GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Bayi yang Dibunuh Oknum Intelkam Polda Jateng Ternyata Hasil Hubungan Gelap dengan Sang Kekasih

Polda Jateng terus melakukan penyidikan terkait kasus oknum polisi yang dilaporkan membunuh bayi berusia dua bulan. Oknum Polda Jateng berinisial Brigadir AK.
Kamis, 13 Maret 2025 - 22:36 WIB
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Artanto
Sumber :
  • Didiet Cordiaz/tvOne

Semarang, tvOnenews.com - Bayi berusia 2 bulan yang dibunuh oknum polisi di Jawa Tengah diduga merupakan hasil hubungan gelapnya dengan kekasihnya.

Polda Jateng terus melakukan penyidikan terkait kasus oknum polisi yang dilaporkan membunuh bayi berusia dua bulan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil pemeriksaan saat ini, oknum Polda Jateng berinisial Brigadir AK itu terindikasi membunuh bayi.

Kini, Polda Jateng telah menjerat Brigadir AK dengan Pasal Penganiayaan Terhadap Anak yang mengakibatkan meninggal dunia. 

Ilustrasi bayi.
Ilustrasi bayi.
Sumber :
  • Istimewa

 

Proses pidana dan sidang kode etik saat ini sedang dijalani Brigadir AK.

“Akan dilakukan pemberkasan untuk sidang kode etik Polrinya dan dalam waktu dekat kita akan melaksanakan sidang bagi yang bersangkutan. Dan saat ini kasus tindak pidana pun terproses,” ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto di Mapolda Jateng, Kamis (13/3/2025).

Lebih lanjut, Artanto belum bisa menjelaskan terkait motif Brigadir AK melakukan kekerasan itu. 

“Masih didalami dan penyidik disini intensif, kita akan profesional dan transparan terhadap kasus ini,” katanya.

Artanto menjelaskan, ibu korban berinisial DJP saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Jateng. 

Selain pelapor, orangtua korban dan sejumlah saksi lainnya juga masih didalami.

“Kemudian kita juga melakukan klarifikasi terhadap Brigadir AK terhadap kasus ini,” tandasnya.

Disisi lain, Artanto menerangkan kembali jika hubungan pelapor dan terlapor adalah pasangan yang belum resmi. 

Hanya saja, bayi berumur dua bulan berinisial AN yang diduga menjadi korban pembunuhan ini adalah anak mereka di luar nikah.

“Untuk yang bersangkutan adalah teman wanita daripada Brigadir AK. Masih yang bersangkutan melakukan hubungan pernikahan di luar aturan, jadi ilegal. Sudah cerai, yang bersangkutan memiliki istri namun sudah cerai di akhir tahun 2024,” tandasnya. (dcz/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Orang Terdekat Bongkar Proses Penurunan Berat Badan Ekstrem Khamzat Chimaev di UFC 328, Jadi Biang Kekalahan?

Orang Terdekat Bongkar Proses Penurunan Berat Badan Ekstrem Khamzat Chimaev di UFC 328, Jadi Biang Kekalahan?

Kekalahan Khamzat Chimaev di UFC 328 tak lepas dari sorotan proses penurunan berat badan ekstrem yang ia jalani, bahkan diungkap orang terdekatnya, corner man.
Prabowo Bongkar ‘Beking’ Pejabat Nakal: Kalau Nggak Seragam Hijau Ya Cokelat!

Prabowo Bongkar ‘Beking’ Pejabat Nakal: Kalau Nggak Seragam Hijau Ya Cokelat!

Prabowo menegaskan pemerintah akan memakai teknologi canggih untuk memburu berbagai bentuk pelanggaran.
Asmara Terlarang, Dua Pelaku Penyiram Air Keras ke Pedagang Tempe Pacitan Ditetapkan Tersangka

Asmara Terlarang, Dua Pelaku Penyiram Air Keras ke Pedagang Tempe Pacitan Ditetapkan Tersangka

Satuan Reserse Kriminal Polres Pacitan berhasil mengungkap kasus penganiayaan berencana yang melibatkan bapak dan anak sebagai tersangka di Kecamatan Ngadirojo.
Daftar Terbaru Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI untuk Dinaturalisasi, John Herdman Tertarik Panggil ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Daftar Terbaru Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI untuk Dinaturalisasi, John Herdman Tertarik Panggil ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Empat pemain keturunan dikabarkan sudah didekati PSSI dan berpeluang memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni jika prosesnya tuntas dengan tepat waktu.
Jawaban Jujur Pesulap Merah soal Bukti Dokumentasi Sarwendah Ritual di Gunung Kawi

Jawaban Jujur Pesulap Merah soal Bukti Dokumentasi Sarwendah Ritual di Gunung Kawi

Pesulap Merah akhirnya buka suara soal bukti dokumentasi Sarwendah ritual di Gunung Kawi. Ia mengaku tidak memiliki bukti apa pun terkait isu tersebut.
Pramono akan Tunaikan Haji, Perayaan Idul Adha dan Tugas Pemerintahan di Jakarta Sementara Dipimpin Wagub

Pramono akan Tunaikan Haji, Perayaan Idul Adha dan Tugas Pemerintahan di Jakarta Sementara Dipimpin Wagub

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan perayaan Idul Adha di ibu kota akan dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral