News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

141 Sekolah Gagal PDSS, DPRD Sulses Rekomendasikan Investigasi: Ada Enam Poin

DPRD Sulsel melalui Komisi E membidangi kesejahteraan rakyat merekomendasikan Inspektorat dan Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel segera menginvestigasi  kendala ratusan siswa dari 141 SMA se Sulsel gagal masuk ke sistem PDSS untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri. 
Selasa, 11 Februari 2025 - 08:23 WIB
141 Sekolah Gagal PDSS, DPRD Sulses Rekomendasikan Investigasi: Ada Enam Poin
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - DPRD Sulsel melalui Komisi E membidangi kesejahteraan rakyat merekomendasikan Inspektorat dan Dinas Pendidikan Pemprov Sulsel segera menginvestigasi  kendala ratusan siswa dari 141 SMA se Sulsel gagal masuk ke sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri. 

"Ada enam poin yang direkomendasikan kepada Inspektorat dan Dinas Pendidikan Sulsel untuk segera ditindaklanjuti berdasarkan hasil kesimpulan dan kesepakatan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)," kata Sekretaris Komisi E Fadli Ananda di Kantor DPRD Sulsel, mengutip Antara pada Selasa (11/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

RDP tersebut menyusul adanya protes orang tua siswa di SMAN 17, SMKN 2 dan SMKN 7 bahwa data anaknya tidak dapat diakses ke dalam sistem PPDS dan telah tertutup untuk mendaftar seleksi mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

Enam rekomendasi tersebut, pertama, menyarankan Dinas Pendidikan Sulsel meminta perpanjangan masa memasukkan data siswa atau siswa yang eligible (memenuhi syarat) bagi beberapa Sekolah yang belum menyelesaikan proses Pendaftaran Jalur SNPMB (seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru) yang masih bermasalah.

Kedua, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) dan Inspektorat Provinsi Sulsel melakukan evaluasi dan investigasi kepada para Kepala UPT SMA dan SMK yang dianggap lalai melakukan pendataan siswa atau siswi eligible yang ada di sekolahnya.

Ketiga, meminta pihak sekolah mempergunakan dengan baik waktu yang diberikan oleh Disdik Sulsel semaksimal mungkin untuk melakukan pendataan agar bisa selesai sebelum masa waktu pendaftaran dibuka kembali.

Keempat, perlunya dilakukan pengawasan dan koordinasi yang baik dan kuat antara pihak Sekolah dan Disdik Sulsel yang terkait agar proses input data siswa siswi berjalan dengan baik.

Kelima, meminta Disdik Sulsel untuk melakukan pendataan terhadap sekolah sekolah yang masih bermasalah pendataan sebelum di tindak lanjuti perpanjangan masa penginputan. 

Dan keenam, Komisi E DPRD Sulsel akan mengawasi dan mengawal agar hal-hal ini seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

Anggota Komisi E lainnya, Yeni Rahman menyatakan, kendati SMAN 17 sudah sudah terbuka aksesnya, namun masih banyak sekolah lainnya belum diakomodir. Informasinya, data ada ratusan siswa, dari 141 sekolah SMA di Sulsel gagal mengkases sistem PDSS karena sudah tertutup.  

"Kita berharap semua diinvestigasi 141 sekolah ini sempat gagal finalisasi PDSS. Pertanyaan besarnya, kenapa sekolah lain bisa, sedangkan sekolah ini tidak bisa. Kalau SMAN 17 sudah finalisasi, tapi yang lain kan belum, ini dicarikan solusinya," lanjutnya. 

Sementara, perwakilan orang tua siswa Azhar Gazali sesuai RDP tersebut menyampaikan hal yang paling penting adalah segera dilakukan investigasi dan evaluasi menyeluruh terhadap apa yang menjadi penyebab kasus ini sehingga menjadi kegaduhan. 

"Perlu direstrukturisasi dan reformasi secara total terhadap level kepemimpinan dan diperlukan monitoring terhadap kondisi yang terjadi saat ini. Kasihan anak-anak kita bersekolah di sekolah unggulan tidak terakomodir. Jangan sampai ini terulang kembali karena dampaknya bisa jangka panjang," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Disdik Sulsel Iqbal Nadjamuddin usai RDP tersebut berdalih terkait SNBP jalur prestasi yang bermasalah karena waktu habis dan sudah ditetapkan tahapannya oleh panitia pusat.

"Kita sudah bersurat bagaimana aksesnya dibuka kembali, dan ternyata sudah ada beberapa sekolah yang berhasil, sudah eligible, sudah terdaftar. Tapi ada juga beberapa sekolah belum terbuka. Ini yang kita atensi sekarang berkomunikasi pusat dan sudah bersurat ke Sekda dan Kementerian yang tidak terdaftar ini bisa di buka kembali," pungkasnya. (ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ternyata ini 3 Pondok Pesantren di Malang yang Disegel karena Kasus Dugaan Pelecehan pada Santriwati

Ternyata ini 3 Pondok Pesantren di Malang yang Disegel karena Kasus Dugaan Pelecehan pada Santriwati

Ponpes tersebut masih dalam satu kawasan, di wilayah Bululawang, Malang. Organisasi Yakuza Maneges sebut saling berdekatan, yang ternyata dimiliki oleh satu orang atau terduga pelaku.
Qodari Bilang Program MBG Tak Bisa Dihentikan karena Bagian dari Kontrak Politik Prabowo

Qodari Bilang Program MBG Tak Bisa Dihentikan karena Bagian dari Kontrak Politik Prabowo

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus berjalan
Bukan Sekedar Makanan Penutup, Intip Healthy Habit Sederhana yang Bisa Dimulai dari Buah

Bukan Sekedar Makanan Penutup, Intip Healthy Habit Sederhana yang Bisa Dimulai dari Buah

Kalau dulu buah identik sebagai makanan penutup setelah makan atau sesuatu yang dicari saat sedang kurang sehat, sekarang ceritanya sudah berbeda. 
Kepala Bakom Qodari Sebut Program 3 Juta Rumah Sudah Tembus 324 Ribu Unit

Kepala Bakom Qodari Sebut Program 3 Juta Rumah Sudah Tembus 324 Ribu Unit

Pemerintah mempercepat pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Korban Umrah Hanania Group Membengkak Jadi 1.286 Jemaah, Kerugian Tembus Rp35,3 M

Korban Umrah Hanania Group Membengkak Jadi 1.286 Jemaah, Kerugian Tembus Rp35,3 M

Jumlah korban dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah yang menyeret PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group, terus bertambah.
Komisi II: KPU-Bawaslu Perlu Mulai Kaji Penerapan Sistem E-Voting untuk Pemilih di Luar Negeri

Komisi II: KPU-Bawaslu Perlu Mulai Kaji Penerapan Sistem E-Voting untuk Pemilih di Luar Negeri

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mendorong KPU dan Bawaslu untuk mulai mengkaji penerapan sistem e-voting, khususnya bagi pemilih luar negeri.

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Hasil Piala Dunia 2026: Erling Haaland Bersinar, Norwegia Hajar Irak

Timnas Norwegia meraih kemenangan meyakinkan atas Irak di Piala Dunia 2026. Erling Haaland pun menjadi bintang dalam pertandingan kali ini.
Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link Live Streaming Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cetak Rekor Bersama Albiceleste

Link live streaming Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Aljazair, di mana Lionel Messi bakal mencetak rekor bersejarah bersama Albiceleste.
Terduga Pelaku Pemalakan di Senen Jakarta Pusat yang Videonya Viral Berhasil Diringkus, Ternyata Positif Sabu

Terduga Pelaku Pemalakan di Senen Jakarta Pusat yang Videonya Viral Berhasil Diringkus, Ternyata Positif Sabu

Terduga pelaku pemalakan berinisial YM (43) di depan Kantor Pegadaian, Jalan Kramat Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat akhirnya berhasil diringkus. 
5 Torehan Epik Lionel Messi Usai Hattrick di Piala Dunia 2026, Nomor 3 Samai Rekor Legenda Jerman

5 Torehan Epik Lionel Messi Usai Hattrick di Piala Dunia 2026, Nomor 3 Samai Rekor Legenda Jerman

Lionel Messi tengah menjadi sorotan dunia usai mencetak hattrick saat melawan Aljazair di laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026. Simak 5 rekor bersejarahnya.
Selengkapnya

Viral