News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Video Detik-detik Agus Difabel Perdaya Korbannya Sudah di Tangan Polisi, Penyidik Beberkan Isinya Ternyata....

Polda Nusa Tenggara Barat meminta tim digital forensik memeriksa rekaman video tersangka disabilitas IWAS alias Agus saat melancarkan aksi terhadap korban.
Jumat, 6 Desember 2024 - 20:27 WIB
Pengakuan Mencengangkan Agus Buntung: Setelah Masuk Itu, Dia Buka...
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Nusa Tenggara Barat meminta tim digital forensik memeriksa rekaman video tersangka disabilitas IWAS alias Agus saat melancarkan aksi terhadap korban.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Kombes Pol. Syarif Hidayat di Mataram, pada Jumat (6/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meminta bantuan IT digital forensik dari direktorat kriminal khusus untuk menguji video itu agar bisa menjadi bukti pendukung bahwa memang benar ada interaksi antara korban dan pelaku," katanya. 

Agus Penyandang Disabilitas Tersangka Pelecehan Seksual Disebut Manipulatif dan Ancam Korban dengan Tipu Daya
Agus Penyandang Disabilitas Tersangka Pelecehan Seksual Disebut Manipulatif dan Ancam Korban dengan Tipu Daya
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

 

Syarif mengungkap bahwa pihaknya mendapatkan rekaman video itu dari handphone milik salah seorang saksi korban. 

Video itu merekam detik-detik aksi pelaku saat mendekati korban.

"Memang rekaman itu mode video. Akan tetapi, karena diletakkan di bawah, tidak tampak gambarnya, yang terdengar hanya suara. Di situ terdengar ada interaksi korban dengan pelaku, kalimat-kalimat yang manipulatif dari pelaku, ada kalimat yang memanfaatkan kelemahan korban, ini yang akan kami dalami," ujarnya.

Dengan dukungan dari tim digital forensik Ditreskrimsus Polda NTB, Syarif berharap hasil pengujian video itu bisa memperkuat alat bukti dalam berkas perkara milik Agus.

"Mudah-mudahan, ini rekaman video dapat kami jadikan bukti pendukung yang lebih komprehensif untuk bisa meyakinkan bahwa memang benar perbuatan itu (pelecehan seksual) terjadi," ucap dia.

Dirreskrimsus Polda NTB memastikan bahwa rekaman video yang terdengar komunikasi antara korban dan tersangka Agus ini terjadi di lokasi perkenalan, bukan di tempat penginapan atau homestay.

Ilustrasi pencabulan
Ilustrasi pencabulan
Sumber :
  • ANTARA

 

"Video itu saat di TKP perkenalan, bukan video di hotel, penginapan atau homestay, video cara awal pelaku mendekati korban," kata Syarif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komisi Disabilitas Daerah (KDD) Provinsi NTB Joko Jumadi turut membenarkan adanya rekaman video tersebut yang hanya menampilkan suara pelaku dengan salah seorang korban.

"Jadi, seperti yang disampaikan Pak Dirreskrimum, korban kemarin ada diperiksa, itu ada video, tetapi itu hanya menampilkan rekaman suara," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ingatkan Mitra SPPG, Prabowo: Masalah Makan Paling Gampang Dikorupsi, Tak Boleh jadi Sarana Memperkaya Oknum!

Ingatkan Mitra SPPG, Prabowo: Masalah Makan Paling Gampang Dikorupsi, Tak Boleh jadi Sarana Memperkaya Oknum!

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan baik dan tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum.
Haji Asal Lebak Meninggal Saat Ingin Wudhu

Haji Asal Lebak Meninggal Saat Ingin Wudhu

Seorang haji asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, meninggal dunia ketika jatuh di kamar mandi saat hendak mengambil air wudhu untuk Shalat Ashar pada Senin (1/6), di Makkah.
Dihadapan Ribuan Mitra SPPG, Prabowo: Kalau Kalian Tak Mau Kerja dengan Baik, Silakan Minggir!

Dihadapan Ribuan Mitra SPPG, Prabowo: Kalau Kalian Tak Mau Kerja dengan Baik, Silakan Minggir!

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Manchester United BIsa Dapat Rp6,3 Triliun dari Piala Dunia 2026

Manchester United BIsa Dapat Rp6,3 Triliun dari Piala Dunia 2026

Manchester United dipastikan akan menerima bagian dari dana kompensasi yang disediakan FIFA bagi klub-klub yang melepas pemainnya ke Piala Dunia 2026.
Bintang Korea Rp6,3 Miliar Siap Bantu Megawati Hangestri Jadi Mesin Poin Hyundai Hillstate

Bintang Korea Rp6,3 Miliar Siap Bantu Megawati Hangestri Jadi Mesin Poin Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri mendapat suntikan semangat dari Kim Da-in menjelang memulai petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Kepala BGN Terjerat Korupsi, Prabowo di Hadapan 12 Ribu Mitra SPPG: Kalau Kalian Tak Mau Kerja, Silakan Minggir!

Kepala BGN Terjerat Korupsi, Prabowo di Hadapan 12 Ribu Mitra SPPG: Kalau Kalian Tak Mau Kerja, Silakan Minggir!

Di hadapan belasan ribu mitra SPPG itu, Prabowo menegaskan bahwa program MBG merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab......

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Selengkapnya

Viral