GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Perundungan Dokter Aulia Risma, DPR RI Beri Komentar Menohok

Polda Jawa Tengah menetapkan tiga orang tersangka terkait dugaan kasus perundungan dan pemerasan yang menjadi pemicu aksi bunuh diri dokter Aulia Risma Lestari.
Kamis, 26 Desember 2024 - 15:47 WIB
Alm. dr Aulia Risma, Dokter (PPDS) Fakultas Kedokteran Prodi Anestesi di Universitas Diponegoro (Undip).
Sumber :
  • Tim tvOne - Didiet Cordiaz

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Jawa Tengah menetapkan tiga orang tersangka terkait dugaan kasus perundungan dan pemerasan yang menjadi pemicu aksi bunuh diri dokter Aulia Risma Lestari.

Tiga orang tersangka masing-masing berinisial TEN, SM, dan ZYA diduga melakukan aksi perundungan hingga pemerasan pada PPDS program studi Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, didapati para tersangka memiliki peran berbeda mulai dari pengumpulan uang iuran, penipuan, hingga aksi kekerasan verbal terhadap korban dan juniornya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani merespons penetapan tiga tersangka kasus bunuh diri Aulia Risma Lestari.

Lalu meminta setiap kampus dapat berbenah diri usai peristiwa perundungan yang menyebabkan tewasnya Aulia Risma Lestari.

"Perguruan tinggi yang menyelenggarakan PPDS harus melakukan perbaikan. Jangan ada lagi bullying (perundungan, red), jangan ada lagi pemerasan, dan jangan ada praktik-praktik menyimpang lainnya. Setop," kata Lalu dilansir dari Antara, Jakarta, Kamis (26/12/2024).

Dia mengatakan kasus perundungan terhadap Aulia harus menjadi pelajaran bagi PPDS di perguruan tinggi lainnya.

Sebab, kasus tersebut betul-betul mencoreng nama baik kampus, terutama pada pendidikan kedokteran.

Menurutnya kampus yang menyelenggarakan PPDS harus berbenah dan membersihkan proses pendidikan dari berbagai praktik yang menyimpang.

Selain itu, menurut dia, kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pelaksanaan PPDS harus menjadi pelajaran karena mengungkapkan kebobrokan program pendidikan tersebut.

Misalnya, kata dia, terkait biaya tambahan mulai Rp1 juta hingga Rp25 juta yang harus dikeluarkan selama PPDS.

Dia menilai biaya itu tidak resmi dan tidak bisa dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kampus yang memiliki PPDS harus berbenah. Jangan ada lagi dr Aulia, dr Aulia lain yang menjadi korban," katanya. (ant/raa)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pep Guardiola Tinggalkan Man City, Erling Haaland Ungkap Kalimat yang Bikin Merinding

Pep Guardiola Tinggalkan Man City, Erling Haaland Ungkap Kalimat yang Bikin Merinding

Erling Haaland memberi tribut emosional untuk Pep Guardiola yang resmi meninggalkan Man City, menyebut sang pelatih membuat kehebatan terasa normal di Etihad.
Direktorat Jenderal Pajak Blokir Rekening 84 Penunggak Pajak, Nilai Tunggakan Tembus Rp330,6 Miliar

Direktorat Jenderal Pajak Blokir Rekening 84 Penunggak Pajak, Nilai Tunggakan Tembus Rp330,6 Miliar

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memblokir rekening 84 penunggak pajak dengan total tunggakan mencapai Rp330,6 miliar.
Dari Respons Darurat ke Pemulihan Total, Ini Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

Dari Respons Darurat ke Pemulihan Total, Ini Tahapan Penanganan Pascabencana Sumatera

Penanganan pascabencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai memasuki fase baru. Setelah melalui tahap tanggap darurat dan masa transisi, kini wilayah terdampak bersiap menuju pemulihan permanen melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) yang akan dijalankan secara bertahap hingga 2028.
FIFA Kena Masalah Baru Jelang Piala Dunia 2026, Harga Tiket Mahal Berujung Penyelidikan

FIFA Kena Masalah Baru Jelang Piala Dunia 2026, Harga Tiket Mahal Berujung Penyelidikan

FIFA diselidiki New York dan New Jersey soal harga tiket Piala Dunia 2026 yang melonjak, setelah fans mengeluhkan sistem dinamis dan biaya resale yang mahal.
Rupang Buddha Transparan di Surabaya Pecahkan Rekor MURI pada Vesak Festival 2026

Rupang Buddha Transparan di Surabaya Pecahkan Rekor MURI pada Vesak Festival 2026

Vesak Festival 2026 kembali menghadirkan daya tarik unik melalui “Rupang Buddha Transparan” raksasa yang menjadi ikon utama perayaan Waisak tahun ini.
MAN Surabaya Libatkan Siswa dalam Penyembelihan Hewan Kurban, Sapi Sempat Mengamuk

MAN Surabaya Libatkan Siswa dalam Penyembelihan Hewan Kurban, Sapi Sempat Mengamuk

Meski sempat meronta dan mengamuk, sapi kurban di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya berhasil dikendalikan oleh tukang jagal yang dibantu guru dan para siswa.

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Ingin Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Selengkapnya

Viral