News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR RI Ungkap Banyak Petugas Haji Indonesia Merokok Sembarangan saat Bertugas

Ketua Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR Abdul Wachid meminta pemerintah Indonesia menyeleksi petugas haji 2025 agar tidak ada yang merokok sembarangan.
Jumat, 3 Januari 2025 - 18:34 WIB
Ilustrasi petugas haji 2025
Sumber :
  • Media Center Haji 2024

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR Abdul Wachid meminta pemerintah Indonesia menyeleksi petugas haji 2025 agar tidak ada yang merokok sembarangan.

Hal ini disampaikan dalam rapat Komisi VIII DPR bersama Kementerian Agama membahas persiapan haji 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abdul mengaku mendapat laporan dari seorang dokter di rumah sakit pemerintah, yang pada penyelenggaraan ibadah haji 2024 menjadi petugas kesehatan haji di Arab Saudi.

“Pak Dirjen (Hilman Latief), saya itu ketemu salah satu dokter rumah sakit besar di sini kemarin, enggak saya sebut rumah sakitnya, rumah sakit pemerintah dapat tugas tim kesehatan haji. Itu banyak petugas haji kita merokok. Merokoknya di tempat-tempat, tidak taat aturan, bahkan dokternya ini ngomong ke saya,” kata Abdul di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2025).

Politisi Partai Gerindra ini menceritakan, dokter tersebut sudah menegur petugas haji yang dimaksud agar tidak merokok di sembarang tempat. Namun, petugas haji itu mengabaikan tegurannya dan melanjutkan merokok.

“Saat saya datang periksa di rumah sakit itu, (dokternya) ngomong begini Pak, ada petugas diingatkan, Pak/Mas, jangan merokok di sini, merokok di tempat yang lain, ini mengganggu jemaah,” ungkap Abdul.

“Bilang begini petugasnya, bos saya aja tidak melarang, bos saya aja merokok, nanti kalau batuk ada obatnya dok. Dokter ngelus dada. Ini petugas haji, pakaiannya pakaian biru, diingatkan seperti itu,” sambung dia.

Oleh karena itu, Abdul meminta kepada pemerintah agar menyeleksi petugas haji 2025 secara ketat. Agar tidak ada petugas haji yang merokok di sembarang tempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Makanya nanti salah satu seleksi petugas haji salah satu seleksinya jangan merokok di tempat sembarangan,” tegasnya.

“Kalau (orang) merokok tidak boleh merokok enggak bisa, Pak. Saya ini enggak merokok, dulu merokok, karena kalau orang sudah kecanduan merokok atau enggak merokok itu bingung, pusing, pasti cari tempat biar tetap merokok,” lanjut Abdul. (saa/raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.
Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Gelombang kritik tengah menghantam Ajax. Publik Belanda geram dengan Jordi Cruyff dan manajemen yang 'asal-asalan' pilih pemain usai datangkan Maarten Paes.
BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

Menlu RI, Sugiono menegaskan hingga kini BoP belum mengambil tindakan institusional maupun menjatuhkan sanksi resmi terhadap Israel, meski serangan ke Jalur Gaza terus berlanjut setelah pembentukan dewan tersebut.
Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka usai melakukan penggeledahan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Sejumlah pelaku industri menilai, banyak bisnis yang berfokus pada ekspansi penjualan dan pembukaan cabang, namun belum sepenuhnya menyiapkan fondasi sistem kerja yang memadai

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT