News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolres Jaksel Bantah Terima Suap Rp400 Juta: Justru Saya yang Lanjutkan Kasusnya!

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, membantah tuduhan bahwa dirinya menerima uang suap sebesar Rp400 juta
Minggu, 2 Februari 2025 - 16:50 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal, membantah tuduhan bahwa dirinya menerima uang suap sebesar Rp400 juta untuk menghentikan penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan anak di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru. 

Kasus ini menyeret anak bos perusahaan di sektor kesehatan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ade Rahmat mengakui adanya pertemuan terkait kasus tersebut, namun ia menegaskan dirinya menolak tawaran uang tersebut.

"Itu tidak benar. Memang ada pertemuan, mereka meminta kasusnya di-SP3, tapi saya tolak. Kasus ini sudah P21 (dilimpahkan ke jaksa penuntut umum),” ujar Kombes Ade Rahmat saat dikonfirmasi, Sabtu (31/1).

Ia justru menegaskan bahwa dirinya berperan dalam memastikan kasus ini terus berjalan meskipun ada tekanan.

"Mereka menawarkan SP3, katanya ada duit Rp400-500 juta, tapi saya tolak. Justru karena saya menolak, kasus ini tetap lanjut dan mereka marah-marah. Saya yang memastikan kasus ini tidak dihentikan," tegasnya.

Ade Rahmat menjelaskan bahwa pertemuannya dengan pihak tersangka AN dan MBH alias BH terjadi setelah Polres Metro Jaksel menggelar konferensi pers terkait kasus pembunuhan tersebut.

"Pertemuan itu setelah kasusnya dirilis ke publik. Mereka meminta di-SP3 karena kasusnya sudah lanjut ke tahap P21. Saya bilang tidak bisa, sampai kapan pun kasus ini akan terus berlanjut," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan keterangan kepada Propam Polda Metro Jaya terkait dugaan pemerkosaan dan pembunuhan tersebut, yang kemudian juga dikaitkan dengan dugaan pemerasan oleh AKBP Bintoro yang kini ditempatkan di tempat khusus (patsus).

Kasus Pemerkosaan & Pembunuhan Anak di Hotel Jaksel

Kasus yang menggemparkan publik ini bermula dari dugaan pembunuhan dan kekerasan terhadap dua anak di bawah umur di sebuah hotel di Jakarta Selatan. 

Para korban, yang berinisial N dan X, diduga dicekoki narkoba hingga overdosis sebelum diperkosa dan akhirnya meninggal dunia.

Laporan kasus ini teregistrasi di Polres Jaksel dengan nomor LP/B/1181/IV/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel dan LP/B/1179/IV/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel pada April 2024.

Pada awalnya, kasus ini ditangani oleh AKBP Bintoro selaku Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel. 

Namun, kemudian muncul dugaan pemerasan setelah beredar narasi bahwa AKBP Bintoro meminta uang karena mengetahui salah satu tersangka memiliki hubungan dengan bos perusahaan kesehatan ternama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, polisi juga tengah menyelidiki keterlibatan pihak lain dalam dugaan pemerasan tersebut. 

Sementara itu, mantan kuasa hukum tersangka juga dilaporkan atas dugaan penggelapan mobil Lamborghini milik tersangka. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Siapkan Aplikasi Pengaduan Rokok Ilegal, Dedi Mulyadi: Siapa yang Lapor akan Dikasih Hadiah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar menyiapkan aplikasi pengaduan online disertai insentif bagi masyarakat.
Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Residivis, Pernah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan

Taufik Hidayat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Kabupaten Bandung ternyata merupakan residivis. Dia pernah dipenjara.
Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Soal Penataan Kabel Semrawut di Jakarta, Pramono Sudah Tanda Tangani Perda

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan dirinya telah menandatangani Perda terkait penataan kabel di ibu kota.
287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

287 WNA dan 4 WNI Jadi Tersangka Kasus Judi Online Hayam Wuruk, WNA Terbanyak dari Vietnam

Sebanyak 287 WNA dan empat WNI ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi online Hayam Wuruk oleh Bareskrim Polri. 
Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Update Gempa Venezuela: Korban Tewas Capai 589 Orang dan Ribuan Lainnya Terluka

Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan jumlah korban tewas akibat gempa yang mengguncang Venezuela bertambah.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Cape Verde Vs Arab Saudi

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Cape Verde Vs Arab Saudi

Duel Cape Verde kontra Arab Saudi akan menjadi salah satu duel paling menentukan pada matchday terakhir Grup H Piala Dunia 2026.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral