News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Bijak dr. Gia Pratama untuk Nakes yang Mencibir Curhatan Pasien BPJS Yurizal

Di tengah polemik curhatan Yurizal, dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Gia Pratama turut memberikan tanggapan melalui rangkaian unggahan di akun pribadinya
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:28 WIB
Yurizal Tri Chaerawan.
Sumber :
  • X @LambeSahamjja

Jakarta, tvOnenews.com- Di tengah viralnya, curhatan Yurizal, seorang pasien BPJS Kesehatan yang harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan pemeriksaan dan ruangan. Ada pesan bijak dokter untuk pengingat bersama.

Pesan bijak itu disampaikan dr. Gia Pratama melalui akun media sosialnya. Dia mengingatkan, marwah para tenaga kesehatan (Nakes) mencibir, terkesan nirempati pada keluhan pasien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam utasnya di medsos, dr. Gia mengajak sesama dokter dan tenaga kesehatan menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan refleksi.

Sosok almarhum Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang curhat antre ruang rawat inap 8 jam berujung meninggal dunia
Sosok almarhum Yurizal Tri Chaerawan, pasien BPJS Kesehatan yang curhat antre ruang rawat inap 8 jam berujung meninggal dunia
Sumber :
  • Instagram/@yurizaltrich

"Teman-teman dokter, teman-teman nakes. Jas putih yang kita kenakan, seragam rumah sakit yang melekat di tubuh kita, sejatinya adalah pakaian penetral emosi," tulis dr. Gia, Rabu (5/8).

Lebih lanjut kata dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Gia Pratama turut memberikan pengingat, kalau menjadi pasien jauh lebih berat dibandingkan menjadi tenaga kesehatan.

Menurutnya juga, pasien tidak hanya berjuang melawan penyakit, tetapi juga menghadapi rasa takut, cemas, dan ketidakpastian terhadap kondisi yang sedang dialami.

Ditambah pemahaman pasien berbeda soal, seperti apa kerja dari seorang dokter, atau tenaga kesehatan. Katanya, tenaga kesehatan memahami berbagai keterbatasan sistem pelayanan rumah sakit, mulai dari penuhnya Instalasi Gawat Darurat (IGD), terbatasnya ruang rawat inap, hingga proses administrasi dan mekanisme BPJS Kesehatan yang tidak sederhana.

"Tahu padatnya IGD, rumitnya rawat inap, dan betapa banyak hal harus dikerjakan dalam waktu bersamaan. Kita tahu semua itu. Tapi pasien kan enggak," jelasnya sebagai pengingat. 

Sebelumnya, almarhum Yurizal membagikan kisahnya yang menunggu lama untuk mendapatkan Kamar di RS. Lewat akunnya @yurizaltrich pada 22 Juli 2026, ia mengaku menunggu hingga 8 jam untuk menjalani perawatan dan tak kunjung mendapatkan kamar.

"8 Jam belum dapat ruangan, gamau spill RSnya soalnya gue pake BPJS," tulis Yurizal dikutip dari akun Threadsnya, Rabu 5 Agustus 2026, dalam antara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian curhatannya menjadi viral, karena diduga dikomentari oleh oknum tenaga kesehatan (Nakes). Banyak akun memberikan pernyataan bernada nirempati kepadanya.

Salah satunya, pengguna @bennychrstn. Berdasarkan penelusuran oleh wargent yang diduga, alumni fakultas kedokteran Universitas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pria Lompat ke Rel Tanah Abang Saat KRL Datang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Viral Pria Lompat ke Rel Tanah Abang Saat KRL Datang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Viral pria diduga lompat ke rel saat KRL hendak masuk Stasiun Tanah Abang. Masinis mengerem, petugas mengevakuasi dan menyerahkannya ke pihak rehabilitasi
Menpora Apresiasi Dukungan Dubes Jepang untuk Kontingen Indonesia yang akan Berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026

Menpora Apresiasi Dukungan Dubes Jepang untuk Kontingen Indonesia yang akan Berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026

Menpora Erick Thohir apresiasi dukungan dari Dubes Jepang, Ueno Atsushi, untuk Kontingan Indonesia yang akan berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026.
Operasional Dua Bandara di Yogyakarta Berangsur Normal, 74 Penerbangan Dijadwalkan Hari Ini

Operasional Dua Bandara di Yogyakarta Berangsur Normal, 74 Penerbangan Dijadwalkan Hari Ini

Operasional penerbangan di dua bandara yang melayani wilayah Yogyakarta berangsur normal. Sebanyak 74 penerbangan dijadwalkan berlangsung pada hari ini. 
Kasus Keracunan MBG Berulang di DIY, Sri Sultan Tegur Penyedia Teledor

Kasus Keracunan MBG Berulang di DIY, Sri Sultan Tegur Penyedia Teledor

Kasus keracunan yang dialami siswa setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah DI Yogyakarta.
Saat Masjid Menjadi Bagian dari Identitas Aceh, Mengapa Kebersihannya Perlu Diperhatikan?

Saat Masjid Menjadi Bagian dari Identitas Aceh, Mengapa Kebersihannya Perlu Diperhatikan?

Banda Aceh bahkan memiliki julukan “Serambi Mekah”, sebutan yang tidak terlepas dari perannya sebagai salah satu pusat perkembangan dan penyebaran Islam
Upaya Jaga Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga

Upaya Jaga Keselamatan dari Paparan Abu Vulkanik, Ratusan Ribu Masker Dibagikan ke Warga

Agung Sedayu Group (ASG) berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi membagikan 500.000 masker secara gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi paparan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Trending

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT