GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca Mahasiswa UKI Tewas di Kampus, Rektor: Kita Evaluasi hingga ke Sekuriti

Pihak UKI masih menunggu pihak kepolisian dalami kasus mahasiswa Fisipol UKI, Kenzha Erzha Walewangko yang tewas diduga dikeroyok di kampus, Selasa (4/3/2025).
Jumat, 7 Maret 2025 - 22:08 WIB
Rektor Universitas Kristen Indonesia, Dhaniswara K. Harjono di kampus di UKI Jakarta Timur, pada Jumat (7/3/2025).
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak Universitas Kristen Indonesia (UKI) masih menunggu pihak kepolisian mendalami kasus mahasiswa Fisipol UKI, Kenzha Erzha Walewangko (22) yang tewas diduga dikeroyok di area kampus pada Selasa (4/3/2025).

Rektor Universitas Kristen Indonesia, Dhaniswara K. Harjono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi pasca kejadian ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan kami semua tentunya langsung melakukan evaluasi apa yang terjadi di kampus kita,” kata Dhaniswara, di UKI Jakarta Timur, pada Jumat (7/3/2025).

Selain itu Dhaniswara mengungkapkan juga akan mengevaluasi para sekuriti kampus yang bertugas mengawasi kegiatan masyarakat kampus.

“Kalau evaluasi pasti kita lakukan. Tapi kita gak mau lompat dulu kan hasil evaluasinya kita belum tahu. Sehingga tindakan apa yang akan kita lakukan, pengertian (sekuriti) tanggap ini maksudnya responsif, jadi merespons cepat sehingga semuanya sebenarnya bisa langsung dinetralisir,” ungkap Dhaniswara.

“Hanya memang kejadian rubuhnya (pagar) itu kan tentunya itu bagian yang dipelajari, dilihat oleh pihak polisian. Dan saya tidak mau masuk ke ranah itu. Karena penyelidikan dan penyidikan ini kan belum selesai di kepolisian,” sambungnya.

Untuk diketahui, Rektor Universitas Kristen Indonesia, Dhaniswara K. Harjono angkat bicara soal insiden mahasiswa Fisipol Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Erzha Walewangko (22) yang tewas diduga dikeroyok di area kampus pada Selasa (4/3/2025).

Dhaniswara mengaku bahwa dirinya mendapat kabar saat berada di rumahnya. Ia dihubungi oleh Kepala Otoritas Kampus.

“Dan sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa baru tiga hari yang lalu UKI berduka karena salah satu mahasiswanya dari Prodi ilmu politik, meninggal dunia. Dan pada saat itu saya posisi sudah di rumah. Saya masih ingat jam 20.58 WIB saya ditelepon oleh kepala otoritas kampus. Dan dikatakan bahwa ada mahasiswa meninggal dunia,” kata Dhaniswara, di UKI Jakarta Timur, pada Jumat (7/3/2025).

Lebih lanjut Dhaniswara mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi saat mahasiswa masih diperbolehkan berada di lingkungan kampus.

“Mahasiswa harus keluar semua termasuk dosen juga pada pukul 21.00 WIB. Dan pada waktu itu sekitar baru jam 20.00 WIB-an, karena saya aja ditelepon 20.58 WIB. Jadi memang masih dalam waktu yang masih diperbolehkan ada mahasiswa di dalam,” jelas Dhaniswara.

Kemudian atas peristiwa tersebut, Dhaniswara langsung menindaklanjuti dengan meminta dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur.

“Dan saya tanyakan ceritanya dan kemudian saya langsung memerintahkan untuk lapor ke Polres Jakarta Timur. Jadi tidak kita menunda lagi karena memang ada satu kejadian yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Dalam hal ini mahasiswa kita sendiri,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Dhaniswara mengatakan terkait peristiwa ini, pihaknya akan menghormati seluruh proses hukum yang berlaku dan menunggu hasil dari kepolisian.

“Dan tentunya sebagai warga negara yang baik kita semua menghormati proses hukum yang berlaku. Dan terlepas dari itu semua tentunya kita dari Universitas Kristen Indonesia menyatakan duka cita kepada keluarga dan kita tunggu hasilnya tentunya proses ini dari pihak kepolisian,” jelas Dhaniswara. (ars/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Sebut Penjambretan Bule di Sawah Besar dan Bundaran HI Merupakan Pelaku yang Berbeda

Polda Metro Jaya Sebut Penjambretan Bule di Sawah Besar dan Bundaran HI Merupakan Pelaku yang Berbeda

Pada 19 April lalu, seorang warga negara Jerman mendapatkan nasib apes usai menjadi korban penjambretan di Jalan Lapangan Banteng Utara, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar
Bareskrim Polri Back-up Kasus Kasatnarkoba Polres Kutai Kartanegara

Bareskrim Polri Back-up Kasus Kasatnarkoba Polres Kutai Kartanegara

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, bahwa kasus ini sejatinya ditangan oleh Polda Kalimantan Timur. Namun Bareskrim Polri memberikan atensi.
Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Aksi penertiban bangunan liar yang dipimpin Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Kota Bandung mendadak berubah haru setelah seorang mahasiswa menyampaikan curhatan.
Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral