News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementan Beri Kabar Buruk di Lumajang Jawa Timur, Ternyata...

Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Kementerian Pertanian (Kementan) memberi kabar buruk yang terdeteksi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/12/2024).
Senin, 2 Desember 2024 - 10:23 WIB
Ilustrasi hewan ternak.
Sumber :
  • Dok tvOnenews.com

Lumajang, tvOnenews.com - Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Kementerian Pertanian (Kementan) memberi kabar buruk yang terdeteksi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan, Agung Suganda menegaskan pihaknya turun tangan atas laporan kasus dugaan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terdeteksi di Kabupaten Lumajang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PMK di daerah tersebut terdeteksi melalui sistem pelaporan online ISIKHNAS pada bulan November 2024.

Kementan juga akan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) sebagai tindak lanjut atas laporan kasus dugaan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terdeteksi di Kabupaten Lumajang.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kejadian kasus PMK serta mengidentifikasi penyebab dan dampak penyakit terhadap populasi ternak di Kabupaten Lumajang," kata Agung Suganda dalam keterangan di Jakarta, Senin (2/12/2024).

tvonenews

Agung menekankan pentingnya penanganan kasus PMK secara cepat dan terkoordinasi.

“Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah ancaman serius bagi subsektor peternakan kita," ujarnya.

Oleh karena itu, langkah-langkah cepat dan tepat harus segera dilakukan.

Dia juga berharap adanya dukungan dan partisipasi para peternak dalam melaporkan kasus yang dicurigai PMK kepada petugas di lapangan ataupun dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan.

Kementan melakukan upaya penyelidikan dan penanganan PMK di Lumajang adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan hewan ternak yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional.

Kementen juga mengapresiasi kesiapsiagaan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang beserta jajaran petugas Puskeswan di lapangan yang telah melaporkan dugaan kasus PMK melalui ISIKHNAS dan telah melakukan tindakan penanganan dan pengendalian PMK.

Langkah-langkah lanjutan, seperti karantina ternak baru, isolasi ternak yang sakit dan pengobatan, peningkatan biosekuriti kandang, vaksinasi, dan pemantauan kesehatan serta pemenuhan nutrisi yang cukup terhadap hewan yang berisiko diperlukan untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

Dia berharap, dengan langkah-langkah yang terkoordinasi, kasus PMK dapat segera ditangani dengan efektif, serta mengurangi kerugian yang ditimbulkan bagi para peternak di wilayah tersebut.

Sementara, Kepala BBVet Wates Hendra Wibawa menambahkan tim BBVet Wates bekerja sama dengan petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang.

Tim BBVet Wates melakukan pemeriksaan klinis terhadap hewan ternak yang dilaporkan menunjukkan gejala mencurigakan, seperti luka pada mulut dan kuku, serta gejala lainnya yang berpotensi terkait dengan PMK.

"Selain pemeriksaan klinis, tim juga mengambil sampel darah, swab mulut, dan swab hidung yang akan diuji lebih lanjut di Laboratorium BBVet Wates," terang Hendra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama kegiatan penyelidikan, tim BBVet Wates juga berinteraksi dengan para peternak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai sejarah penyakit, pola distribusi hewan yang terinfeksi, dan langkah-langkah yang telah dilakukan untuk pengendalian penyakit.

“Kegiatan ini penting untuk memastikan penanganan PMK yang tepat dan mencegah dampak yang lebih luas terhadap subsektor peternakan di Lumajang,” tuturnya.(ant/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Urusan Jamuan Makan Kantor Kini Bebas Reimburse

Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Urusan Jamuan Makan Kantor Kini Bebas Reimburse

Grab For Business resmi meluncurkan Corporate Dine Out untuk mengeliminasi proses reimbursement manual dengan mengintegrasikan pembayaran jamuan makan kantor langsung ke skema Corporate Billing.
Harga Emas Berpeluang Rp2,79 Juta per Gram, Investor Diminta Waspadai Gejolak Pekan Depan

Harga Emas Berpeluang Rp2,79 Juta per Gram, Investor Diminta Waspadai Gejolak Pekan Depan

Pada penutupan perdagangan akhir pekan, harga emas dunia tercatat berada di level 4.155 dolar AS per troy ons.
Padahal Kakinya Dibuat Patah oleh Pemain Qatar di Piala Dunia 2026, Rekan Setim Jay Idzes di Sassuolo: Alla Tidak Pernah Mengecewakan Saya

Padahal Kakinya Dibuat Patah oleh Pemain Qatar di Piala Dunia 2026, Rekan Setim Jay Idzes di Sassuolo: Alla Tidak Pernah Mengecewakan Saya

Panggung akbar Piala Dunia 2026 mendadak diselimuti awan duka. Gelandang andalan Timnas Kanada Ismael Kone dipastikan harus angkat koper lebih cepat dari laga..
Suporter Timnas Jepang Disebut Munafik dengan Aksi Bersih-bersih Stadion di Satadion Piala Dunia 2026

Suporter Timnas Jepang Disebut Munafik dengan Aksi Bersih-bersih Stadion di Satadion Piala Dunia 2026

Aksi terpuji suporter Timnas Jepang yang rajin memungut sampah dan membersihkan tribun stadion usai mendukung Tim Samurai Biru bertanding memang selalu memanen
Kasihan Pemain Ini Diserang karena Mau Izin Menemani Istrinya Lahiran saat Piala Dunia 2026

Kasihan Pemain Ini Diserang karena Mau Izin Menemani Istrinya Lahiran saat Piala Dunia 2026

Pusaran polemik panas mendadak menghantam internal Timnas Belgia di tengah ketatnya persaingan Piala Dunia 2026. Penyerang sayap andalan mereka Jeremy Doku yang

Trending

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Korban Dugaan Perselingkuhan Lapor ke Mabes Polri dan DPR RI

Muhamad Alan yang mengaku menjadi korban dari dugaan perkara perselingkuhan seorang pejabat daerah memilih melaporkan peristiwa tersebut ke Mabes Polri.
Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Dokter Tifa Ajukan Praperadilan ke Mahkamah Agung, Ramdansyah: Penangkapan Excessive Power

Usai ditetapkan tersangka dan ditangkap Podal Metro Jaya dalam kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi. Kini pihak Dokter Tifa mengajukan praperadilan
Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Injak Usia ke-65, Jokowi Dapat Ucapan dari Sultan Sepuh Cirebon

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-65 tepat pada Minggu (21/6/2026).
Bus TransJakarta Tabrak Pembatas Jalan di Depan Halte Cikoko, Jalan Sempat Macet Cukup Panjang

Bus TransJakarta Tabrak Pembatas Jalan di Depan Halte Cikoko, Jalan Sempat Macet Cukup Panjang

Dari video yang beredar di media sosial tampak bus Transjakarta mengalami kerusakan cukup parah, terutama bagian samping kiri mobil hancur. 
Selengkapnya

Viral