News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Lapor ke Admin Gerindra, Kasus Investasi Fiktif Bunga Zainal Langsung Gercep Ditangani Polisi Setelah Lapor Sejak Agustus 2024

Artis Bunga Zainal menjadi korban kasus investasi fiktif. Ia sudah melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya namun tak kunjung dapat tindaklanjut yang dinginkan.
Jumat, 7 Februari 2025 - 06:00 WIB
Artis Bunga Zainal saat lapor ke Polda Metro Jaya.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Akhirnya kasus investasi fiktif yang dilaporkan artis Bunga Zainal mencapai titik terang tak lama setelah ia melapor ke admin Instagram Partai Gerindra.

Pada 15 Januari 2025, dua orang teman dekat Bunga Zainal akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus investasi fiktif dengan kerugian mencapai Rp6,2 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kedua tersangka itu tak kunjung ditahan. Bunga Zainal mengatakan alasan tidak ditahannya para tersangka kasus investasi itu karena sedang sakit.

Akhirnya, pada Kamis (6/2/2025) Polda Metro Jaya mengumumkan bahwa dua tersangka kasus investasi fiktif Bunga Zainal sudah ditahan.

"Tadi malam (tersangka) sudah ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kamis.

Sebelumnya, di akun Instagram miliknya, Bunga Zainal sempat mengeluh karena kasus penipuan atau investasi fiktif yang merugikannya tidak kunjung berjalan.

Ia juga mengeluhkan soal dua tersangka yang sudah ditetapkan tetapi tidak kunjung ditahan.

Merasa kesal, Bunga Zainal pun akhirnya mengirimkan keluhan secara langsung ke Instagram admin Partai Gerindra.

Awalnya, sang aktris menandai akun Gerindra, menyebut laporannya sudah berbulan-bulan tak juga mencapai titik terang.

Melihat hal itu, admin Gerindra langsung gerak cepat merespons.

"Buat laporannya di mana Kak? Polda Metro Jaya?" tanya admin Gerindra, seperti yang terlihat dari tangkapan layar dibagikan Bunga Zainal.

"Polda Metro Jaya bapak. Bapak tolonggg," keluh sang aktris.

Tak berapa lama setelah ditanggapi admin Gerindra akhirnya dua tersangka ditahan Polda Metro Jaya.

"Seneng banget ditanggepin sama @gerindra @prabowo kalo begini bisa jadi masyarakat jadi percaya kan apa yang disampaikan Bapak Presiden kita dan Bapak Kapolri kita @listyosigitprabowo benar adanya kalau sistem pengaduan cepat itu benar-benar terjadi!" tulis Bunga Zainal.

Ia juga menyinggung soal tersangka kasusnya yang tak kunjung ditahan. 

Bunga menyebut panggilan pertama tersangka tak hadir karena alasan sakit.

"Emang bisa begitu Pak? Kalo saya bolos sekolah aja dulu alesan sakit saya kudu kasih surat dokter dulu ke guru saya Pak. Masa ini melanggar hukum bisa-bisanya alesan sakit gak ditahan???" katanya lagi.

Perempuan kelahiran 1987 ini pun mempertanyakan kenapa jika sakit tidak dirawat saja.

Apalagi sakit yang dialami tersangka bukanlah penyakit mengancam nyawa.

"Mon map ya Pak kalo Marimar (saya) salah, tapi pencerahan aje ini Pak, biar Marimar pinter hukum, kalo emang sakit kan bisa dirawat di RS Polri bukan??? Apalagi ini tersangkanye sakitnye bukan sekarat," tulis dia.

Diketahui, kasus investasi fiktif ini sudah dilaporkan Bunga Zainal sejak Agustus 2024 lalu.

Awalnya, ia diajak berinvestasi oleh kedua temannya. Keuntungan pun didapatkan beberapa bulan pertama.

Namun, suatu hari ia tak lagi dapat keuntungan dan meminta kejelasan terhadap terlapor.

Setelah ditunggu, dua terlapor itu tidak memberikan itikad baik sehingga Bunga Zainal pun membawa masalah ini ke polisi. 

Diduga juga dokumen yang ada soal investasi tersebut sebenarnya tidak sesuai hukum.

Adapun kerugian yang dialami Bunga Zainal disebutkan mencapai Rp6,2 miliar. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat BSU 2026? Ini Syarat dan Ketentuannya

Baru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat BSU 2026? Ini Syarat dan Ketentuannya

Baru terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, apakah pekerja tetap bisa mendapat BSU 2026 Rp900 ribu? Simak ketentuan masa kepesertaan dan syarat lengkapnya.
Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi perubahan komposisi tim usai kehilangan dua pilar andalannya sebelum menghadapi IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027.
Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral