News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Efisiensi Anggaran Kemendikti Saintek Terancam Dipangkas, Beasiswa Termasuk KIPK Bisa Berkurang Drastis

Buntut Inpres Nomor 1 Tahun 2025, Kemendikti Saintek terancam memangkas sejumlah anggaran termasuk dana untuk beberapa beasiswa salah satunya KIP Kuliah (KIPK).
Kamis, 13 Februari 2025 - 13:14 WIB
Satryo Soemantri Brodjonegoro di Kantor BKKBN, Jakarta Timur, Senin (13/1/2025).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) terancam memangkas sejumlah anggaran termasuk beasiswa salah satunya KIP Kuliah (KIPK).

Di dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR RI, Rabu (14/2/2025) lalu, Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menyebutkan kementeriannya kena pangkas sampai Rp14,3 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, total pagu anggaran 2025 untuk Kemendikti Saintek Rp56,607 triliun.

"Kami menyampaikan secara ringkas apa yang dilakukan oleh kementerian kami, dengan adanya permintaan efisiensi dari Dirjen Anggaran sebesar Rp14,3 triliun," kata Satryo dalam rapat tersebut.

Beberapa hal yang kena pangkas termasuk beasiswa KIPK yang selama ini sudah berjalan dan banyak membantu mahasiswa kurang mampu.

Beasiswa dalam anggaran Kemendikti Saintek masuk dalam bantuan sosial yang mulanya Rp14,698 triliun, dipotong 9 persen yakni Rp1,319 triliun.

Di dalam bantuan sosial itu juga termasuk KIPK. Oleh karenanya, dana KIPK bisa jadi terpotong.

Meski demikian, di dalam rapat dengar pendapat itu, Satryo mengusulkan agar anggaran dikembalikan ke pagu semula.

"Kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula yaitu Rp14,698 triliun," kata Satryo.

Ia menyebutkan, mestinya anggaran untuk bantuan sosial tidak termasuk yang terdampak efisiensi.

Tak cuma KIPK, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) juga terancam dipangkas dari Rp164,7 miliar dipotong 10 persen atau Rp19,47 miliar.

Terkait pemotongan itu, Kemendikti Saintek mengusulkan agar anggaran untuk BPI tidak dikenai efisiensi.

Selain itu juga beasiswa kerja sama negara berkembang (KNB) sebelumnya dipotong oleh Dirjen Anggaran mencapai 25 persen.

Satryo pun kembali mengusulkan agar anggaran untuk beasiswa KNB tidak dipotong.

Termasuk juga beasiswa dosen dan teknik terancam kena potong 25 persen.

Kemendikti Saintek kembali meminta agar pagu anggaran dikembalikan ke angka semula.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Beasiswa dosen dan teknik dalam dan luar negeri, pagu awalnya Rp236,8 miliar, efisiensi Dirjen Anggaran 25 persen, kami kembalikan lagi pada pagu awal Rp236,8 miliar," ujar dia.

Di dalam rapat tersebut, Satryo mengusulkan agar pemotongan anggaran kementeriannya ditekan sampai Rp6,78 triliun saja, dari pemotongan yang ditetapkan Dirjen Anggaran sebesar Rp14,3 triliun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berdiri Langsung di Altar Gereja, Kapolda Sumsel Sapa Jemaat dan Sampaikan Pesan Menyentuh di Momen Paskah

Berdiri Langsung di Altar Gereja, Kapolda Sumsel Sapa Jemaat dan Sampaikan Pesan Menyentuh di Momen Paskah

Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menyampaikan pesan kerukunan untuk menjaga nilai kearifan lokal Sumatera Selatan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di momen Paskah.
Perkembangan Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Gelar Pemeriksaan Maraton Terhadap PIHK Pekan Depan

Perkembangan Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Gelar Pemeriksaan Maraton Terhadap PIHK Pekan Depan

KPK akan melakukan pemeriksaan secara maraton kepada saksi-saksi dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) terkait kasus korupsi kuota haji pada pekan depan.
Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi Sebut Masalah Sampah Puluhan Tahun di Jawa Barat Terpecahkan, Siap Disulap Jadi Pembangkit Listrik

Dedi Mulyadi sebut masalah sampah puluhan tahun di Jawa Barat terpecahkan, siap disulap jadi pembangkit listrik, lokasi di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 Miliar untuk Permasalahkan Ijazah Jokowi, JK Buka Suara

Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 Miliar untuk Permasalahkan Ijazah Jokowi, JK Buka Suara

Jusuf Kalla buka suara soal tudingan kepada dirinya, soal memberikan dana kepada Roy Suryo dkk untuk mempermasalahkan keaslian ijazah Joko Widodo (Jokowi).
Hasil Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Comeback, Dimas Saputra Dkk Sikat Surabaya Samator 3-1

Hasil Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Comeback, Dimas Saputra Dkk Sikat Surabaya Samator 3-1

Bermain di Jawa Pos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026), Jakarta LavAani melakukan comeback hingga menang meyakinkan 3-1 (23-25, 25-15, 25-16 dan 25-13) di Final Four Proliga 2026.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putra, Minggu 5 April: LavAni Gagal Kudeta Jakarta Bhayangkara Presisi di Puncak

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putra, Minggu 5 April: LavAni Gagal Kudeta Jakarta Bhayangkara Presisi di Puncak

Klasemen final four Proliga 2026 putra, di mana LavAni gagal menggusur Jakarta Bhayangkara Presisi dari puncak.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Selengkapnya

Viral