News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Orang WNI yang Ditembak Aparat Maritim Malaysia Terancam Hukuman Gara-gara Diduga Sempat Serang Petugas

Empat orang WNI yang ditembak oleh aparat maritim Malaysia terancam dua pasal karena dinilai melanggar hukum di negara tersebut. Begini penjelasan lengkapnya.
Senin, 27 Januari 2025 - 09:35 WIB
Lima orang PMI ditembak oleh aparat maritim Malaysia
Sumber :
  • Tangkapan Layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Empat orang WNI yang ditembak oleh aparat maritim Malaysia terancam dua pasal karena melanggar hukum di negara tersebut.

Di dalam keterangan press rilis dari pihak Malaysia, disebutkan bahwa empat orang WNI itu akan dikenakan Pasal Pidana 307 mengenai percobaan membunuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, mereka juga terancam dikenai Pasal 186 yakni berusaha menghalangi petugas saat melakukan tugasnya di perairan.

Diberitakan sebelumnya, kejadian penembakan dilakukan oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) terhadap lima orang Warga Negara Indonesia (WNI) pada Jumat (24/1/2025) lalu.

Penembakan yang dilakukan aparat maritim Malaysia terhadap lima orang WNI itu menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Sementara akibat penembakan itu, empat WNI lainnya mengalami luka-luka dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit di daerah Selangor, Malaysia.

Berdasarkan press rilis yang dikeluarkan oleh pihak Malaysia tersebut, disebutkan bahwa warga negara asing yang ternyata adalah WNI itu diduga melanggar kedaulatan Malaysia.

Saat akan diamankan, mereka mencoba melawan dengan menabrakkan diri ke kapal APMM dan berupaya menyerang petugas.

Saat itu sekitar pukul 03.00 dan kondisi gelap, petugas APMM yang sedang patroli lalu melayangkan tembakan ke arah kapal tersebut.

Ternyata, keesokan paginya terungkap bahwa kapal ilegal tersebut dikendarai oleh lima orang WNI.

Satu orang ditemukan tewas dan satu lainnya dalam kondisi kritis di dalam kapal.

Sementara tiga orang sudah menyelamatkan diri dan datang ke rumah sakit setempat karena mengalami luka tembak.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendesak agar Pemerintah Malaysia mengusut tuntas kasus ini.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha mengatakan pihaknya memahami bahwa petugas APMM sedang menjalankan tugasnya.

Namun, ada dugaan penyalahgunaan kekuatan yang berelebihan sehingga menyebabkan satu orang tewas. 

"Kita meminta agar ada penyelidikan menyeluruh terkait dengan insiden tersebut. Termasuk apakah penggunaan kekuatan sudah sesuai prosedur atau ini penggunaan kekuatan yang berlebihan," kata Judha. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tampil Cepat saat Tes MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez, Fabio Quartararo Mengaku Puas dengan Upgrade yang Dilakukan Yamaha

Tampil Cepat saat Tes MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez, Fabio Quartararo Mengaku Puas dengan Upgrade yang Dilakukan Yamaha

Tes MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Jerez memberi harapan besar bagi Fabio Quartararo bersama TIm Monster Energy Yamaha usai awal musim yang sulit.
Pernah Hampir Direkrut Bojan Hodak, Persib Antisipasi 2 Sosok Pemain Asing Bhayangkara FC

Pernah Hampir Direkrut Bojan Hodak, Persib Antisipasi 2 Sosok Pemain Asing Bhayangkara FC

Kedua pemain asing ini didatangkan Bhayangkara di jendela transfer paruh musim. Henry Doumbia direkrut dari PDRM FC dan Moussa Sidibe dipinjam dari Johor Darul Takzim.
Bursa Transfer Juventus: Eks Penyerang Nakal Manchester United Masuk Radar Bianconeri Lagi, Satu Pemain Jadi Tumbal

Bursa Transfer Juventus: Eks Penyerang Nakal Manchester United Masuk Radar Bianconeri Lagi, Satu Pemain Jadi Tumbal

Mantan penyerang Manchester United, Mason Greenwood, dilaporkan kembali masuk radar Juventus menjelang bursa transfer musim panas. Si Nyonya Tua bisa mengajukan pemain sebagai alat tukar.
Kisah Korban Selamat Kecelakaan Kereta di Bekasi, Kabari Teman Lewat Smartwatch

Kisah Korban Selamat Kecelakaan Kereta di Bekasi, Kabari Teman Lewat Smartwatch

Afna Regita (29) menjadi salah satu korban selamat dalam insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).
KPK Periksa Suami Bupati Pekalongan, Aliran Dana Rp19 Miliar Terungkap di Kasus Pengadaan

KPK Periksa Suami Bupati Pekalongan, Aliran Dana Rp19 Miliar Terungkap di Kasus Pengadaan

KPK periksa suami Fadia Arafiq, Mukhtaruddin, terkait kasus pengadaan Pekalongan. Aliran dana Rp19 miliar diduga dinikmati keluarga.
Lando Norris Sebut Kondisi Mercedes yang Mendominasi di Awal Musim Bisa Bantu McLaren Menjuarai F1 2026

Lando Norris Sebut Kondisi Mercedes yang Mendominasi di Awal Musim Bisa Bantu McLaren Menjuarai F1 2026

Juara bertahan, Lando Norris, berharap persaingan dua driver Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli, membantu peluang McLaren untuk bisa menang di F1 2026.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral