajang Malaysian Cub Prix 2026.
Himanu Ingatkan Hasil Muktamar NU Bisa Dianulir jika Politik Uang Terbukti

Himanu Ingatkan Hasil Muktamar NU Bisa Dianulir jika Politik Uang Terbukti

Himanu menyebut hasil Muktamar NU dapat dianulir jika politik uang terbukti secara hukum, dengan bukti kuat seperti video dan dokumen.
Menkes Budi Sebut DNA Bakal Ubah Dunia Kesehatan, Ini yang Sedang Disiapkan Indonesia

Menkes Budi Sebut DNA Bakal Ubah Dunia Kesehatan, Ini yang Sedang Disiapkan Indonesia

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, perkembangan pengobatan masa depan tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan data biologis dan genomik.
Belum Terlambat untuk Tinggi dan Bergizi: Kisah Akhtar Melawan Stunting di Lereng Puncak Bogor

Belum Terlambat untuk Tinggi dan Bergizi: Kisah Akhtar Melawan Stunting di Lereng Puncak Bogor

Program Japfa for Kids hadir membantu mengatasi stunting & masalah gizi di SDN 01 Megamendung lewat sebutir telur setiap hari & 4 pilar gizi seimbang. Akhtar ..
Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Selama sekitar lima tahun, Desta dan Vincent dikenal sebagai dua figur utama sekaligus pendiri VINDES. Keduanya membawa popularitas sebagai sahabat lama.
Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Setelah sebelumnya kalah di tingkat pertama, Nikita Mirzani kini mendapatkan hasil berbeda dalam proses banding perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH).

Trending

Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Ini 7 Fakta yang Terungkap!

Setelah sebelumnya kalah di tingkat pertama, Nikita Mirzani kini mendapatkan hasil berbeda dalam proses banding perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH).
Kata-kata Shin Tae-yong Usai Persija Jakarta Libas Brisbane Roar Empat Gol Tanpa Balas

Kata-kata Shin Tae-yong Usai Persija Jakarta Libas Brisbane Roar Empat Gol Tanpa Balas

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih dalam malam peluncuran tim dan jersey anyar Persija. Jakarta International Stadium (JIS) menjadi panggung bagi pasukan Shin Tae-yong untuk memperlihatkan hasil persiapan mereka menuju musim baru.
Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Ingin Kawinkan Juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup, Kim Sang-sik Resmi Lepas Skuad Vietnam di Asian Games

Juru taktik asal Korea Selatan itu memilih fokus menangani timnas senior yang akan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Kim Sang-sik ingin mengawinkan gelar juara Piala AFF 2026 dan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Desta Resmi Tinggalkan VINDES, Ternyata Bukan Cuma Vincent yang Pegang Kendali

Selama sekitar lima tahun, Desta dan Vincent dikenal sebagai dua figur utama sekaligus pendiri VINDES. Keduanya membawa popularitas sebagai sahabat lama.
Sudah Launching 29 Pemain, Shin Tae-yong Akui Masih Mau Tambah Legiun Asing ke Persija Jakarta

Sudah Launching 29 Pemain, Shin Tae-yong Akui Masih Mau Tambah Legiun Asing ke Persija Jakarta

Shin Tae-yong belum menganggap komposisi Persija yang diperkenalkan kepada publik sebagai skuad final.
Menkes Budi Sebut DNA Bakal Ubah Dunia Kesehatan, Ini yang Sedang Disiapkan Indonesia

Menkes Budi Sebut DNA Bakal Ubah Dunia Kesehatan, Ini yang Sedang Disiapkan Indonesia

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, perkembangan pengobatan masa depan tidak dapat dilepaskan dari pemanfaatan data biologis dan genomik.
Tujuh Titik Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki Mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026, Ini Rinciannya

Tujuh Titik Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki Mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026, Ini Rinciannya

Tujuh titik tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dan Jakarta diperbaiki mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026.
Selengkapnya

Viral