GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulanya Dihujat karena Hina Honorer Pakai BPJS, Wenny Myzon Kini Malah Dapat Musuh Baru, Psikolog Lita Gading Murka Gara-gara Disebut...

Mantan karyawan PT Timah yang viral hina honorer pakai BPJS Kesehatan, Dwi Citra Weni alias Wenny Myzon kini punya musuh baru, yakni psikolog dr Lita Gading.
Rabu, 12 Februari 2025 - 15:25 WIB
Mulanya Dihujat karena Hina Honorer Pakai BPJS, Wenny Myzon Kini Malah Dapat Musuh Baru, Psikolog Lita Gading Murka Gara-gara Disebut...
Sumber :
  • TikTok @litagading5/wenymyzon1

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan karyawan PT Timah yang viral hina honorer pakai BPJS Kesehatan, Dwi Citra Weni alias Wenny Myzon kini punya musuh baru, yakni psikolog dr Lita Gading.

Mulanya, Lita menegur Wenny Myzon yang membuat konten menghina tenaga honorer pakai BPJS. Psikolog itu bahkan mengatakan sempat melaporkan tingkah eks pegawai PT Timah tersebut ke petinggi perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, menurut Lita, Wenny Myzon telah membawa-bawa PT Timah dan merendahkan tenaga honorer yang menggunakan BPJS Kesehatan.

Tingkah Tengil Wenny Myzon Usai Dipecat PT Timah Tbk Disorot Psikolog: Secara Psikologis...
Tingkah Tengil Wenny Myzon Usai Dipecat PT Timah Tbk Disorot Psikolog: Secara Psikologis...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Oleh karena itu, Lita merasa berhak melaporkan pembuat konten menghina tenaga honorer tersebut ke petinggi PT Timah.

Menanggapinya, Wenny Myzon pun seperti 'menantang' Lita dengan menyebut jika ingin masuk ke PT Timah bisa melalui psikolog tersebut.

"Kalau mau masuk PT Timah barangkali bisa sama ibu ini, minta bantu," tulis perempuan 35 tahun itu.

Hal itu membuat sang psikolog geram dan merasa ditantang. Ia pun kembali mengunggah pesan-pesan penuh amarah di TikTok miliknya.

"Kalian ingat kan? Karyawan PT Timah itu, yang merendahkan BPJS itu lho, guys," kata Lita, di unggahan terbarunya.

"Bilang katanya, bisa kali ya ibu ini masukin karyawan ke PT Timah. Heh! dengar ya! Kamu udah punya masalah, kamu bikin masalah lagi dengan saya," tambah dia dengan nada marah.

Ia pun meminta agar Wenny berhati-hati dengan apa yang diunggahnya di media sosial.

Sebab, Lita menegaskan dirinya bukanlah orang yang sembarangan.

"Hati-hati kamu. Makanya, kalau kamu enggak tahu saya, kamu cek dulu siapa saya. Aduh, kamu ini cari penyakit lagi," tegas dia.

Terkait orang dalam PT Timah sampai bisa memasukkan calon pegawai, Lita menegaskan tidak ada hubungannya.

Ia hanya mengenal petinggi perusahaan BUMN itu karena memiliki klien di tempat tersebut.

"Yang bisa masuk ke PT Timah itu adalah diri orang tersebut, bukan saya. Saya bukan orang dalam. Tapi sebagian besar PT Timah itu adalah klien saya. Jadi saya tahu seperti apa," katanya.

Dirinya juga menegaskan bahwa memiliki hak melaporkan orang yang membuat masalah di perusahaan tersebut.

Menurutnya, konten menghina tenaga honorer dan BPJS Kesehatan yang dibuat Wenny telah merusak mental dan memberi contoh tidak baik.

Ia pun tak terima dengan unggahan Wenny yang menyinggung dirinya. Lita merasa ditantang oleh eks pegawai PT Timah tersebut.

"Masih juga kamu posting pakai caption kayak gitu. Maunya apa? Nantang? Orang kelakuan kayak gitu. Nantang kamu?" ujar dia. 

Wenny Myzon Makin Bertingkah 

Setelah dihujat gara-gara konten hina tenaga honorer pakai BPJS Kesehatan, sampai dipecat PT Timah, Wenny Myzon nampaknya belum jera.

Ia beberapa kali membuat konten sesumbar tentang usahanya. Namun, ia juga mengatakan bahwa mengetahui kasus penggelapan dana.

Meski begitu, ia tidak menyebutkan penggelapan dana yang dimaksudnya.

Sementara PT Timah sudah menegaskan bahwa tidak ada hubungan lagi dengan mantan karyawannya itu. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Sinergi Kementerian PKP dan ATR/BPN: Lahan Luas Siap Disulap Jadi Rusun dan Kota Satelit

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memetakan pemanfaatan lahan yang diserahkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep Olahan Daging Kurban: Rendang Bumbu Jawa Otentik ala Chef Devina Hermawan

Resep rendang bumbu Jawa otentik ala Chef Devina Hermawan, cocok jadi ide menu olahan daging kurban Idul Adha.

Trending

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Bikin Air Mata Publik Tak Terbendung, Sapi Kurban Popeye Menangis dan Cium Irfan Hakim Sebelum Disembelih

Detik-detik perpisahan sapi kurban bernama 'Popeye' dengan presenter Irfan Hakim bikin publik terharu. Sebelum disembelih, sapi itu menangis & cium majikannya.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Selengkapnya

Viral