News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pernyataan Ratu Sedunia Putri Pewaris Kerajaan yang Kontroversial, Singgung Presiden SBY hingga Jokowi

Kemunculan sosok Ratu Sedunia yang mengklaim sebagai putri pewaris Kerajaan Surya Loka Langit viral di media sosial. Ini lima pernyataan Ratu Sedunia yang viral
Selasa, 11 Februari 2025 - 17:31 WIB
Sosok Ratu Sedunia
Sumber :
  • Instagram @fakta.indo

Jakarta, tvOnenews.com - Kemunculan sosok Ratu Sedunia yang mengklaim sebagai putri pewaris Kerajaan Surya Loka Langit viral di media sosial.

Inilah lima pernyataan Ratu Sedunia yang dinilai di luar nalar hingga viral dan bikin heboh jagat maya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram fakta.indo tampak seorang wanita dengan pakaian yang dipenuhi dengan pin.

Selain itu sang Ratu Sedunia tersebut juga tampak memakai peci merah dengan pin burung garuda yang menempel.

Kemunculan Sosok Ratu Sedunia Viral di Media Sosial, Klaim Dirinya Putri Pewaris Kerajaan Surya Loka Langit
Kemunculan Sosok Ratu Sedunia Viral di Media Sosial, Klaim Dirinya Putri Pewaris Kerajaan Surya Loka Langit
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Ia tampak duduk di sebuah kursi dengan tenang sambal memegang dua tongkat berwarna keemas an.

Tak hanya penampilannya yang nyentrik, wanita yang mengaku sebagai Ratu Sedunia itu juga banyak mengeluarkan pernyataan kontroversi.

Berikut lima pernyataan Ratu Sedunia yang dinilai di luar nalar hingga viral dan bikin heboh media sosial.

1. Berhak Mencairkan Warisan di 17 Negara

Ratu Sedunia mengklaim sebagai pewaris kerajaan Surya Loka Langit dan berhak mencairkan warisan di 17 negara, termasuk Indonesia. 

"Saya jelaskan kepada anak cucuku, saya akan mencairkan uang perjanjian 17 negara," ujarnya dikutip Selasa (11/2/2025).

"Poletra sudah dikembalikan kepada saya, oleh paduka Raja Ngahiyang Raja Bumi, Raja Lautan," lanjutnya.

"Saya sebagai putri pewaris dari Kerajaan Loka Langit, menciptakan Surya Loka sebagai Mataram Kuno, Mataram para dewa ngahiyang turun bumi sampai jagat," tambahnya.

2. Singgung Tanda Tangan Soekarno

Ratu Sedunia juga menyinggung keterkaitan dirinya dengan Ir. Soekarno dan menyebut istilah “RI 1” bukan merujuk pada presiden, melainkan sebagai ibu pertiwi. 

"Istilahnya tanda tangan kepada Ir Soekarno. Ir itu ada yang nasional sebagai presiden ada Ir yang internasional seperti PBB, Java Bank, World Bank yang saya tahu di masa. Di masa Jerman, dana prasasti itu dipegang oleh Jerman ya itu saya Raja Wali atau Ratu Wali Putri Dewa Nahyang," ungkapnya.

3. Warisan John Kennedy Berlian 57 kg

Tak hanya menyinggung Soekarno, Ratu Sedunia juga menyebut John F Kennedy.

Wanita itu menyebut jika John Kennedy merupakan anaknya dan memberikan warisan berupa berlian seberat 57 kilogram.

"Waktu itu John Keneddy menyerahkan harta kepada ibu pertiwi pada tahun 1957 yaitu perjanjian berlian warna maar merah seberat 57 kg. Itu yang saya bawa sebagai bukti dari John Keneddy operan dari Jerman kembali ke Ibu Pertiwi," ujarnya.

4. Warisan Indonesia Dikuasai 9 Naga

Ratu Sedunia juga menyinggung 9 naga. Ia mengaku kecewa karena warisan di Indonesia dikuasai sembilan naga buka oleh pribumi.

"Tahunya China mewarisi Indonesia. Perjanjian Hans Sanjaya sebagai mewakili Pangeran Kuning anaknya Sunan Gunung Jati, minta warisan ke saya, anggapannya yang direstui naga sembilan bukan pribumi dulu, sehingga saya marah kepada Hans Putra Sanjaya," ungkapnya.

5. Masyarakat Indonesia Tak Cetak Uang

Selain kesal kepada 9 naga, Ratu Sedunia juga merasa kesal lantaran banyak yang tidak mematuhi aturan soal menyetak uang.

Ratu Sedunia sampai menyinggung Presiden SBY dan Jokowi.

Ia menyebut dirinya tak mau memberikan tanda tangan karena tidak mau mengkhianati Anak cucu di muka bumi.

"Saya nggak mau tanda tangan urusan Jimping Jokowi-SBY, karena tidak mematuhi aturan PBB, mereka sudah mengambil uang dan mencetak uang baru minta tanda tangan saya," kataya.

Ratu Sedunia mengatakan ia memilih pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan urusan di beberapa negara lain.

Pasalnya, ia tak mau mengkhianati anak cucuk di muka bumi. Terutama di Indonesia.

Hingga berita ini dibuat belum ada konfirmasi terkait pernyataan-pernyataan wanita dalam video tersebut.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral