Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Tangkapan layar - Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana (tengah)
Sumber :
  • Antara

Jalankan Jasa Sertifikat Vaksinasi Palsu Suami - Istri Ditangkap Polisi

Rabu, 28 Juli 2021 - 17:53 WIB

Jakarta - Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menangkap AEP dan TS, pasangan suami-istri terkait kasus pemalsuan sertifikat vaksinasi COVID-19.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Polisi David Kanitero mengatakan, pasangan suami-istri yang sudah jadi tersangka tersebut diduga berkomplot untuk melayani jasa pembuatan surat vaksinasi secara daring.

"Dia (TS) menerima rekening masuk sehingga turut serta dan penadah," kata David di Jakarta, Rabu.

David mengatakan, tersangka menetapkan tarif sebesar Rp300.000 untuk sekali jasa pemalsuan sertifikat vaksinasi. Tersangka memasarkan jasanya melalui akun media sosial FB dengan inisial K.

Namun tidak serta-merta semua pemesanan jasa pemalsuan sertifikat vaksin secara daring itu akan diakomodir. Tersangka akan menyaring siapa yang lebih meyakinkan untuk dilayani permintaan sertifikat vaksinasinya lebih dulu sebelum dilakukan pemalsuan.

Hingga saat ini, sudah ada lebih dari sepuluh orang yang sudah menerbitkan sertifikat vaksinasi palsu melalui jasa yang ditawarkan tersangka AEP secara daring tersebut.

"Dalam perjalanan (penyelidikan kasus ini), kami selaku Satreskrim mengindikasikan bahwa adanya beberapa masyarakat yang tidak melaksanakan vaksinasi, tetapi memiliki kartu vaksin. Kami aktif menyelidiki dan mengembangkan melalui patroli siber," kata David.

Terungkapnya kasus pemalsuan tersebut juga berawal dari pelacakan dan patroli siber yang dilakukan petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Selanjutnya, petugas berpura-pura melakukan pemesanan sertifikat vaksinasi melalui WhatsApp dengan hanya mengirim data Kartu Tanda Penduduk (KTP) tanpa menautkan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang telah memiliki nomor ID. Petugas akhirnya mendapatkan sertifikat vaksinasi palsu tersebut sesuai dengan pemesanan.

Setelah melakukan pelacakan alamat pengirim sertifikat, akhirnya petugas mengamankan suami-istri tersebut dalam paket yang terdapat pada salah satu layanan ekspedisi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Tersangka diduga ingin mengirimkan sejumlah dokumen penting yang diduga palsu.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di rumahnya dan menemukan sejumlah barang bukti seperti seperangkat komputer, printer dan scanner, beberapa PVC polos dan beberapa dokumen palsu lainnya.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Putu Kholis Aryana, berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sudah memulai perbuatannya sejak April 2020 dan meraup keuntungan Rp255 juta.
“Pelaku yang seorang sarjana komputer memanfaatkan keahliannya dengan membuat dokumen palsu dan menjualnya dengan harga bervariasi hingga 300 ribu rupiah,” ujar Kapolres.

Akibat perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal 35 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp12 miliar. (ant/mii)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
'Kuda Poni' Live Bugil di Medsos, Polisi Sita Alat Bantu Seks

'Kuda Poni' Live Bugil di Medsos, Polisi Sita Alat Bantu Seks

Selain mengamankan selebgram RR, petugas juga mengamankan barang barang yang biasa di gunakan saat live.
Tipu Rekan Bisnis Rp305 Juta, Polisi Tangkap Pegawai BPK Gadungan di Palembang

Tipu Rekan Bisnis Rp305 Juta, Polisi Tangkap Pegawai BPK Gadungan di Palembang

Rizky Prayoga (24) warga Jl Ratu Sianum, Lr Sukadamai, Kelurahan 3 Ilir Palembang, tersangka kasus pemalsuan dan penipuan penjualan masker hingga membuat korbannya merugikan Rp 305 juta
Selebgram Bugil di Medsos, Gunakan ID 'Kuda Poni'

Selebgram Bugil di Medsos, Gunakan ID 'Kuda Poni'

Kapolretsa Denpasar Kombes pol Vincen Avitus Panjaitan. mengatakan saat digerebek petugas RR sedang menjalanankan aksinya live di aplikasi manggo dengan id kuda poni.
4 DPO Teroris Poso Sulit Tertangkap, Ternyata Punya Kemampuan Ini

4 DPO Teroris Poso Sulit Tertangkap, Ternyata Punya Kemampuan Ini

Pasca tertembak matinya gembong teroris Mujahiddin Indonesia TImur (MIT), Ali Kalora, polisi kini memburu empat DPO teroris lainnya yang tersisa. 
Idap Kanker Paru-Paru,

Idap Kanker Paru-Paru, "Ratu" Bulutangkis Era 80-an Verawaty Fajrin Terbaring Lemah di Rumah Sakit

Ratu bulutangkis Indonesia era 1980-an, Verawaty Fajrin, kini terbaring di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, karena menderita sakit kanker paru-paru yang diketahuinya sejak tahun lalu.
Tersangka Penistaan Agama Yahya Waloni Cabut Permohonan Praperadilan

Tersangka Penistaan Agama Yahya Waloni Cabut Permohonan Praperadilan

Yahya Waloni pada surat tertanggal 13 September 2021 memohon kepada Ketua PN Jakarta Selatan agar mencabut permohonan praperadilan No. 85/Pid.Pra/2021/PN JKT.SEL.
Trending
Dirtipidum: Napoleon pukuli dan lumuri Kece dengan kotoran manusia

Dirtipidum: Napoleon pukuli dan lumuri Kece dengan kotoran manusia

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami M Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte telah memukuli dan melumuri Kece dengan kotoran manusia.
Ini Lho! Penampakan M Kece Sesaat Setelah Dihajar Irjen Pol Napoleon di Rutan

Ini Lho! Penampakan M Kece Sesaat Setelah Dihajar Irjen Pol Napoleon di Rutan

Tersangka penistaan agama Muhammad Kece menjadi korban penganiayaan Irjen Pol Napoleondi Rutan Mabes Polri. Napoleon pun siap mempertanggungjawabkan semua tindakannya terhadap M Kece.
Diduga Supir Mengantuk, Sebuah Minibus Tabrak Truk;

Diduga Supir Mengantuk, Sebuah Minibus Tabrak Truk; "Dua meninggal di lokasi kejadian."

Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantura Indramayu tepatnya di Desa Santing, Kecamatan Losarang, Minggu malam (19/9). Akibat insiden tersebut 2 orang meninggal di lokasi kejadian satu di antaranya ibu hamil tujuh bulan. Semuanya, warga Kuningan, Jawa Barat.
Polisi Sudah Periksa Enam Saksi Kasus Penganiayaan M Kece

Polisi Sudah Periksa Enam Saksi Kasus Penganiayaan M Kece

Dirtipidum Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan jumlah saksi yang telah diperiksa dalam kasus penganiayaan Muhammad Kece bertambah tiga orang sehingga menjadi enam orang.
Kontak Tembak Kembali Pecah di Kiwirok Papua

Kontak Tembak Kembali Pecah di Kiwirok Papua

Kontak tembak antara anggota TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), Senin (20/9), kembali terjadi di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Korban Perkelahian di Atas Kapal yang Jatuh Ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia 

Korban Perkelahian di Atas Kapal yang Jatuh Ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia 

Setelah tiga hari pencarian, korban perkelahian diatas Kapal Devina 2 atas nama Hamzah akhirnya ditemukan di Perairan Tanjung Pasir Bulungan, Kalimantan Utara.
Klasemen Liga Italia: Inter Milan di puncak setelah pesaing 'terpeleset'

Klasemen Liga Italia: Inter Milan di puncak setelah pesaing 'terpeleset'

Inter Milan menduduki puncak klasemen Liga Italia setelah para pesaingnya terpeleset dalam rangkaian laga pekan keempat hingga Senin dini hari WIB.
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Kabar Pasar
15:30 - 16:00
-Ragam Perkara
16:00 - 17:30
Kabar Petang
17:30 - 18:30
Kabar Petang Pilihan
18:30 - 20:00
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
-Fakta
Selengkapnya