News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lamban Tuntaskan Kasus Firli Bahuri, Ini Desakan Kompolnas Terhadap Polda Metro Jaya

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta agar pihak kepolisian dapat segera menuntaskan kasus pemerasan tersangka Firli Bahuri terhadap Eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Selasa, 3 Desember 2024 - 19:08 WIB
Eks Ketua KPK, Firli Bahuri
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta agar pihak kepolisian dapat segera menuntaskan kasus pemerasan tersangka Firli Bahuri terhadap Eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Bagi kami sebagai pengawas eksternal, penyidik diharapkan dapat menuntaskan penyidikan ini untuk tidak lama-lama lagi menyelesaikan,” kata Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim, kepada awak media, pada Selasa (3/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Yusuf mengungkapkan bahwa jika tidak segera dituntaskan, maka akan timbul keraguan dan kritikan dari masyarakat terhadap pihak kepolisian.

“Apabila masih perlu berlama-lama, tentu tertutup adanya kritikan dan keragu-raguan publik terhadap penyidikan kasus FB sungguh-sungguh atau tidak,” ungkap Yusuf.

Sementara itu Yusuf mengatakan saat ini dalam pantauan Kompolnas selama satu tahun seharusnya penyidik sudah dapat memberikan kepastian hukum.

“Dalam pantauan Kompolnas, memang sudah masuk 1 tahun. Mestinya penyidik sudah dapat memberikan kepastian hukum. Terutama dapat memenuhi petunjuk-petunjuk JPU saat berkas hasil penelitian JPU masih harus dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi,” jelas Yusuf.

Selain itu penyidik juga harus bekerja secara profesional dalam menuntaskan kasus ini.

“Namun dalam pantauan Kompolnas, penyidik juga harus profesional dan akuntabel, cermat dan teliti,” ucap Yusuf.

Sebelumnya diberitakan, Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Kembali tidak hadir dalam pemeriksaan di kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada Kamis (28/11/2024) lalu. 

Polda Metro Jaya masih melakukan konsolidasi terkait wacana yang ramai diperbincangan soal upaya penjemputan paksa kepada Firli Bahuri. 

"Saat ini tim penyidik sedang melaksanakan konsolidasi untuk membahas rencana selanjutnya," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak, sebagaimana dilansir dari ANTARA, Selasa (3/12/2024). 

Ade Safri menjelaskan dirinya tidak mau berandai-andai soal pihaknya bakal menjemput paksa Firli Bahuri, dia hanya meminta semua pihak menunggu hasil konsolidasi.

"Nanti kita akan update hasil konsolidasinya," katanya.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa Firli Bahuri batal menghadiri pemeriksaan yang rencananya dilakukan pada Kamis (28/11/2024) di Bareskrim Polri. 

"Melalui kuasa hukumnya, Ian Iskandar pada pukul 10.54 WIB pagi ini telah menyampaikan kepada penyidik bahwa tersangka FB tidak hadir memenuhi panggilan penyidik pada hari ini," kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak.

Sementara itu, Ian Iskandar mengatakan bahwa penyidik kepolisian tidak akan menjemput paksa kliennya. 

Dalam konferensi pers di sebuah hotel kawasan Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2024), Ian Iskandar menjelaskan penyidik hanya bisa melakukan penahanan ketika telah memenuhi dua syarat, yaitu syarat subjektif dan syarat objektif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun Firli, kata dia, tidak memenuhi syarat subjektif, yaitu kekhawatiran dari aparat penegak hukum bahwa tersangka akan melarikan diri. 

"Apakah Pak Firli mau melarikan diri? Tidak. Apakah Pak Firli akan menghilangkan barang bukti? Tentu tidak. Apakah Pak Firli akan melakukan kembali perbuatannya? Tentu tidak. Syarat subjektif ini sudah kami sampaikan kepada penyidik, dan mereka sudah memahami bahwa hal tersebut tidak akan pernah dilakukan oleh Pak Firli," ucapnya. (ars/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Perpanjang Masa Cekal untuk Tiga Tersangka Baru Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker 

KPK Perpanjang Masa Cekal untuk Tiga Tersangka Baru Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker 

KPK perpanjang pencegahan ke luar negeri terhadap tiga tersangka baru kasus pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemnaker.
Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Bakal Ubah Gaya Bermain Hyundai Hillstate? Media Korea Ini Beberkan Alasannya

Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Bakal Ubah Gaya Bermain Hyundai Hillstate? Media Korea Ini Beberkan Alasannya

Hyundai Hillstate, dipastikan akan turun dengan duet pemain asing baru pada gelaran Liga Voli Korea musim depan yakni Megawati Hangestri dan Jordan Wilson.
3 Lokasi Didatangi Taufik Hidayat Sebelum Ditangkap Polisi, Kini Diamankan Polda Jabar

3 Lokasi Didatangi Taufik Hidayat Sebelum Ditangkap Polisi, Kini Diamankan Polda Jabar

Kasus penyekapan wanita di Bandung menyeret nama Taufik Hidayat. Kasusnya masih didalami oleh Polda Jabar.
Soroti Kesenjangan Pendapatan Dokter, Menkes Bandingkan dengan BUMN Swasta

Soroti Kesenjangan Pendapatan Dokter, Menkes Bandingkan dengan BUMN Swasta

Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, kesenjangan pendapatan yang dialami tenaga medis dan kesehatan bahkan lebih besar dibandingkan sektor lain.
KPK Panggil 6 Notaris Terkait Kasus Pemerasan Pengurusan Sertifikasi K3 Kemnaker 

KPK Panggil 6 Notaris Terkait Kasus Pemerasan Pengurusan Sertifikasi K3 Kemnaker 

KPK memeriksa enam notaris sebagai saksi terkait kasus pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). 
Pernah Jadi Korban Megawati Hangestri, Pemain Andalan Hyundai Hillstate Ini Ungkap Seberapa Keras Pukulan Megatron 

Pernah Jadi Korban Megawati Hangestri, Pemain Andalan Hyundai Hillstate Ini Ungkap Seberapa Keras Pukulan Megatron 

Kembalinya bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, ke V League musim depan benar-benar mencuri perhatian para penggemar di Korea Selatan maupun Indonesia.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate ternyata sudah menciptakan dampak besar meski sang pemain belum main satu laga pun. Legenda klub beri reaksi.
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Dua Peserta SPPI Meninggal Saat Latihan Militer, Istana Tegaskan Kopdes Merah Putih Tetap Jalan

Dua Peserta SPPI Meninggal Saat Latihan Militer, Istana Tegaskan Kopdes Merah Putih Tetap Jalan

Meninggalnya dua peserta program SPPI saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran tidak menghentikan langkah pemerintah menjalankan program strategis Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Selengkapnya

Viral