News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencengangkan! Polisi Amankan Barang Bukti Uang Palsu UIN Alauddin Makassar Ratusan Triliun

Polisi berhasil menyita 98 barang bukti penting terkait sindikat uang palsu yang beroperasi di kawasan Kampus UIN Alauddin Makassar. 
Jumat, 20 Desember 2024 - 03:31 WIB
Terkuak, Asal Mesin Cetak Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Kapolda Sulsel Bocorkan Fakta-faktanya
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi berhasil menyita 98 barang bukti penting terkait sindikat uang palsu yang beroperasi di kawasan Kampus UIN Alauddin Makassar

Nilai barang bukti yang diamankan mencengangkan, mencapai ratusan triliun rupiah!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang cukup menarik, ada barang bukti dengan nilai mencapai triliunan rupiah," ungkap Kapolda Sulsel, Irjen Yudhiawan Wibisono, dalam konferensi pers di Polres Gowa, Kamis (19/12/2024).

Salah satu barang bukti yang paling mencolok adalah mesin pencetak uang palsu. 

Mesin ini diketahui berasal dari China dan dibeli di Surabaya, Jawa Timur, dengan harga fantastis Rp 600 juta.

"Khusus untuk mesin cetaknya, dibeli di Surabaya, tapi barangnya berasal dari China. Harganya mencapai Rp 600 juta," jelas Yudhiawan.

tvonenews

Tak hanya itu, polisi juga menemukan surat berharga negara (SBN) dan sertifikat deposit Bank Indonesia (BI) sebagai bagian dari barang bukti. 

Nilai kedua dokumen ini benar-benar luar biasa, mencapai ratusan triliun rupiah.

"Salah satu barang bukti adalah sertifikat of deposit BI senilai Rp 45 triliun, serta surat berharga negara (SBN) dengan nilai fantastis Rp 700 triliun," tambah Yudhiawan.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena skala operasinya yang tak biasa. 

Investigasi lebih lanjut masih terus berjalan untuk membongkar jaringan di balik sindikat besar ini.

Sebelumnya diberitakan, UIN Alauddin Makassar diduga jadi sarang pencetak uang palsu, karena baru-baru ini Polda Sulses bongkar kasus cetak uang palsu di universitas itu. 

Menyikapi hal itu, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat kepolisian yang berhasil membongkar jaringan pembuatan dan peredaran uang palsu (upal) di lingkungan kampus. 

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas dengan memecat oknum yang terbukti terlibat.

“Saya hadir di sini sebagai Rektor UIN Alauddin Makassar untuk menunjukkan komitmen kami mendukung kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini,” ujar Hamdan saat menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Gowa, Kamis (19/12/2024).

Acara ini turut dihadiri Kapolda Sulsel, Kapolres Gowa, Pimpinan Bank Indonesia, dan Bupati Gowa.

Dengan nada emosional, Prof. Hamdan mengungkapkan rasa kecewa dan kemarahannya atas keterlibatan salah satu dosen sekaligus pejabat kampus dalam sindikat tersebut. 

Ia bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai penghianatan terhadap reputasi yang telah susah payah dibangun bersama.

“Sebagai pimpinan tertinggi, saya marah, malu, dan merasa dihancurkan. Reputasi kampus yang kami bangun bertahun-tahun, hancur dalam sekejap oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ujarnya penuh penyesalan.

- Pemecatan Oknum Kampus

Prof. Hamdan mengumumkan langkah tegas berupa pemecatan tidak hormat terhadap dua oknum yang terlibat, yakni Kepala UPT Perpustakaan UIN Alauddin berinisial AI dan seorang pegawai honorer MN. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya diketahui menggunakan salah satu ruangan perpustakaan kampus untuk memproduksi uang palsu sejak November 2024.

