GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi Harap Pemerintah Bisa Fokus Perbaiki Tata Kelola Investasi

Akademisi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) Jakarta, Agung harap pemerintah fokus perbaikan tata kelola investasi dengan sederhanakan perizinan.
Selasa, 4 Februari 2025 - 18:26 WIB
Presiden Prabowo beserta jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih pada hari terakhir pembekalan di Akmil Magelang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Akademisi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) Jakarta, Agung Adiputra berharap, pemerintah fokus pada perbaikan tata kelola investasi dengan menyederhanakan proses perizinan, meningkatkan infrastruktur, dan menciptakan iklim bisnis yang stabil. 

"Tanpa langkah-langkah konkret ini, Indonesia akan terus tertinggal dalam persaingan global," ujar Agung dalam keterangannya, Selasa (4/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hingga saat ini belum ada upaya signifikan untuk memperbaiki sistem tata kelola investasi, padahal ini menjadi kunci menarik minat investor global.

"Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada triwulan III tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,95% secara year-on-year (yoy), turun dari 5,05% di triwulan sebelumnya. Angka ini juga di bawah proyeksi analis sebesar 5%," ungkap Agung. 

tvonenews

Dia menambahkan, konsumsi rumah tangga, yang menyumbang sekitar setengah dari PDB, hanya tumbuh 4,91% secara tahunan. 

"Ini menunjukkan pertumbuhan yang lesu, terutama karena penurunan pengeluaran untuk barang-barang seperti pakaian dan perumahan," jelasnya.

Agung juga menyoroti upaya Presiden Prabowo menarik investasi global melalui kunjungan ke luar negeri tidak akan efektif jika tata kelola investasi di dalam negeri tidak diperbaiki. 

"Program seperti makan bergizi yang anggarannya dinaikkan menjadi Rp171 triliun tahun ini memang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, program ini tidak akan berdampak maksimal jika tidak didukung oleh perbaikan sistem tata kelola investasi. Investor membutuhkan kepastian bahwa lingkungan bisnis di Indonesia stabil dan efisien, bukan sekadar program jangka pendek," tegasnya.

Agung juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses investasi. 

"Tanpa reformasi yang serius, Indonesia akan kalah bersaing dengan negara lain. Faktor seperti birokrasi yang berbelit-belit, ketidakpastian hukum, dan infrastruktur yang belum memadai membuat investor enggan masuk. Belum lagi isu korupsi dan regulasi yang sering berubah, yang semakin mengurangi daya tarik Indonesia," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menambahkan pentingnya jaminan hukum dan kepastian berusaha. 

"Investor dalam negeri maupun investor global butuh kepastian bahwa modal mereka aman dan akan memberikan keuntungan. Tanpa perbaikan tata kelola investasi yang komprehensif, termasuk penegakan hukum yang kuat dan transparansi, upaya menarik investasi akan sia-sia," tuturnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!

Dituding Menganiaya Anak Kandung Suaminya, Ibu Tiri Tak Terima Digoreng Netizen: Kalau Kasihan, Sok Sumbang!

Pengakuan Nizam saat mengatakan dipaksa minum air mendidih oleh ibu tirinya telah menggiring netizen menyudutkan ibu tiri. Kini ibu tiri berani angkat bicara
Inara Rusli Ngotot Bukan Pelakor, Ungkap Pernikahan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi Sudah Hancur

Inara Rusli Ngotot Bukan Pelakor, Ungkap Pernikahan Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi Sudah Hancur

Inara Rusli tegas membela diri dari tuduhan pelakor. Ia sebut rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa sudah hancur sebelum dirinya hadir.
Saran Dasco untuk Pemerintah soal Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India

Saran Dasco untuk Pemerintah soal Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India

Rencana impor 105 ribu mobil dari India untuk kebutuhan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus jadi polemik
John Herdman Dapat Kabar Bahagia, 3 Mesin Gol Siap Gabung Timnas Indonesia?

John Herdman Dapat Kabar Bahagia, 3 Mesin Gol Siap Gabung Timnas Indonesia?

Tiga mesin gol ini berpeluang memperkuat Timnas Indonesia usai proses naturalisasi. Tambahan amunisi ini bisa jadi senjata rahasia John Herdman di Piala AFF 2026?
Persaingan Persib di Klasemen Memanas, Eliano Reijnders Ternyata Belum Berbicara dengan Pemain Timnas Indonesia di Persija

Persaingan Persib di Klasemen Memanas, Eliano Reijnders Ternyata Belum Berbicara dengan Pemain Timnas Indonesia di Persija

Persib Bandung, Persija dan Borneo FC berada di peringkat pertama hingga ketiga dan bersaing demi meraih gelar juara Super League musim ini. 
23 Penumpang Korban Kecelakaan Transjakarta Koridor 13 Dirujuk ke RS Sari Asih dan RS Bakti Asih

23 Penumpang Korban Kecelakaan Transjakarta Koridor 13 Dirujuk ke RS Sari Asih dan RS Bakti Asih

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengungkapkan sebanyak 23 penumpang mengalami luka-luka dalam kecelakaan bus Transjakarta koridor 13 pada Senin (23/2/2026).

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT