GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Psikolog Temukan Pelaku Menggambar Manusia Terbaring Penuh Tinta Merah, Ini Maknanya...

Motif kasus pembunuhan oleh anak berinsial MAS (14) terhadap ayah dan neneknya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan masih menyimpan misteri tersendiri.
Kamis, 12 Desember 2024 - 05:36 WIB
Fakta Baru Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Psikolog Temukan Pelaku Menggambar Manusia Terbaring Penuh Tinta Merah, Ini Maknanya...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Motif kasus pembunuhan oleh anak berinsial MAS (14) terhadap ayah dan neneknya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan masih menyimpan misteri tersendiri.

Polres Metro Jakarta Selatan hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku termasuk sejumlah saksi terkait peristiwa berdarah itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap ibu pelaku yang turut menjadi korban kebringasan MAS hingga mengalami luka kritis.

Kepada polisi ibu pelaku mengaku tak menyangka anak yang telah dibesarkannya itu justru tega melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Lokasi remaja berinisial MAS (14) yang membunuh dengan menusuk ayah (APW) dan neneknya (RM) hingga tewas di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11).
Lokasi remaja berinisial MAS (14) yang membunuh dengan menusuk ayah (APW) dan neneknya (RM) hingga tewas di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

 

"Jadi waktu malam kejadian dari keterangan Ibu anak tersebut mereka masih bercanda selayaknya ibu, ayah, dan keluarga inti ya. Ibunya masih tidak menyangka," ungkap Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi dikutip Kamis (12/12/2024).

Psikolog Ungkap Gambar Tinta Merah Manusia Terbaring 

Dalam mengungkap motif pembunuhan itu, kepolisian turut melibatkan sejumlah ahli termasuk psikolog.

Psikolog, Novita Tandry turut dilibatkan dalam proses penyidikan oleh kepolisian dalam mengungkap motif pelaku tega menghabisi nyawa ayah dan neneknya sekaligus berupaya membunuh sang ibu.

Novita mengaku telah melakukan interaksi kepada pelaku secara mendalam hingga mendapati pelaku gemar menggambar.

Psikolog, Novita Tandry tampilkan gambar milik pelaku
Psikolog, Novita Tandry tampilkan gambar milik pelaku
Sumber :
  • Dok. YouTube tvOne

 

"Dia punya gambar-gambar ini bentuknya video dan gambar. Dan ini menarik sekali semua menunjukkan bagaimana perasaan dia, kesehariannya," kata Novita dikutip dari YouTube tvOne, Jakarta, Kamis (12/12/2024).

Pelaku pun tak segan memperlihatkan sederet gambar buatanbya sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.

Namun, Novita merasa janggal saat pelaku menampilkan sebuah gambar yang dibuat dengan menggunakan tinta berwarna merah.

Kejanggalan Novita ditengarai pelaku kerap menggambar hanya dengan tinta berwarna hitam putih.

Sedangkan gambar tersebut dibuat pelaku dengan menggunakan tinta merah dan mengilustrasikan sosok manusia yang terbaring.

Fakta Baru Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Psikolog Temukan Pelaku Menggambar Manusia Terbaring Penuh Tinta Merah, Ini Maknanya...
Fakta Baru Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Jakarta Selatan, Psikolog Temukan Pelaku Menggambar Manusia Terbaring Penuh Tinta Merah, Ini Maknanya...
Sumber :
  • Dok. YouTube tvOne

 

Bahkan, gambar tersebut dibuat pelaku dalam waktu sebulan sebelum aksi pembunuhan tragis dilakukannya.

"Hanya satu ada gambar kurang lebih sebulan yang lalu warnanya merah. Ini kita bisa mengasumsikan banyak hal, harus digali lebih dalam. Tapi kalau dilihat dari warna merah ini bisa saja kemarahan, bisa saja misalnya ada sesuatu yang ingin dilakukan," kata Novita.

"Dan ini kita juga bisa mengartikan apakah ini dia terbaring, ini manusia atau hanya sekedar coret-coretan. Cuman yang menjadi konsen saya karena warnanya merah," sambungnya.

Pengakuan Pelaku Antar Ibu dan Ayahnya ke Surga

MAS saat ini tengah berada di Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) selama proses hukum kasus pembunuhan itu masih berlangsung.

Saat berada di LPAS, MAS sempat menuliskan sebuah surat yang disampaikan kepada ibu dan keluarga besarnya.

Surat tersebut berisikan adanya permintaan maaf dari pelaku atas peristiwa kejih yang dilakukannya itu.

"Maafin aku udah nyusahin, dan makasih semuanya. Seperti kalian, aku juga bakal bantu orang banyak. Terima kasih semuanya. Saya sekarang sehat-sehat saja,” tulis pelaku dalam suratnya. 

Sementara itu, polisi mendapati pengakuan pelaku tega melakukan aksi pembunuhan itu ditengarai bisikan gaib yang diterimanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu pula, pelaku mengaku bisikan gaib itu mengarahkannya untuk melakukan aksi pembunuhan tersebut.

"Ketika dia gelisah, dia bilang terlalu banyak beban orangtua, yauda biar saya yang mengambil alih. Biar papa, mama masuk surga," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan,Kombes Ade Rahmat Idnal. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Perubahan Jam Belajar, Anak Sekolah di Jakarta Maksimal Pulang Jam 14.00 WIB Selama Puasa

Ada Perubahan Jam Belajar, Anak Sekolah di Jakarta Maksimal Pulang Jam 14.00 WIB Selama Puasa

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah di Jakarta maksimal hanya sampai pukul 14.00 WIB selama bulan Ramadhan.
12 Ramalan Cinta Shio 20 Februari 2026: Kelinci Waspadai Kuda, Naga Jaga Emosi

12 Ramalan Cinta Shio 20 Februari 2026: Kelinci Waspadai Kuda, Naga Jaga Emosi

12 ramalan cinta shio 20 Februari 2026 untuk yang berpasangan dan lajang. Simak prediksi kehidupan asmara lengkap semua shio dengan kecocokan terbaru.
‎Shayne Pattynama Sebut Belum Jalin Komunikasi Lagi dengan 2 Pemain Persib Ini Usai Gabung Persija, Langsung Jadi Rival? ‎

‎Shayne Pattynama Sebut Belum Jalin Komunikasi Lagi dengan 2 Pemain Persib Ini Usai Gabung Persija, Langsung Jadi Rival? ‎

Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama, kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan pengakuan terbuka terkait relasinya dengan dua pemain Persib Bandung, Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Baru Saja Cetak Gol, Apakah Abdulrahman Ghareeb akan Perpanjang Kontrak dengan Al Nassr?

Di balik kegemilangannya di lapangan, situasi kontrak Abdulrahman Ghareeb menciptakan kegelisahan bagi para pendukung Al Nassr. Apakah ia akan perbarui kontrak?
Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Cristian Chivu Keluhkan Lapangan usai Inter Milan Dibantai Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions: Tapi Bukan Alasan

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyoroti lapangan Aspmyra Stadium setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari Bodo/Glimt. Hasil itu membuat Nerazzurri sulit lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni Full Senyum Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI, Padahal Belum Genap 6 Bulan Sejak Dinonaktifkan

Ahmad Sahroni kini kembali menjabat sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Ia resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI pada rapat pleno komisi hari ini, Kamis (19/2/2026).

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT