News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alami Penyakit Aneh Kaki dan Tangan Menghitam, TKW Asal Jember Dipulangkan Majikannya di Singapura

Lantaran mengalami sakit nikrosis atau kematian jaringan sel, Septia Kurnia Rini (38) seorang TKW non prosedural terpaksa harus dipulangkan oleh pihak employer.
Sabtu, 21 Desember 2024 - 14:21 WIB
Septia Kurnia Rini (38) seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) non prosedural terpaksa harus dipulangkan
Sumber :
  • Sinto/tvOne

Jember, tvOnenews.com - Lantaran mengalami sakit nikrosis atau kematian jaringan sel, Septia Kurnia Rini (38) seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) non prosedural terpaksa harus dipulangkan oleh pihak employer (pemberian pekerjaan). 

TKW asal Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates Jember dipulangkan setelah tidak mampu bekerja sebagai helper di Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemui di rumahnya, Septia mengaku bekerja di Singapura sejak 2021 dan dalam setahun belakangan mengalami sakit bisul selama 4 hari. 

"Saya kerja di domestik, dan di tahun akhir ini mengalami sakit dan lalu dibawa ke Hospital (rumah sakit) di Singapura untuk dilakukan operasi," akunya. 

Septia Kurnia Rini (38) seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) non prosedural terpaksa harus dipulangkan
Septia Kurnia Rini (38) seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) non prosedural terpaksa harus dipulangkan
Sumber :
  • Sinto/tvOne

 

Setelah dioperasi ia mengaku koma dan tidak sadar selama 9 hari di rumah sakit Singapura. Begitu ia sadar, dia melihat tangan dan kakinya sudah terikat di ranjang tempat tidur rumah sakit. 

"Posisi tangan dan kaki saya diikat. Saat saya bangun, tangan dan kaki dibungkus dan diikat, serta tidak bisa gerak. Di rumah sakit Singapura 13 hari, kayak orang lumpuh, kaki dan tangan tidak bisa gerak," kisahnya. 

Lalu, karena dimungkinkan sakitnya parah pihak employer memulangkannya ke rumah sakit di Batam Kepulauan Riau. 

"Seminggu saya di rumah sakit Batam, dan pulang ke Jember dijembatani KBRI. Mungkin pihak employer tidak ingin biaya mahal, sehingga tidak dipulangkan ke Jember," ungkapnya. 

Dimana saat itu, kondisi pergelangan tangan dan kaki berwarna hitam dan tidak bergerak, seperti kayu bakar. 

"Tidak ada konfirmasi (keterangan) dari pihak rumah sakit singapura. Cuma bilang operasi," ucapnya. 

Begitu sampai di Jember, Septia lalu opname di Rumah Sakit Bina Sehat Jember milik mantan Bupati Jember dr. Faida. 

Usai mengunjungi Septia, Faida menyampaikan jika TKW tersebut mengalami nekrotik atau nekrosis atau kematian jaringan sel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada masalah terkait waktu penanganan di Singapura, ada masalah infeksi yang belum tertuntaskan dan sampai berefek ke jari-jari tangan dan kaki," sebut Faida. 

"Mengalami nekrotik, kematian sel-selnya. Namun kita lihat kondisinya hari ini dari awal datang, dari pergelangan tangan dan kaki. Sekarang sudah maju ke jari-jari," sambungnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral