News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tampang Oknum Guru di Medan yang Hukum Muridnya Duduk di Lantai Lantaran Nunggak SPP Disebar Netizen

Tampang oknum guru yang menghukum muridnya duduk di lantai saat belajar lantaran menunggak SPP tiga bulan disebar netizen di media sosial usai dikuliti netizen.
Minggu, 12 Januari 2025 - 16:59 WIB
Haryati oknum guru di Yayasan Abdi Sukma Kota Medan yang hukum muridnya duduk di lantai lantaran nunggak SPP.
Sumber :
  • Akun X @TukangBedah00

Jakarta, tvOnenews.com - Tampang oknum guru yang menghukum muridnya duduk di lantai saat belajar lantaran menunggak SPP tiga bulan disebar netizen di media sosial.

Jejak digital oknum guru di Yayasan Abdi Sukma Kota Medan bernama Haryati dikuliti netizen, usai menghukum muridnya bernama Mahesya Iskandar (10) siswa kelas IV SD duduk di lantai kelas lantaran menunggak SPP selama tiga bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video detik-detik Haryati menghukum Mehesya Iskandar tersebut kemudian viral di media sosial, usai diunggah oleh ibu kandungnya. 

Video tersebut kemudian menuai kontroversi hingga kritikan berbagai pihak.

Tangkapan layar siswa SD swasta di Medan disuruh belajar di lantai karena tunggak uang SPP
Tangkapan layar siswa SD swasta di Medan disuruh belajar di lantai karena tunggak uang SPP
Sumber :
  • Istimewa

 

Yang lebih parah aksi guru tersebut memancing emosi netizen hingga sosok oknum guru tersebut dikuliti netizen.

Seperti diunggah oleh akun X @TukangBedah00 pada Sabtu (11/1/2025) lalu. Akun tersebut mengunggah foto keluarga sang guru yang menghukum muridnya duduk di lantai kelas.

"Sosok Bu Haryati, Guru SD Swasta Abdi Sukma di Kota Medan yang nyuruh murid duduk di lantai gara-gara nunggak SPP cuma Rp180 ribu. Bayar sekolah urusan orang tua, kok Anak kecil dipermalukan di antara temennya," tulis akun tersebut dikutip Minggu (12/1/2025).

"Selalu terjadi di dunia Pendidikan Ketika orang tua ekonominya tidak stabil sehingga berdampak ke sekolah Anak," tambahnya.

"Wali murid belum ada duit bukan berarti tidak bayar SPP, cuma nunggak aja. Be smart kalo jadi guru, anda itu digugu dan ditiru," katanya.

"3 hari disuruh duduk di lantai, gak manusiawi asli ini. Kok cuma diskorsing? gak dipecat kah?" tulis lagi akun @TukangBedah00.

Haryati oknum guru di Yayasan Abdi Sukma Kota Medan yang hukum muridnya duduk di lantai lantaran nunggak SPP.
Haryati oknum guru di Yayasan Abdi Sukma Kota Medan yang hukum muridnya duduk di lantai lantaran nunggak SPP.
Sumber :
  • Akun X @TukangBedah00

 

"Kurang ajar anaknya ini, gua spill lu aswww habis ini," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keluarga biadab, anak manusia diperlakukan kek binatang. Wali murid belum bisa bayar SPP bukan perbuatan tercela atau dosa," pungkas akun tersebut.

Unggahan tersebut dilengkapi dengan foto-foto dan video oknum sang guru dan keluarganya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral