News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deteksi Kelainan Otak Kini Sudah Bisa Dilakukan dengan Metode DSA, Simak Selengkapnya

Otak adalah pusat kendali tubuh manusia yang mengatur semua fungsi kehidupan, mulai dari pikiran, emosi, hingga gerakan tubuh.
Minggu, 8 Desember 2024 - 11:27 WIB
Ilustrasi sakit kepala
Sumber :
  • Pexels/Andrea Piacquadio

Jakarta, tvOnenews.com - Otak adalah pusat kendali tubuh manusia yang mengatur semua fungsi kehidupan, mulai dari pikiran, emosi, hingga gerakan tubuh. Kelainan pada otak, seperti stroke, aneurisma, tumor, dan kelainan pembuluh darah otak, dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan.

Beberapa kelainan umum yang sering dijumpai meliputi stroke, aneurisma, tumor otak, hingga malformasi pembuluh darah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelainan pada otak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti faktor genetik, cedera atau trauma kepala, penyakit metabolik seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, infeksi, serta gaya hidup tidak sehat yang meliputi kurang olahraga dan pola makan yang buruk. 

Pasien dengan kelainan otak seringkali mengeluhkan gejala seperti sakit kepala berat yang berlangsung terus-menerus, gangguan penglihatan, mual dan muntah, kehilangan keseimbangan, kelemahan atau mati rasa pada salah satu sisi tubuh, serta kejang-kejang.

Untuk mendeteksi kelainan otak kini sudah bisa dengan metode DSA (Digital Subtraction Angiography).

DSA (Digital Subtraction Angiography) adalah teknik pencitraan medis yang digunakan untuk menilai struktur dan kelainan pada pembuluh darah secara rinci pembuluh darah secara rinci. 

Teknologi ini bekerja menggunakan sinar-X dengan cara menghilangkan struktur lain pada latar belakang (terutama tulang), sehingga yang terlihat hanya struktur pembuluh darah.

DSA sering digunakan untuk mendiagnosis dan mengevaluasi kelainan pembuluh darah, terutama di otak. 

dr. Febian Sandra, dokter Subspesialis Radiologi Intervensi Bethsaida Hospital Gading Serpong mengatakan,"DSA memberikan keunggulan dalam melihat pembuluh darah otak secara rinci, memungkinkan kami untuk segera menilai dan merancang penanganan terbaik."

"Dengan teknologi ini, pasien bisa terdiagnosis dengan lebih cepat dan tepat. DSA juga dapat digunakan sebagai panduan dalam melakukan tatalaksana kelainan pada pembuluh darah, seperti thrombectomy pada kasus stroke, coiling pada kasus aneurisma dan embolisasi pada kasus malformasi pembuluh darah maupun tumor."

Berikut penggunaan DSA untuk Deteksi Kelainan pada Otak

1. Deteksi Aneurisma Serebral

Aneurisma adalah pelebaran atau penonjolan abnormal pada dinding pembuluh darah. 

DSA sangat efektif untuk mendeteksi ukuran, lokasi, dan bentuk aneurisma, sehingga membantu dalam perencanaan intervensi, seperti coiling atau operasi.

2. Malformasi Arteriovenosa (MAV)

MAV adalah kelainan pada hubungan antara arteri dan vena yang dapat menyebabkan gangguan aliran darah. 

DSA memungkinkan visualisasi jalur pembuluh darah yang abnormal dan aliran darah yang tidak wajar, membantu dokter menentukan strategi pengobatan yang tepat.

3. Stenosis dan Oklusi Pembuluh Darah

DSA dapat mendeteksi penyempitan (stenosis) atau sumbatan (oklusi) pada pembuluh darah otak yang bisa menyebabkan penyakit stroke iskemik (sumbatan). 

Gambar yang dihasilkan membantu dalam menentukan tingkat keparahan dan lokasi penyempitan, serta sebagai panduan dalam melakukan penatalaksanaan yang tepat seperti thrombectomy, pemasangan stent pembuluh darah,dll.

4. Tumor Vaskularisasi

Tumor otak dengan suplai darah abnormal dapat divisualisasikan menggunakan DSA.

