GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedang Musim Batuk, Ini Cara Mengatasinya Secara Alami hingga Hal yang Harus Dihindari

Batuk adalah salah satu gejala yang umum terjadi, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus, alergi, hingga polusi udara.
Sabtu, 2 November 2024 - 09:20 WIB
Ilustrasi Batuk
Sumber :
  • iStock

Jakarta, tvOnenews.com - Batuk adalah salah satu gejala yang umum terjadi, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus, alergi, hingga polusi udara. 

Meskipun batuk sering kali bisa diatasi dengan obat-obatan, banyak orang yang lebih memilih cara alami untuk meredakannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, selain mencari solusi alami, penting juga untuk memperhatikan makanan yang dapat memperparah kondisi batuk. 

Menurut Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kabupaten Yahukimo, mengutip dari situs pafikabyahukimo.org, beberapa makanan tertentu harus dihindari agar proses penyembuhan batuk dapat berjalan lebih efektif.

Makanan yang Harus Dihindari

1. Produk Susu 

Makanan yang mengandung susu, seperti susu sapi, keju, dan yogurt, dapat menyebabkan produksi lendir berlebih dalam saluran pernapasan. 

Ketika kita mengalami batuk, lendir yang berlebih dapat memperparah gejala dan membuat batuk semakin sulit diatasi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi produk susu saat mengalami batuk.

2. Makanan Pedas 

Makanan pedas mungkin memberikan sensasi hangat yang menyenangkan, tetapi dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan yang sudah terinflamasi akibat batuk. 

Makanan yang pedas dapat memicu batuk lebih lanjut dan membuat tenggorokan terasa tidak nyaman. Sebaiknya, pilihlah makanan yang lebih lembut dan tidak terlalu berbumbu.

3. Makanan Berlemak Tinggi 

Makanan berlemak tinggi, seperti gorengan, daging berlemak, dan makanan cepat saji, dapat meningkatkan inflamasi dalam tubuh. 

Lemak jenuh dalam makanan ini dapat memperburuk gejala batuk dan menyebabkan ketidaknyamanan pada saluran pernapasan. 

Menghindari makanan ini dapat membantu meredakan batuk dengan lebih cepat.

4. Makanan dan Minuman Manis

Konsumsi makanan dan minuman yang tinggi gula dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, yang penting untuk melawan infeksi yang menyebabkan batuk. 

Selain itu, gula dapat memperparah peradangan dan memicu gejala batuk. Sebaiknya, pilihlah makanan alami yang rendah gula dan kaya nutrisi.

5. Kafein dan Minuman Beralkohol 

Kafein dan alkohol dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat memperparah batuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dehidrasi dapat membuat tenggorokan kering dan iritasi, sehingga batuk menjadi semakin parah. 

Penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cukup air atau minuman hangat, seperti teh herbal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Karier di Bidang Industri Kreatif Kian Menjanjikan, Jurusan Desain Kini Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Perubahan cara pandang terhadap desain menjadi salah satu fenomena paling menarik dalam industri modern. Dalam satu dekade terakhir, desain tidak lagi dipahami sekadar urusan estetika
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral