News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Penyakit Jantung dengan Antisipasi Faktor Ini

Meski banyak faktor dapat mempengaruhi kesehatan jantung, namun risiko dapat diidentifikasi dan dikelola demi menghindari penyakit ini.
Selasa, 5 November 2024 - 23:21 WIB
Cara mencegah penyakit jantung
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvonenews.com - Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab dalam kematian di dunia. 

Meski banyak faktor dapat mempengaruhi kesehatan jantung, namun risiko dapat diidentifikasi dan dikelola demi menghindari penyakit ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata banyak aktor risiko penyakit jantung yang dapat dicegah sebelum fatal. 

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kabupaten Madiun mengungkapkan pemahaman tentang faktor risiko dan upaya pencegahan sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Berikut Faktor Risiko Penyakit Jantung dilansir dari laman pafipckabmadiun.org:

1. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi) 
Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah meningkat secara abnormal. Kondisi ini memberikan beban tambahan pada jantung dan pembuluh darah, meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke. Memantau tekanan darah secara rutin dan mengelola gaya hidup dapat membantu mengendalikan hipertensi.

2. Kolesterol Tinggi 
Kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, menyempitkan aliran darah ke jantung. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala dan mengadopsi pola makan sehat yang rendah lemak jenuh dan trans.

3. Diabetes 
Diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung karena kadar gula darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengontrol jantung. Menjaga kadar gula darah tetap stabil dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik sangat penting bagi penderita diabetes.

4. Kebiasaan Merokok 
Merokok adalah salah satu faktor risiko terkuat untuk penyakit jantung. Zat-zat berbahaya dalam rokok dapat merusak dinding arteri dan meningkatkan tekanan darah. Menghentikan kebiasaan merokok merupakan langkah penting dalam melindungi kesehatan jantung.

5. Kurang Aktivitas Fisik 
Gaya hidup sedentari berkontribusi pada penambahan berat badan dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Rutin berolahraga setidaknya 150 menit per minggu, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang, dapat meningkatkan kesehatan jantung secara signifikan.

6. Obesitas 
Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko penyakit jantung melalui pengaruhnya terhadap tekanan darah, kadar kolesterol, dan diabetes. Mengadopsi pola makan seimbang dan rutin berolahraga dapat membantu mengelola berat badan.

Cara Pencegahan Penyakit Jantung:

1. Menjaga Pola Makan Sehat 
Dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan mengurangi konsumsi garam, gula, serta lemak jenuh sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung.

2. Rutin Berolahraga 
Ternyata aktivitas fisik yang teratur tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga meningkatkan kesehatan jantung. Cari aktivitas yang Anda nikmati sehingga Anda dapat melakukannya secara konsisten.

3. Mengelola Stres 
Stres dapat berdampak buruk pada kesehatan jantung. Luangkan waktu untuk beristirahat, meditasi, atau melakukan aktivitas yang Anda nikmati untuk mengurangi tingkat stres.

4. Rutin Memeriksakan Kesehatan 
Coba lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah, dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan lebih awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Menghindari Kebiasaan Merokok dan Alkohol 
Dengan menghindari atau menghentikan kebiasaan merokok dan mengurangi konsumsi alkohol dapat secara signifikan mengurangi risiko penyakit jantung.

Dengan memahami faktor risiko penyakit jantung dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Anda dapat menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan kualitas hidup. 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Nicholas Mjosund, Striker Diaspora Rosenborg yang Kini Dipanggil Timnas Indonesia U-17

Profil Nicholas Mjosund, Striker Diaspora Rosenborg yang Kini Dipanggil Timnas Indonesia U-17

Mengenal Nicholas Mjosund, striker muda Rosenborg berdarah Indonesia yang kini kembali masuk skuad Timnas Indonesia U-17.
Mulai Minggu Depan Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Akan Beroperasi

Mulai Minggu Depan Rute Baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Akan Beroperasi

Siap-siap Pemprov DKI Jakarta segera luncurkan rute baru Transjabodetabek Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng.
FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke Sumardji, Diskors 20 Pertandingan dan Didenda Rp324 Juta

FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke Sumardji, Diskors 20 Pertandingan dan Didenda Rp324 Juta

Mantan Manajer Timnas Indonesia yang juga Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji resmi menerima sanksi berat dari Komite Disiplin FIFA. Hukuman tersebut di...-
Masih Ngambek dan Bolos Latihan, Ronaldo Absen Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad?

Masih Ngambek dan Bolos Latihan, Ronaldo Absen Lagi di Laga Al Nassr vs Al Ittihad?

Ronaldo absen saat Al Nassr bertandang ke markas Al Riyadh pada 2 Februari lalu. Lantas, apakah CR7 absen lagi di laga Al Nassr vs Al Ittihad pada 7 Februari?
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Tiga Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Tiga Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan maut terjadi di Tol Cipali, Rabu (4/2/2026) pagi, mengakibatkan sebanyak tiga orang meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya mengalami luka.
IHSG Menguat Ditengah Kabar Penetapan Tersangka Penggorengan Saham, Emas Dekati $5.100 Per Ons

IHSG Menguat Ditengah Kabar Penetapan Tersangka Penggorengan Saham, Emas Dekati $5.100 Per Ons

IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar pada perdagangan hari ini. Sempat menyentuh level 8.050 sebagai titik terendahnya, dan sempat pula naik dan menyent

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT