News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakek Presiden Prabowo, RM Margono Djojohadikusumo Diusulkan Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

Nama kakek Presiden Prabowo Subianto, yakni Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo diusulkan diberi gelar Pahlawan Nasional. Usulan itu mencuat di hari Pahlawan
Minggu, 10 November 2024 - 15:59 WIB
Kakek Presiden Prabowo Subianto, Raden Mas Margono Djojohadikusumo
Sumber :
  • Enslikopedia Sejarah Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Nama kakek Presiden Prabowo Subianto, yakni Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo diusulkan diberi gelar Pahlawan Nasional.

Usulan itu muncul bertepatan dengan momentum Hari Pahlawan 10 November 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno merespons positif pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada kakek Prabowo Subianto tersebut.

Menurutnya, RM Margono Djojohadikusumo merupakan seorang inisiator dalam mendirikan Lembaga keuangan yang jadi pilar stabilitas ekonomi bangsa sekaligus memperkuat kedaulatan Indonesia.

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

 

Eddy mengaku mendukung penuh usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk RM Margono tersebut.

"Sejarah mencatat dengan tinta emas bahwa RM Margono dengan semangat kebangsaan yang kuat memimpin upaya mendirikan Bank Sentral Indoensia di republic yang baru merdeka," kata Eddy dalam keterangan resminya, Minggu (10/11/2024).

Menurut Eddy, kedaulatan dibidang ekonomi menjadi tantangan berat yang harus dihadapi pasca kemerdekaan.

"Apalagi saat itu Bank Sentral Belanda De Javasche Bank jelas-jelas menolak kedaulatan Indonesia sebagai bangsa merdeka," jelasnya.

Menurut dia, dengan mandat dari Soekarno alias Bung Karno, saat itu RM Margono berhasil mendirikan Bank Sentral pertama Indonesia. 

Padahal, pemerintah saat itu tengah banyak keterbatasan karena baru merdeka. Selain itu, masih banyak menghadapi tekanan penjajah Belanda. 

Eddy menuturkan, usulan dan terobosan RM Margono untuk membentuk Bank Sentral sekaligus menjadi pemimpin pertamanya. 

Hal itu menunjukkan kontribusi yang luar biasa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.  

“Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung waktu itu RM Margono berperan aktif mengusulkan hingga akhirnya mendirikan Bank Negara Indonesia pada 5 Juli 1946. Karena terobosan itulah, beliau diangkat oleh Bung Karno menjadi Dirut pertamanya hingga tahun 1950,” tuturnya.

“RM Margono menjadi pionir dalam menegakkan kedaulatan ekonomi bangsa sekaligus meletakkan dasar-dasar kebijakan perbankan dalam sistem ekonomi Indonesia,” lanjut Eddy. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eddy membayangkan kompleksnya situasi saat RM Margono memimpin Bank Sentral di negara yang baru merdeka.  

“Pak RM Margono dihadapkan pada situasi sulit tekanan ekonomi Belanda yang menolak kedaulatan Indonesia. Di sisi lain beliau juga harus memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan di masyarakat yang waktu itu mayoritas masih buta huruf,” jelas Eddy. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

Seng Sebabkan Whoosh Mendadak Berhenti di Wilayah Kopo

PT KCIC buka suara soal video viral berhentinya kereta cepat atau Whoosh di wilayah Kopo, Bandung, Jumat (3/4/2026). Ternyata alasannya karena ada seng masuk.
Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh Bebuyutan Marc Marquez Soroti Satu Pembalap yang Curi Perhatian di MotoGP Amerika 2026

Musuh bebuyutan Marc Marquez yang kini bertugas sebagai test rider Yamaha, Andrea Dovizioso, menyoroti satu nama yang dinilainya tampil gemilan di MotoGP Amerika 2026
Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

Bentrok Antar Kampung di Walenrang, Satu Remaja Tewas

bentrok tersebut melibatkan dua kelompok warga yang saling serang hingga menyebabkan situasi mencekam dan menelan satu korban jiwa.
Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Kumpulkan Ratusan Pakar Dunia di Bali, PIT REJASELINDO 2026 Dorong Inovasi Teknologi Stem Cell Indonesia

Ratusan dokter, peneliti, dan praktisi kesehatan dari dalam maupun luar negeri dipertemukan dalam forum Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) REJASELINDO 2026 di Bali.
Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Komentar Sombong Bos Aprilia Usai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP 2026: Motor Kami...

Dua pembalap Aprilia yakni Marco Bezzecchi dan Jorge Martin menguasai puncak klasemen sementara MotoGP 2026
Dari Ngamen di TikTok, Pinkan Mambo Punya Penghasilan di Atas UMR dalam Sehari: Jauh Banget, Wow Banget 

Dari Ngamen di TikTok, Pinkan Mambo Punya Penghasilan di Atas UMR dalam Sehari: Jauh Banget, Wow Banget 

Sempat namanya tak terdengar lagi, kini penyanyi wanita, Pinkan Mambo mengambil jalur karir yang lain dengan ‘ngamen’ di jalan hingga mencuri perhatian publik.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral