News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurikulum Pendidikan Polri Diminta Harus Evaluasi, Ini Penyebabnya

Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Hibnu Nugroho, tegaskan perlu ada evaluasi pada kurikulum pendidikan calon anggota Polri.
Senin, 13 Januari 2025 - 16:24 WIB
Ilustrasi Polisi
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah, Hibnu Nugroho, menegaskan perlu ada evaluasi terhadap kurikulum pendidikan calon anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan kewenangan usai lulus dan melaksanakan tugas-tugas kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu penting, mengevaluasi kembali kurikulum pendidikan polisi, baik itu bintara, apalagi perwira, baik di Sekolah Polisi Negara maupun Akademi Kepolisian," kata Hibnu di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (13/1/2025).

Dia menilai, evaluasi kurikulum pendidikan tersebut dikaitkan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Polri serta institusi Polri yang bertugas sebagai pengayom, pelindung, dan penegak hukum.

tvonenews

Selain itu, perlu ada implementasi yang tegas di dalam menjalankan kewenangannya tersebut.

Dia menambahkan, kemampuan psikologis calon polisi juga harus diperkuat selama menjalani pendidikan agar lebih mampu mengendalikan diri saat menjalankan tugas-tugas kepolisian terutama ketika membawa senjata.

"Sementara bagi yang sudah bertugas sebagai polisi, khususnya yang memegang senjata, saya kira pimpinan Polri harus mengasesmen kembali. Mengasesmen bahwa orang itu masih pas emosionalnya atau tidak, masih layak memegang senjata atau tidak, jangan semuanya bawa senjata karena polisi itu sebagai pengayom, pelindung, dan penegak hukum," jelasnya.

Terkait dengan pengayom dan pelindung, dua hal tersebut harus ada evaluasi kembali mengenai bagaimana tindakan-tindakan yang dilakukan polisi itu memberikan rasa aman dan nyaman tapi tanpa menggunakan senjata.

"Di sini kan artinya peningkatan performa Polri, perlu ditingkatkan peningkatan performa, sehingga orang, penjahat, orang yang melakukan kejahatan itu akan segan, tidak mau melakukan," ungkap dia.

Oleh karenanya, evaluasi terhadap pembinaan Polri dalam rangka sebagai pengayom dan pelindung untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat juga perlu dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, anggota Polri yang memegang senjata harus dilakukan asesmen kembali untuk memastikan apakah masih layak memegang senjata atau tidak layak memegang senjata, karena tidak semua yang dihadapi merupakan penjahat kelas kakap.

"Itu perlu menjadi perhatian tersendiri bagi Polri. Selain itu, perlu adanya spesifik tugas yang diemban polisi, mana sebagai pengayom, mana sebagai pelindung, dan mana sebagai penegak hukum, jadi jangan tiga-tiganya menjadi satu tugas, berat nantinya polisi itu," bebernya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

6 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Impor Barang, Ingatkan Pesan UAH soal Julukan Tepat Pelaku Korupsi

6 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Impor Barang, Ingatkan Pesan UAH soal Julukan Tepat Pelaku Korupsi

Julukan koruptor kurang tepat, tapi ini kata Ustaz Adi Hidayat agar ada efek jeranya
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora

Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora

Pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyatakan masih membuka peluang untuk menambah pemain diaspora baru setelah menjalani dua laga uji coba melawan China U-17 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.
H-10 Ramadhan 2026: Tradisi Ruwahan atau Munggahan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam? Begini Kata Buya Yahya

H-10 Ramadhan 2026: Tradisi Ruwahan atau Munggahan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam? Begini Kata Buya Yahya

H-10 Ramadhan 2026: Tradisi ruwahan atau munggahan, memangnya diperbolehkan dalam Islam? Begini penjelasan Buya Yahya.
Seusai Dihajar China, Nova Arianto Bicara Jujur soal Kualitas Timnas Indonesua U-17

Seusai Dihajar China, Nova Arianto Bicara Jujur soal Kualitas Timnas Indonesua U-17

Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto menyebut penampilan timnya masih jauh dari harapan saat menelan kekalahan telak 0-7 dari China pada laga uji coba di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (8/2/2026).
102 Pohon di Makassar Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

102 Pohon di Makassar Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

102 pohon tumbang sejak Januari 2026 akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulawesi Selatan. Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman di Makassar, Minggu, mengatakan sejak 1 hingga akhir Januari 2026 telah mencapai 102 pohon yang tumbang.
Longsor di Jalur Rinjani Lombok Timur, Dua Alat Berat Dikerahkan

Longsor di Jalur Rinjani Lombok Timur, Dua Alat Berat Dikerahkan

Material tanah longsor yang menutupi jalan wisata Pusuk Sembalun di bawah Kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, dibersihkan oleh dua unit alat berat yang dikerahkan.

Trending

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Detik-Detik Wali Kota Bekasi Nyaris Diserang Pria Bawa Golok, Warga Teriak Histeris: Awas Pak Wali

Detik-Detik Wali Kota Bekasi Nyaris Diserang Pria Bawa Golok, Warga Teriak Histeris: Awas Pak Wali

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mendapatkan ancaman serius dari pria yang bawa golok, saat menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Teluk Pucung, Bekasi Utara. 
Jelang Ramadan 1447 H, Hotel dan Restoran di Sleman Mulai Luncurkan Program Buka Puasa

Jelang Ramadan 1447 H, Hotel dan Restoran di Sleman Mulai Luncurkan Program Buka Puasa

Kurang dari dua minggu jelang bulan suci Ramadan, sejumlah hotel dan restoran di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai mempromosikan paket khusus buka puasa.
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora

Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora

Pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyatakan masih membuka peluang untuk menambah pemain diaspora baru setelah menjalani dua laga uji coba melawan China U-17 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT