GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik RUU TNI, Akadmisi: Langkah Strategis Menuju Militer Profesional dan Adaptif di Era Modern

Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan, termasuk di parlemen, akademisi, dan masyarakat sipil. RUU ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menyesuaikan kebijakan pertahanan dengan dinamika geopolitik global serta modernisasi militer. 
Minggu, 16 Maret 2025 - 16:13 WIB
Rapat Komisi I DPR bersama Panglima TNI, KSAD, KSAL, KSAU di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025)
Sumber :
  • Syifa Aulia-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan, termasuk di parlemen, akademisi, dan masyarakat sipil. RUU ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menyesuaikan kebijakan pertahanan dengan dinamika geopolitik global serta modernisasi militer. 

Sejumlah isu utama seperti diplomasi militer lintas matra, perluasan jabatan sipil bagi prajurit aktif, dan penyesuaian usia pensiun prajurit menjadi sorotan utama dalam pembahasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu poin penting dalam revisi UU TNI adalah pengakuan eksplisit terhadap diplomasi militer sebagai bagian dari tugas TNI. Dalam draft terbaru, peran ini dimasukkan ke dalam Pasal 7 untuk memperkuat keterlibatan militer Indonesia dalam kerja sama pertahanan internasional, latihan gabungan, serta misi perdamaian dunia.

Dosen Hubungan Internasional Universitas Pasundan, M. Rizky Yusro, menilai bahwa langkah ini merupakan terobosan penting dalam membangun kepercayaan antarnegara (Confidence-Building Measures), terutama di tengah meningkatnya dinamika keamanan global.

“Diplomasi militer dalam RUU TNI ini menegaskan amanah UUD 1945 dan peran strategis TNI sebagai penjaga perdamaian dunia. Dengan penguatan peran ini, TNI dapat lebih aktif membangun hubungan strategis dengan negara lain, memperkuat stabilitas regional, serta meningkatkan daya tawar Indonesia dalam politik pertahanan global,” ungkap Rizky, Minggu (16/3/2025).

Menurutnya, keterlibatan aktif dalam diplomasi militer juga dapat meningkatkan kapabilitas tempur, pertukaran teknologi pertahanan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam berbagai forum keamanan internasional.

Poin lain yang diusulkan dalam RUU ini adalah perluasan jabatan sipil bagi prajurit aktif, yang selama ini menjadi isu sensitif dalam konteks supremasi sipil. RUU TNI mengusulkan agar prajurit TNI dapat menduduki jabatan di kementerian dan lembaga sipil, dengan ketentuan yang lebih ketat dan transparan.

Rizky Yusro menilai bahwa kebijakan ini memiliki potensi positif dalam memanfaatkan keahlian prajurit dalam bidang tertentu, seperti manajemen krisis dan pertahanan nasional. Namun, mereka juga mengingatkan perlunya mekanisme seleksi yang obyektif, seperti open bidding dan pengawasan eksternal, guna menghindari kembalinya dwifungsi TNI.

"Kita jangan terframing oleh satu sudut pandang yang kontra saja namun kita juga harus fair menilai dari sudut pandang yang lain bahwa Tidak semua jabatan sipil harus bisa diisi oleh prajurit aktif dan info terbaru hanya ada 16 Kementerian dan Lembaga saja yang boleh di isi oleh prajurit militer dan 16 Kementerian/Lembaga itu juga masih dalam ruang lingkup Keamanan dan Pertahanan", ujar Dosen Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan, Bandung ini. 

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat tidak boleh skeptis berlebihan terhadap RUU TNI ini, mengingat perkembangan sistem demokrasi yang lebih terbuka saat ini.

"Kita harus percaya satu sama lain dan jangan mau di adu-domba oleh oknum oknum yang mengambil manfaat dari ketidakstabilan politik Indonesia, sehingga jangan juga terlalu skeptis bahwa ada pepatah yang mengatakan setiap masa ada orangnya setiap orang ada masanya, ini membuktikan bahwa tidak bisa kita secara bulat membandingkan apa yang terjadi dimasa lampau dengan dimasa sekarang, apalagi di zaman yang sudah sangat terbuka seperti sekarang ini yang "NO VIRAL, NO Justice" jika ada kedepan ada oknum-oknum Prajurit TNI yang menduduki Jabatan sipil yang melanggar Hukum ya tinggal kita viralkan", ujar pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bandung 2017-2018

"Adapun catatan yang harus diperhatikan adalah terkait Aturan turunan dari Undang-Undang TNI ini misalnya terkait penempatan prajurit militer di jabatan Sipil Perlu ada batasan golongan jabatan militer yang bisa menempati jabatan sipil paling rendah berpangkat mayor dan dijabatan sipilnya tidak lebih dari eselon II, kecuali dalam kondisi tertentu yang membutuhkan keahlian teknis militer, diluar dari pimpinan Kementerian/Lembaga yang merupakan Hak Prerogatif Presiden", sambungnya.

RUU TNI juga mencakup usulan kenaikan usia pensiun, yang bertujuan mempertahankan pengalaman perwira senior. Namun, kebijakan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam regenerasi kepemimpinan dan efisiensi fiskal.

"Terkait kenaikan usia pensiun saya kira ini merupakan satu kesatuan dari UU ASN, UU Kejaksaan dan Juga UU POLRI yang saat ini juga sedang dalam pembahasan Revisi draft pasalnya sepertinya kurang lebih sama dengan yang TNI namun memang yang harus menjadi perhatian adalah Pemerintah perlu memastikan bahwa kenaikan usia pensiun tidak menyebabkan surplus perwira non-job yang dapat menghambat rotasi jabatan dan promosi perwira muda dan  kebijakan ini harus disertai dengan proyeksi dampak fiskal yang jelas, termasuk biaya pensiun, tunjangan kesehatan, dan dampaknya terhadap anggaran pertahanan", ujar Rizky. 

Selain itu, perpanjangan masa dinas perwira tinggi bintang empat juga menjadi perdebatan. RUU mengusulkan agar Presiden memiliki kewenangan memperpanjang masa dinas perwira tinggi.

"Saya menilai bahwa kebijakan ini berpotensi membuka ruang politisasi jabatan di tubuh militer jika tidak diatur secara ketat. Oleh karena itu, ada baiknya di dalam RUU TNI untuk menetapkan batas usia perpanjangan misalnya maksimal 69 tahun atau perpanjangan maksimal dua kali dengan durasi dua tahun per periode", ungkap penulis paper-paper seputar pertahanan dan hubungan internasional ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan terbesar dalam implementasi RUU ini adalah menjaga keseimbangan antara reformasi militer dan supremasi sipil. Mekanisme pengawasan dari DPR, lembaga independen, serta transparansi dalam kebijakan pertahanan menjadi kunci keberhasilan regulasi ini.

"RUU ini adalah bagian dari upaya menjadikan TNI membuat sebuah Langkah Strategis Menuju Militer Profesional dan Adaptif di Era Modern dan selaras dengan sistem demokrasi kita. Selama prinsip transparansi dan akuntabilitas diterapkan, maka perubahan ini akan membawa manfaat besar bagi pertahanan Indonesia," tutup Rizki Yusro yang akrab dipanggil Ucok ini. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wih! DPR Usul THR 2 Minggu Cair Sebelum Lebaran, Ingatkan Pesan Buya Yahya soal Kewajiban Perusahaan terhadap Hak Karyawan

Wih! DPR Usul THR 2 Minggu Cair Sebelum Lebaran, Ingatkan Pesan Buya Yahya soal Kewajiban Perusahaan terhadap Hak Karyawan

DPR tengah mengusulkan agar THR lebaran 2026 dicairkan lebih cepat. Begini pandangan Islam soal tunjangan hari raya itu
Nominalnya Nggak Main-main! APBN 2026 Kucurkan Rp 335 Triliun untuk MBG, Target 82,9 Juta Penerima

Nominalnya Nggak Main-main! APBN 2026 Kucurkan Rp 335 Triliun untuk MBG, Target 82,9 Juta Penerima

APBN 2026 alokasikan Rp 335 triliun untuk MBG dengan target 82,9 juta penerima. Ini rincian lengkap anggaran Badan Gizi Nasional.
Selain Menduga Nadiem Terima Aliran Dana Kasus Chromebook, Jaksa Beberkan Skema Aliran Keuntungannya

Selain Menduga Nadiem Terima Aliran Dana Kasus Chromebook, Jaksa Beberkan Skema Aliran Keuntungannya

Baru-baru ini, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menduga Nadiem terima aliran dana dari kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Bahkan, JPU
Ramalan Keuangan Shio Kamis, 26 Februari 2026: Anjing Dapat Cuan, Babi Harus Bayar Cicilan

Ramalan Keuangan Shio Kamis, 26 Februari 2026: Anjing Dapat Cuan, Babi Harus Bayar Cicilan

Ramalan keuangan shio besok 26 Februari 2026. Simak peruntungan finansial lengkap untuk 12 shio, ada yang hoki besar dan ada yang perlu menahan pengeluaran.
Gianlugi Buffon Pasang Badan! Di Gregorio Tak Layak Disudutkan Juventus

Gianlugi Buffon Pasang Badan! Di Gregorio Tak Layak Disudutkan Juventus

Legenda hidup Italia, Gianluigi Buffon, angkat suara terkait periode sulit yang tengah dialami kiper Juventus, Michele Di Gregorio.
Tak Terbendung! Paul Munster Sebut Konsistensi Jadi Rahasia Bhayangkara

Tak Terbendung! Paul Munster Sebut Konsistensi Jadi Rahasia Bhayangkara

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, menegaskan timnya memang layak meraih kemenangan atas Semen Padang FC dalam lanjutan Super League Indonesia 2025/2026.

Trending

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Naik ke-5 Besar Klasemen! Bhayangkara Presisi Tunjukkan Taring di Super League

Naik ke-5 Besar Klasemen! Bhayangkara Presisi Tunjukkan Taring di Super League

Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil trengginas saat menghancurkan tamunya Semen Padang FC dengan skor telak 4-0 pada lanjutan Super League di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Selasa (24/02/2026).
Soal Brimob Aniaya Siswa di Tual, Massa Geruduk Polda DIY, Warga Jogja Turun Tangan Lawan Massa Anarkis

Soal Brimob Aniaya Siswa di Tual, Massa Geruduk Polda DIY, Warga Jogja Turun Tangan Lawan Massa Anarkis

Baru-baru ini beredar video ratusan massa geruduk Polda DIY pada Selasa (24/2) di media sosial. Diketahui, massa lakukan hal itu karena menuntut keadilan dari
Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Publik Soroti Menu MBG Ramadan, BGN Bocorkan Anggarannya: Setiap Laporan akan Ditindaklanjuti

Baru-baru ini mencuat kabar terkait sebagian publik soroti menu makan bergizi gratis (MBG). Sontak, hal ini membuat Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara.
Ramalan Zodiak Besok, 26 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo: Temukan Keberuntunganmu

Ramalan Zodiak Besok, 26 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo: Temukan Keberuntunganmu

Simak ramalan zodiak besok, 26 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peruntungan cinta, karier, dan keuangan kamu di sini!
Rp40 Miliar Hadiah Lomba Al-Quran Raja Salman Tahun Ini, Arab Saudi Ingin Tarik Penghafal Terbaik Dunia

Rp40 Miliar Hadiah Lomba Al-Quran Raja Salman Tahun Ini, Arab Saudi Ingin Tarik Penghafal Terbaik Dunia

Arab Saudi tingkatkan hadiah lomba Al-Quran King Salman menjadi SR9 juta atau sekitar Rp40 miliar, dalam upaya menarik penghafal terbaik dunia.
Selain Puasa Ramadhan, Bahan Alami ini Juga Bisa atasi Gula Darah Tinggi Anda

Selain Puasa Ramadhan, Bahan Alami ini Juga Bisa atasi Gula Darah Tinggi Anda

Berikut bahan alami yang dianjurkan dr Zaidul Akbar bisa membantu menurunkan gula darah tinggi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT