GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Apartemen Graha Cempaka Mas Adukan Kisruh Kerugian Rp40 Miliar ke Pj Gubernur Teguh

Sejumlah warga Apartemen Graha Cempaka Mas, Jakarta Pusat, mendatangi posko pengaduan masyarakat di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (18/11/2024).
Senin, 18 November 2024 - 19:44 WIB
Pengawas Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) Graha Cempaka Mas Dwi Lies
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah warga Apartemen Graha Cempaka Mas, Jakarta Pusat, mendatangi posko pengaduan masyarakat di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (18/11/2024). 

Mereka mengadukan konflik berkepanjangan terkait pengelolaan apartemen yang sudah berlangsung sejak tahun 2013. Imbas dari konflik tersebut diketahui mengalami kerugian mencapai Rp40 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengawas Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) Graha Cempaka Mas Dwi Lies menjelaskan bahwa konflik bermula dari gugatan kelompok warga yang mempertanyakan keabsahan PPRS. 

Gugatan ini dipicu perubahan nomenklatur PPRS menjadi Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) berdasarkan Undang-Undang Rumah Susun 2011.

Pada masa Gubernur Anies Baswedan, Pemprov DKI Jakarta mencabut Surat Keputusan (SK) penetapan PPRS Graha Cempaka Mas. Namun, kelompok Lies menggugat keputusan tersebut hingga tingkat kasasi di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). 

Hasilnya, PTUN menetapkan PPRS pimpinan Hery Wijaya sebagai pengurus sah, sementara PPRS tandingan yang dipimpin Tonny Soenanto dinyatakan tidak sah.

Dalam aduannya, Lies meminta Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, mencabut keputusan gubernur sebelumnya yang mencabut akta pendirian PPRS Graha Cempaka Mas.

“Kami sudah menerima putusan kasasi dari pengadilan tata usaha negara yang inkrah. Kami meminta Pj Gubernur mencabut SK yang dikeluarkan Anies Baswedan,” ujar Lies.

Selain itu, Lies juga mendesak agar Teguh menginstruksikan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta untuk memfasilitasi pembentukan Panitia Musyawarah (Panmus) guna memilih Ketua P3SRS baru.

“Kami berharap Pak Pj Gubernur memerintahkan Dinas Perumahan untuk memfasilitasi pembentukan panmus. Dengan begitu, pengelolaan Graha Cempaka Mas bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lies mengungkapkan, selama konflik berlangsung, PPRS yang sah mengalami kerugian materi hingga Rp40 miliar. Hal ini terjadi karena PPRS tandingan menarik Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) dengan tarif lebih rendah dari ratusan warga.

Meski warga membayar ke PPRS tandingan, dana tersebut tidak digunakan untuk membayar kebutuhan vital seperti listrik dan air. Akibatnya, PPRS sah terpaksa menalangi pembayaran. (agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Fans One OK Rock Jangan Sampai Salah, Simak Informasi Penting Soal Konser di Jakarta Berikut

Grup asal Jepang, One Ok Rock kembali menyambanginJakarta untuk bertemu kangen dengan fans Indonesia pada Sabtu (16/5/2026).
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

One Ok Rock Konser di Jakarta Hari Ini, Simak Informasi Penukaran Tiket Berikut

Grup musik asal Jepang, One Ok Rock akan kembali menyapa fans Indonesia dalam ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026 Jakarta.
Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Begini Nasib Josepha Sekarang, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Karena Berani Protes ke Juri LCC Empat Pilar MPR RI

Nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau yang akrab disapa Ocha mendadak viral karena keberaniannya di LCC Empat Pilar MPR RI baru-baru ini.
Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Detik-detik Menegangkan Penumpang Wanita Jatuh di Stasiun Manggarai Jelang Kedatangan Kereta Api

Seorang penumpang wanita mendadak terjatuh ke rel kereta api saat suasana peron di Stasiun Manggarai Jakarta dipenuhi antrean penumpang, Rabu (13/5/2026) sore.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Selengkapnya

Viral