“Kami langsung memutus hubungan kerja dengan kedua pelaku begitu keterlibatan mereka terbukti,” tegasnya. (aag)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai Hingga Kantor Blueray Buntut Kasus Importasi, Sita Dokumen Ini

KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai Hingga Kantor Blueray Buntut Kasus Importasi, Sita Dokumen Ini

Hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi terkait pengembangan kasus suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Dihujat Warganet Buntut Jadi Istri Kedua Pesulap Merah Baru Terkuak, Ratu Rizky Nabila: Itu Hukuman Saya

Dihujat Warganet Buntut Jadi Istri Kedua Pesulap Merah Baru Terkuak, Ratu Rizky Nabila: Itu Hukuman Saya

Penyanyi Ratu Rizky Nabila bereaksi usai terungkapnya status sebagai istri kedua Pesulap Merah, Marcel Radhival heboh. Ia pun minta maaf menutupi kebenarannya.
Tak Lagi Ditutup-tutupi, Sarwendah dan Giorgio Antonio Ungkap Hubungan Keduanya

Tak Lagi Ditutup-tutupi, Sarwendah dan Giorgio Antonio Ungkap Hubungan Keduanya

Kedekatan Sarwendah Tan dan pengusaha muda Giorgio Antonio akhirnya terungkap. Dari rekan kerja hingga resmi berpacaran. Simak informasi selengkapnya di sini!
ASN Wajib Tahu! Ini 5 Disiplin Learning Organization yang Ditekankan BSKDN untuk Genjot Peningkatan Kinerja

ASN Wajib Tahu! Ini 5 Disiplin Learning Organization yang Ditekankan BSKDN untuk Genjot Peningkatan Kinerja

Konsep disiplin learning organization dinilai tetap relevan mengingat masih banyak instansi dan ASN yang belum sepenuhnya memahami dan menerapkan prinsip organisasi pembelajar.
Prabowo Tegaskan RI–Australia Mitra Strategis Sejak Awal Kemerdekaan

Prabowo Tegaskan RI–Australia Mitra Strategis Sejak Awal Kemerdekaan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan eratnya hubungan Indonesia dan Australia saat menyampaikan ucapan Selamat Hari Australia dalam Joint Press Statement bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).
Berita Foto: KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Sengketa Lahan di PN Depok

Berita Foto: KPK Tetapkan Lima Tersangka Kasus Suap Sengketa Lahan di PN Depok

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan sengketa lahan antara PT Karabha Digdaya (KRB) dan warga di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat pada jumat malam. Sabtu (7/2/2026).

Trending

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

10 Tahun di Persib, Febri Hariyadi Kini Harus Menepi ke Solo?

Nama Febri Hariyadi muncul dalam rumor transfer mengejutkan yang melibatkan Persib Bandung dan Persis Solo. Isu tersebut mencuat setelah operator kompetisi ...
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Iran, Final Piala Asia Futsal 2026

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi tantangan terbesar mereka saat berjumpa Iran pada partai final Piala Asia Futsal 2026. Laga penentuan juara ini akan di-
Siapa Sih Ratu Rizky Nabila? Dulu Jadi Kekasih Eks Pemain Persija, Kini sebagai Istri Kedua Pesulap Merah

Siapa Sih Ratu Rizky Nabila? Dulu Jadi Kekasih Eks Pemain Persija, Kini sebagai Istri Kedua Pesulap Merah

Profil Ratu Rizky Nabila, aktris yang pernah menjadi istri eks bek Persija Jakarta, Alfath Fathier. Kini berstatus istri kedua Pesulap Merah, Marcel Radhival.
Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Lantas, setelah berhasil 'membantai' Al Ittihad dengan dua gol tanpa balas, ada di posisi ke berapa Al Nassr dalam klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Prabowo Teken Traktat Keamanan Bersama, RI–Australia Perkuat Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Prabowo Teken Traktat Keamanan Bersama, RI–Australia Perkuat Pilar Stabilitas Indo-Pasifik

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menegaskan babak baru hubungan strategis kedua negara melalui penandatanganan traktat keamanan bersama.
Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Bolehkah pakai Lahan Pemerintah untuk Bercocok Tanam? Begini Penjelasan Buya Yahya dari Perspektif Islam

Masih bingung, sebenarnya boleh atau tidak ya pakai lahan pemerintah untuk bercocok tanam dari perspektif Islam?.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT