News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Haris Rusly Moti: Prabowocare, Bukti Komitmen Kerakyatan di 100 Hari Awal Pemerintahan

Pemerintahan Prabowo-Gibran memang tidak secara resmi menetapkan program kerja 100 hari. Namun, bagi publik, periode ini sering dijadikan tolok ukur
Selasa, 21 Januari 2025 - 08:02 WIB
Serukan “Indonesia Incorporated” di Munas Kadin, Ternyata Ini Harapan Presiden Prabowo Subianto untuk Dunia Usaha
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintahan Prabowo-Gibran memang tidak secara resmi menetapkan program kerja 100 hari

Namun, bagi publik, periode ini sering dijadikan tolok ukur awal untuk melihat keseriusan sebuah pemerintahan dalam mewujudkan janji-janji kampanyenya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah awal pemerintahan ibarat memberikan "uang muka tanda jadi." Seperti dalam akad nikah yang diiringi mahar, komitmen tak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dibuktikan dengan aksi nyata.

Pandangan ini dipaparkan oleh Haris Rusly Moti, aktivis gerakan mahasiswa 1998 kepada awak media pada Selasa (21/1/2025).

tvonenews

Kata dia, dalam 100 hari pertama, Prabowo-Gibran telah menunjukkan komitmen kerakyatan melalui berbagai kebijakan populis. 

"Terobosan-terobosan ini menjadi tanda keseriusan mereka, bahkan di tengah tantangan ekonomi global yang berat," bebernya.

Lanjutnya menjelaskan, bahwa istilah "Prabowocare" saya gunakan untuk menggambarkan serangkaian kebijakan berpihak pada rakyat, mirip dengan semangat "Obamacare" di era Presiden Barack Obama. 

"Kebijakan-kebijakan ini langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya. 

Menurutnya, ada tujuh kebijakan utama yang mencerminkan semangat Prabowocare, sebagai berikut:

1. Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP)

Pemerintah menetapkan kenaikan UMP 2025 sebesar 6,5%, sebuah langkah yang disambut positif oleh para pekerja.

2. Penyesuaian PPN Barang Mewah

Presiden Prabowo mengambil risiko besar dengan menerapkan kenaikan PPN 12% secara selektif hanya untuk barang mewah. Keputusan ini menekan potensi penerimaan pajak dari Rp75 triliun menjadi Rp3 triliun, demi melindungi daya beli masyarakat.

3. Penurunan Biaya Haji

Rerata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 turun menjadi Rp55,4 juta, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

4. Harga Gabah Naik, Petani Untung

Harga jual gabah dinaikkan dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram, memastikan stabilitas harga beras sekaligus melindungi petani dari kerugian.

5. Pembatasan Impor Strategis

Pemerintah membatasi impor jagung, gula, garam, dan beras sebagai upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan melindungi harga komoditas lokal.

6. Stimulus Ekonomi Rp38,6 Triliun

Stimulus ini mencakup bantuan beras, diskon listrik, insentif pajak, dan pembebasan PPh untuk UMKM, guna meningkatkan daya beli masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

7. Program Makan Bergizi Gratis untuk Pelajar

Program ini bertujuan membangun generasi emas 2045. Meski belum merata, manfaatnya sudah dirasakan di banyak daerah.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa
Askrindo Gelar Kampanye Budaya BCMS, Siap Hadapi Risiko Force Majeure

Askrindo Gelar Kampanye Budaya BCMS, Siap Hadapi Risiko Force Majeure

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menggelar Kampanye Budaya Business Continuity Management System (BCMS) yang digelar di Graha Askrindo, Jakarta, Selasa (4/2/2026). 
PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

Pesatnya perkembangan alat kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit (RS) di Indonesia untuk meningkatkan akurasi, efisien, dan kenyamanan layanan kepada masyarakat.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT