GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Palembang Laporkan Willie Salim ke Polisi soal Konten Satu Kuali Daging Rendang Hilang Seketika

Warga Palembang bernama Agung melaporkan content creator Willie Salim ke polisi soal konten satu kuali daging rendang hilang seketika. 
Selasa, 25 Maret 2025 - 08:50 WIB
Warga Palembang laporkan Willie Salim ke polisi soal konten satu kuali daging rendang hilang seketika
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Warga Palembang melaporkan content creator Willie Salim ke polisi soal konten satu kuali daging rendang hilang seketika. 

Sebelumnya, viral video Willie Salim membuat konten memasak rendang sebanyak satu ekor sapi di Palembang. Willie Salim mengunggahnya di Instagram pribadinya @willie27_ lima hari lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Willie Salim bersama warga tampak memasukkan daging yang sudah diiris ke dalam kuali besar tersebut lalu memberikannya bumbu rendang. 

Dalam video itu, Willie Salim pun pergi ke toilet. Lalu, saat dia kembali dia menyebut rendang di dalam kuali yang belum matang sepenuhnya itu hilang. 

tvonenews

Pada video selanjutnya, Willie Salim tampak terkejut karena selepas dia dari toilet dirinya melihat rendang di kuali itu sudah tak bersisa. 

Dia pun bertanya kepada polisi dan warga yang berada di lokasi.

Polisi dan warga yang berada di lokasi itu mengatakan daging tersebut dibawa warga menggunakan keresek hingga wadah lantaran terlalu antusias dengan rendang Willie Salim tersebut. 

Video konten satu kuali daging rendang hilang seketika ini pun menjadi viral di media sosial. 

Agung, salah satu warga Palembang yang hadir di acara tersebut, melaporkan Wille Salim ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel). 

Dia merasa menjadi korban karena berada di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB menjelang waktu berbuka puasa. 

Kata dia, rendang yang dimasak di hadapan ratusan warga Palembang ternyata bukanlah hilang, melainkan dibagikan. Agung sendiri mengaku tidak mengambil bagian dari rendang tersebut. 

Selain Agung, dia menyebut, warga Palembang lainnya baik yang berada di kota maupun di perantauan mengaku kecewa dan marah atas konten tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini saya mendatangi Polda Sumsel untuk melaporkan UU ITE dimana UU ITE ini pencemaran nama baik. Saya merasa sebagai korban. Atas perintah Pak Kapolda apabila ada masyarakat yang merasa dirugikan atas konten kreator yang viral, yang mencoreng nama baik Kota Palembang, masyarakat Kota Palembang merasa tersinggung dengan konten yang dibuat konten kreator tersebut,” katanya dikutip pada Selasa (25/3/2025). 

“Harapannya (laporan) bisa diproses. Saya malu yang membuat konten menyebutkan bahwa daging rendangnya hilang. Akan tetapi, ternyata daging rendangnya bukan hilang tapi dibagikan. Saya tidak ambil rendang tersebut. Saya hanya nimbrung satu kali. Diharapkan konten kreator, saya sarankan, buatlah konten yang bijak. Jangan rugikan sebuah lapisan. Jadi jangan buat citra masyarakat Palembang jadi buruk,” sambungnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.
Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Agen Korea Chris Kim Spill Fasilitas yang akan Didapat Megawati Hangestri Selama di Hillstate

Jelang gabung Hillstate pada akhir Juni mendatang, agen Korea Chris Kim menjabarkan fasilitas apa yang nantinya akan didapat Megawati Hangestri selama di Korea.
Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Soal Marak Dugaan Teror Pocong, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya buka suara soal maraknya dugaan teror pocong yang muncul di wilayah hukumnya. Insiden ini diduga merupakan sebuah modus kejahatan. Polda Metro

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral