News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berawal Jadi Teman Curhat, Guru Agama di Grobogan Diduga Ajak Mesum Siswa SMP sampai Sewakan Kamar Kos? Polisi Buka Suara

Viral di media sosial kabar soal seorang guru agama mengajak salah satu siswa SMP mesum sampai sewakan kamar kos di Grobogan, Jawa Tengah. Begini kata polisi.
Kamis, 9 Januari 2025 - 07:37 WIB
Ilustrasi bersetubuh
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial kabar soal seorang guru agama mengajak salah satu siswa SMP mesum sampai sewakan kamar kos di Grobogan, Jawa Tengah.

Adapun guru agama di Grobogan itu berinisal ST (35) serta siswa SMP yang jadi korban pencabulan merupakan siswa kelas 9.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang beredar, guru agama dan siswa SMP itu sempat digerebek warga sebanyak dua kali.

Saat pertama kali digerebek, guru agama itu berjanji tidak akan mengulangi lagi aksi mesumnya bersama siswa SMP itu.

Meski demikian, guru agama tersebut kembali berbuat mesum dengan sang siswa sampai digerebek warga.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, keduanya menjadi dekat lantaran siswanya sering curhat masalah keluarga.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Grobogan, Ipda Yusuf Al Hakim menuturkan korban bercerita tentang masalah dengan sang kakek.

"Korban tinggal di rumah bersama kakeknya," jelas Yusuf, Rabu (8/1/2025).

Selama tinggal bersama sang kakek, korban sering dimarahi kakeknya. Akhirnya, keluh kesah itu diungkapkan kepada gurunya.

"Dia curhat ke gurunya terus si anak ibaratnya namanya murid, curhat sama gurunya, gurunya memfasilitasi," lanjut Yusuf.

Setelah itu, sang guru meminta agar siswanya itu tinggal di rumahnya agar lebih tenang.

Tak hanya itu, guru agama itu pun mencarikan kos untuk siswa tersebut dan bersedia membayarnya.

Korban kemudian tinggal di rumah ST. Namun, hal ini tidak diketahui oleh orang tua dari ST.

Saat itu, ST meninggalkan siswa SMP itu sendiri di rumahnya karena akan menjenguk anaknya yang ada di pondok pesantren.

Ayah ST yang tinggal tak jauh dari rumahnya kaget karena tiba-tiba mendengar suara batuk dari dalam rumah, sementara mengetahui ST sedang pergi.

Ayah ST kemudian memeriksa rumah anaknya karena mengira ada maling. Ternyata ada muridnya di sana sedang bersembunyi.

"Dicek dikira maling. Didobrak, ngumpet di bawah kursi, rambutnya ditarik," ujar Yusuf menjelaskan.

Adapun soal dugaan pencabulan oleh guru agama itu masih didalami polisi.

Sementara ini, laporan yang masuk ke Polres Grobogan adalah tindak penganiayaan. Pihak yang dilaporkan adalah orang tua dari guru tersebut.

Terkait dengan penggerebekan saat keduanya sedang bersetubuh, Yusuf mengatakan sampai saat ini ia tidak mendapatkan keterangan soal hal tersebut.

"Dari keterangan, enggak ada penggerebekan," tegas dia. 

Meski demikian, pihaknya membuka kemungkinan soal dugaan pencabulan oleh sang guru agama.

Kasus ini masih terus didalami oleh Polres Grobogan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menbud Fadli Zon Dorong Pencak Silat Mendunia melalui Festival Budaya Internasional di Belanda

Menbud Fadli Zon Dorong Pencak Silat Mendunia melalui Festival Budaya Internasional di Belanda

Menbud Fadli Zon dorong Pencak Silat mendunia lewat festival budaya internasional di Belanda, sekaligus memperkuat dukungan agar masuk Olimpiade.
Tiga Siswa SMK Pembawa Sajam yang Sebabkan Dua Pelajar SMP Tewas di Alam Sutera Diringkus Polisi

Tiga Siswa SMK Pembawa Sajam yang Sebabkan Dua Pelajar SMP Tewas di Alam Sutera Diringkus Polisi

Polisi menerangkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB saat rombongan SMP 34 Kota Tangerang selesai menonton pertandingan futsal
Bawa Persija ke Puncak Klasemen, Shin Tae-yong Bongkar Perbedaan Melatih Timnas Indonesia dan Macan Kemayoran

Bawa Persija ke Puncak Klasemen, Shin Tae-yong Bongkar Perbedaan Melatih Timnas Indonesia dan Macan Kemayoran

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengungkapkan perbedaan yang dirasakannya saat menangani Macan Kemayoran dibandingkan ketika masih tukangi timnas Indonesia.
Polres Pamekasan Panggil Sejumlah Pihak Terkait Perusakan Minimarket di Palengaan

Polres Pamekasan Panggil Sejumlah Pihak Terkait Perusakan Minimarket di Palengaan

Polres Pamekasan memanggil sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam perusakan minimarket di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Pria Terbungkus Sleeping Bag Hitam di Jakbar

Polisi Ungkap Penyebab Tewasnya Pria Terbungkus Sleeping Bag Hitam di Jakbar

Seorang pria menggegerkan warga usai ditemukan tewas terbungkus selimut berwarna hitam di sebuah indekos, yang terletak di Jalan Salam IV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Terpopuler: Sosok Devand Febryan Pelaku Bullying di Tel-U, Sanksi Tegas Universitas Telkom, hingga Instagram Telkom University Diserbu Netizen

Terpopuler: Sosok Devand Febryan Pelaku Bullying di Tel-U, Sanksi Tegas Universitas Telkom, hingga Instagram Telkom University Diserbu Netizen

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar identitas pelaku bullying di Universitas Telkom hingga gelombang protes di Instagram resmi Tel-U.

Trending

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Cara Nonton KOVO Cup 2026, Nonton Aksi Megawati Hangestri Cs Legal Tanpa Perlu VPN

Berikut cara nonton live streaming KOVO Cup 2026, Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya di turnamen pramusim sebelum Hyundai Hillstate dan keenam klub lainnya tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedua pelaku kini kena sanksi
Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Polri Mutasi Pati dan Pamen Besar-besaran, 199 Personel dalam Jabatan Strategis Berganti

Tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026, yang ditandatangani oleh AS SDM Kapolri, Irjen Pol Deni Dharma Pala.
Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Dendam Jadi Motif Pelaku ke Teman Satu Asrama di Universitas Telkom?

Wakil Rektor Bidang Admisi, Kemahasiswaan dan Endowment Universitas Telkom Ratri Wahyuningtyas menjelaskan motif pelaku melakukan bullying ke teman asramanya.
Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Lihat Megawati Hangestri Bernafsu Ambil Trofi yang Dipajang, Kim Da-in Tertawa Lepas

Kapten Hyundai Hillstate Kim Da-in tak kuasa menahan tawa setelah melihat partnernya musim depan Megawati Hangestri bernafsu ambil trofi KOVO Cup dan V-League.
Kabar Baik untuk John Herdman, Timnas Indonesia Diproyeksikan Langsung Lolos ke Putaran Kedua Kualifikasi PIala Dunia 2030

Kabar Baik untuk John Herdman, Timnas Indonesia Diproyeksikan Langsung Lolos ke Putaran Kedua Kualifikasi PIala Dunia 2030

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya mendapatkan kabar baik jelang Kualifikasi Piala Dunia 2030. Sebab, skuad Garuda diharapkan langsung tampil di putaran kedua.
Selengkapnya

Viral