Teknik ini dapat menunjukkan pola vaskularisasi tumor dan menyumbat suplai pembuluh darah yang memperdarahi tumor tersebut, sehingga dapat membantu ahli bedah dan ahli onkolog untuk melakukan penanganan dengan risiko yang lebih minimal.

5. Pendarahan Intrakranial

DSA juga digunakan untuk mendeteksi sumber perdarahan pada kondisi seperti ruptur aneurisma atau MAV.

Jika Anda ingin melakukan DSA, Bethsaida Hospital Gading Serpong menyediakan layanan diagnosis dan penanganan kelainan pada otak, seperti teknologi DSA, Cath-Lab, Laboratorium, Radiologi canggih, CT Scan 512 Slice, MRI 1.5 Tesla, serta tim dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai pusat sistem saraf, otak memainkan peran penting dalam mengatur emosi, pengambilan keputusan, koordinasi gerakan, dan komunikasi antar organ."

"Oleh karena itu menjaga kesehatan otak sangatlah penting untuk mendukung kualitas hidup, mencegah penyakit seperti stroke, Alzheimer, atau gangguan saraf lainnya, serta memastikan tubuh dapat berfungsi dengan optimal setiap hari," kata dr. Pitono.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester United Resmi Amankan Tiket ke Liga Champions

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester United Resmi Amankan Tiket ke Liga Champions

Manchester United secara resmi telah mengamankan tiket lolos ke Liga Champions pada musim depan. Mereka sudah dipastikan akan finis di lima besar klasemen akhir Liga Inggris 2025-2026.
Kurir Paket di Astana Anyar Bandung Dibegal Saat Berteduh, Dua Pelaku Berhasil Diringkus Polisi

Kurir Paket di Astana Anyar Bandung Dibegal Saat Berteduh, Dua Pelaku Berhasil Diringkus Polisi

Aksi pembegalan terhadap seorang kurir paket terekam kamera pengawas (CCTV) di Jalan Maksudi RW 04, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung
Kata-kata Mengharukan Sherly Tjoanda Terjun ke Politik: Akui Bukan Rencana Awal, tapi Meneruskan Nilai-nilai Sang Suami

Kata-kata Mengharukan Sherly Tjoanda Terjun ke Politik: Akui Bukan Rencana Awal, tapi Meneruskan Nilai-nilai Sang Suami

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengungkap bahwa keputusannya masuk ke dunia politik bukanlah rencana awal, melainkan lahir setelah tragedi kecelakaan.
Klasemen Liga Italia 2025-2026: Inter Milan Scudetto, Juventus Gagal Dekati AC Milan usai Dibantu Jay Idzes Cs

Klasemen Liga Italia 2025-2026: Inter Milan Scudetto, Juventus Gagal Dekati AC Milan usai Dibantu Jay Idzes Cs

Inter Milan akhirnya memastikan gelar juara Liga Italia 2025-2026 alias Scudetto. Namun, Juventus gagal mendekati AC Milan yang menderita kekalahan saat menghadapi Jay Idzes dan kolega.
STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

STY Ungkap Penyesalan Selama Latih Timnas Indonesia, Salah Satunya Piala Asia U-23

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengungkap penyesalan terbesarnya selama menangani skuad Garuda, dengan laga kontroversial melawan Bahrain.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Cedera, Kevin Diks Bawa Kabar Baik

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Cedera, Kevin Diks Bawa Kabar Baik

Para pemain Timnas Indonesia yang berlaga di Eropa kembali beraksi pada Minggu (3/5/2026). Jay Idzes mengalami cedera, namun Kevin Diks membawakan kabar baik.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

mantan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan ungkap rencananya setelah jadi Sarjana. Aksi tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi setelah menemui truk 42 ton
Buntut Tudingan Terhadap Maia Estianty, Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Hilang, Dhani: Innalillahi

Buntut Tudingan Terhadap Maia Estianty, Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Hilang, Dhani: Innalillahi

Perseteruan Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali memanas setelah acara pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju. Ketika Ahmad Dhani menuding perselingkuhan Maia
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Selengkapnya

Viral