GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wacana Pilkada Dipilih DPRD, PDIP Ingatkan Risiko Kemunduran Demokrasi

Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menegaskan bahwa wacana Pilkada melalui DPRD sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto harus disikapi dengan cermat.
Selasa, 17 Desember 2024 - 11:23 WIB
Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menegaskan bahwa wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto harus disikapi dengan cermat.

Menurutnya, sistem politik dan kepemiluan Indonesia harus terbuka terhadap kritik dan penyempurnaan mekanisme agar tujuan bangsa dapat tercapai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada prinsipnya, sistem politik dan kepemiluan kita tetap harus dialektis, terbuka menerima kritik oto kritik dan terus mengupayakan penyempurnaan mekanisme baik menggunakan sistem pemilihan langsung oleh rakyat maupun sistem perwakilan melalui DPRD. Tujuan utamanya adalah pencapaian cita-cita nasional sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Rio, saat dihubungi media, Selasa (17/12).

tvonenews

Rio menyebut Pilkada DKI Jakarta 2024 bisa menjadi bukti bahwa kader partai politik yang kuat mampu menjawab harapan warga Jakarta. 

Ia mencontohkan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno yang sama-sama kader PDI Perjuangan.

“Pilkada DKI Jakarta 2024 membuktikan bahwa kualitas kader produk pendidikan kuat dari partai politik mampu menjawab kebutuhan dan harapan warga Jakarta,” tambahnya.

Namun, Rio menilai wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD tanpa dibarengi upaya penyempurnaan sistem politik akan menimbulkan kesan kemunduran demokrasi. 

Menurutnya, masalah utama bukan pada metode pemilihan, melainkan pada sistem politik Indonesia yang cenderung liberal dan pragmatis.

“Wacana Presiden Prabowo tentang pemilihan langsung kepala daerah dilakukan melalui DPRD tanpa embel-embel upaya penyempurnaan sistem politik wajar jika menimbulkan opini kemunduran demokrasi Indonesia,” ungkap dia.

“Karena sejatinya masalah utamanya adalah sistem politik Indonesia sekarang ini yang cenderung liberal dan kapitalistik-pragmatis sehingga menyebabkan rakyat hanya menjadi objek mobilisasi politis,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia menyinggung sejarah pemilu demokratis di Indonesia yang sudah ada sejak era kepemimpinan Bung Karno.

“Sejarah pemilu Indonesia secara demokratis dan terbuka sudah dilakukan sejak era kepemimpinan Bung Karno. Pemilu daerah sudah dilakukan pada tahun 1952, pemilu nasional serentak tahun 1955 dan pemilu DPRD pada tahun 1957. Pemilihan kepala daerah secara serentak sebenarnya direncanakan pada tahun 1958, namun tidak terlaksana karena kondisi politik internasional dan nasional,” paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Blak-blakan soal Mental Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Blak-blakan soal Mental Pemain Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampaknya tidak main-main dalam mempersiapkan anak asuhnya menjelang putaran final Piala Asia 2027. Tidak hanya genjot...
Mengenal Jordan Wilson, Tandem Baru Megawati Hangestri yang Disebut Mirip Member BLACKPINK

Mengenal Jordan Wilson, Tandem Baru Megawati Hangestri yang Disebut Mirip Member BLACKPINK

Jordan Wilson langsung jadi sorotan usai resmi setim dengan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Selain itu pevoli asal Amerika Serikat itu juga disebut-sebut mirip Jennie BLACKPINK.
Persib Tanpa Pilar Tim Lawan PSM Makassar, Igor Tolic Dapat Kepercayaan Bojan Hodak untuk Rombak Daftar Susunan Pemain

Persib Tanpa Pilar Tim Lawan PSM Makassar, Igor Tolic Dapat Kepercayaan Bojan Hodak untuk Rombak Daftar Susunan Pemain

Tak hanya kehilangan Federico Barba dan Luciano Guaycochea, Persib juga kehilangan pelatih kepala, Bojan Hodak. Ketiganya absen karena menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. 
Sulap Limbah Kayu Pantai Bali Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi, Nasabah PNM ULaMM Tambus Pasar Dunia

Sulap Limbah Kayu Pantai Bali Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi, Nasabah PNM ULaMM Tambus Pasar Dunia

Wayan Sudira dengan kreativitasnya mengubah kayu-kayu bekas yang terdampar di pantai Bali menjadi produk kerajinan bernilai jual tinggi. Bahkan, karyanya kini telah diekspor ke berbagai negara.
KDM Beberkan Alasan SMAN 5 Bandung Tak Ganti Nama Jadi Sekolah Maung

KDM Beberkan Alasan SMAN 5 Bandung Tak Ganti Nama Jadi Sekolah Maung

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM beberkan alasan utama SMAN 5 Bandung tak ganti nama jadi sekolah Maung. Sebelumnya, KDM tekankan
KNMP Digadang Bisa Kembalikan Papua Jadi Lumbung Tuna, DPR Ungkap Pernah Ada Industri Besar di Sana

KNMP Digadang Bisa Kembalikan Papua Jadi Lumbung Tuna, DPR Ungkap Pernah Ada Industri Besar di Sana

Anggota Komisi IV DPR RI Robert J. Kardinal mengatakan Papua memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat besar, terutama di tiga kawasan strategis yang hingga kini belum tersentuh.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar mengembirakan untuk warga Maluku dari Gubernur Sherly Tjoanda. Dalam menyambut hari raya Idul Adha 2026 ada program yang membantu rakyat.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Nama Josepha Alexandra sebelumnya ramai dibicarakan setelah dirinya mempertanyakan keputusan juri yang menyatakan jawaban timnya salah. Padahal menurut banyak penonton, jawaban yang disampaikan Ocha sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinilai benar oleh dewan juri.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Selengkapnya

Viral