GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebanyak 135 ASN Pemkot Sukabumi Pensiun di 2025

Sebanyak 135 aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi memasuki masa pensiun (purna tugas) di tahun ini atau 2025.
Jumat, 31 Januari 2025 - 07:21 WIB
Sebanyak 135 ASN Pemkot Sukabumi Pensiun di 2025
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 135 aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi memasuki masa pensiun (purna tugas) di tahun ini atau 2025.

"Setiap bulan jumlah ASN yang pensiun di tahun ini rata-rata enam sampai 20 orang," kata Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengutip Antara pada Jumat (31/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kusmana, kebanyakan ASN yang memasuki masa pensiun di tahun ini merupakan tenaga pendidik seperti guru dan kesehatan antara lain dokter, perawat dan bidan.

Terkait banyaknya ASN yang purna tugas di tahun ini tentunya akan menyulitkan Pemkot Sukabumi dalam mencari penggantinya, namun demikian pihaknya menjamin meskipun sumber daya manusia (SDM) berkurang tidak akan mengurangi pelayanan terhadap masyarakat.

Harus diakui, Pemkot Sukabumi kekurangan pegawai baik ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang totalnya sekitar 3.760, seharusnya jumlahnya dua kali lipatnya.

Tentunya ini menjadi tugas berat bagi Pemkot Sukabumi selain untuk mencari pengganti para ASN yang pensiun tersebut, juga sulit merekrut pegawai baru karena terbentur berbagai kebijakan.

"Meskipun jumlah pegawai berkurang kami pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal, baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun pelayanan lainnya," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rata-rata ASN yang pensiun sudah mengabdi di pemerintahan selama 20-40 tahun yang usianya antara 58 hingga 60 tahun. 

Adapun daftar ASN yang pensiun pada 1 Februari. Berikut adalah daftar nama PNS yang memasuki masa pensiun Dadang, Slamet, Ea Julaeha, Ade Ida Fitriani, Nanang Andriadi dan Enung Mariah mereka merupakan tenaga pendidik.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Putri Ahmad Bahar Mengaku Disuruh Lepas Hijab hingga Ditodong Pistol oleh Hercules: Ngapain Ancam-ancam Saya?

Putri Ahmad Bahar Mengaku Disuruh Lepas Hijab hingga Ditodong Pistol oleh Hercules: Ngapain Ancam-ancam Saya?

Perempuan berinisial F, putri dari Ahmad Bahar, mengaku mendapat tindakan-tindakan intimidatif dari Hercules. Salah satunya adalah disuruh melepas hijabnya.
Genjot Kedaulatan Teknologi RI, Telkom Luncurkan AdyaCakra dan Charter Digital Sovereignty

Genjot Kedaulatan Teknologi RI, Telkom Luncurkan AdyaCakra dan Charter Digital Sovereignty

Sebagai bagian dari strategi transformasi TLKM 30, Telkom terus memperkuat perannya sebagai orkestrator ekosistem digital nasional melalui pengembangan infrastruktur digital.
Hadapi Persija Jakarta, Semen Padang Hanya Bawa 18 Pemain di Laga Terakhir Super League 2025/2026 ‎

Hadapi Persija Jakarta, Semen Padang Hanya Bawa 18 Pemain di Laga Terakhir Super League 2025/2026 ‎

Semen Padang dijadwalkan akan melakoni laga terakhir Super League, tepatnya pekan ke-34 Super League musim 2025/2026.
Dedi Mulyadi 'Bongkar' Dugaan Setoran Tambang Tanah Ilegal di Subang: Galian Tanah Beroknum, Bikin Segala Hal Berharga Maksimum

Dedi Mulyadi 'Bongkar' Dugaan Setoran Tambang Tanah Ilegal di Subang: Galian Tanah Beroknum, Bikin Segala Hal Berharga Maksimum

Dalam unggahan Instagram pribadinya pada Jumat (22/5/2026), Dedi Mulyadi memperlihatkan kondisi lokasi galian tanah yang selama ini dikeluhkan masyarakat Kab. Subang
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Asa Menuju Kemandirian Energi jadi Fokus Pertamina

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Asa Menuju Kemandirian Energi jadi Fokus Pertamina

Semangat Harkitnas juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi, inovasi, dan tata kelola yang baik dalam menjaga keberlanjutan energi nasional.
Detik-detik Mengerikan 10 Pendulang Emas Tewas Dibunuh di Papua Pegunungan, Satgas Damai Cartenz Beberkan Kronologinya

Detik-detik Mengerikan 10 Pendulang Emas Tewas Dibunuh di Papua Pegunungan, Satgas Damai Cartenz Beberkan Kronologinya

Beredar kabar detik-detik mengerikan 10 pendulang emas tewas dibunuh di Papua Pegunungan. Kabar ini beredar di media sosial hingga menyedot serta menuai reaksi

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral