GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Survei Cigmark: Jokowi Layak dan Pantas jadi Ketua Wantimpres Prabowo

Lembaga survei Cigmark Research and Consulting merilis hasil survei tentang Persepsi Publik Terhadap Dewan Pertimbangan Presiden Pasca Revisi UU Wantimpres. Rilis survei itu dlangsungkan di Semanggi, Jakarta Pusat pada Kamis (27/3/2025). 
Jumat, 28 Maret 2025 - 02:27 WIB
Peneliti Senior CIGMARK Research and Consulting Setia Darma
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga survei Cigmark Research and Consulting merilis hasil survei tentang Persepsi Publik Terhadap Dewan Pertimbangan Presiden Pasca Revisi UU Wantimpres. Rilis survei itu dlangsungkan di Semanggi, Jakarta Pusat pada Kamis (27/3/2025). 

Peneliti Senior CIGMARK Research and Consulting Setia Darma menjelaskan bahwa tingkat pengetahuan publik mengenai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masih tergolong rendah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hanya sekitar 32,4% responden yang menyatakan pernah mendengar atau mengetahui tentang lembaga ini, sementara 67,6% lainnya belum pernah mendengarnya. Akan tetapi ketika diajukan pertanyaan mengenai seberapa penting sebenarnya keberadaan institusi wantimpres ini, sebanyak 58,7% responden menganggap lembaga ini sangat penting atau cukup penting. Sementara itu, sekitar 30,3% responden menyatakan kurang penting atau tidak penting sama sekali, dan 12% tidak memberikan jawaban," terangnya. 

Ia menambahkan, mayoritas responden menyatakan setuju dengan keberadaan Wantimpres. Sebanyak 52,9% responden menyatakan sangat setuju atau cukup setuju, sementara sekitar 21,2% menyatakan kurang atau tidak setuju sama sekali. Namun demikian, terdapat 25,9% responden yang belum memiliki sikap atau tidak menjawab.

"Mayoritas publik menilai keberadaan Wantimpres masih diperlukan. Sebanyak 62,6% responden menyatakan sangat perlu atau cukup perlu terhadap keberadaan lembaga ini. Sementara itu, 27,6% responden menyatakan tidak perlu atau kurang perlu, dan 9,8% lainnya tidak memberikan jawaban," sambungnya. 

Ketika CIGMARK menanyakan lebih lanjut, siapa yang pantas menjadi Ketua Wantimpres, Setia menyampaikan bahwa sebanyak 78.4 persen responden menilai Jokowi sebagai tokoh yang layak dan cocok. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya meski tentang komposisi wantimpres berikut ketua yang akan memimpin institusi negara itu merupakan otoritas Presiden Prabowo, namun saat ditanya siapa tokoh yang paling cocok menjadi Ketua Wantimpres, mayoritas responden memilih Joko Widodo dengan dukungan sangat dominan, yaitu 78,4%, jauh di atas nama-nama lainnya. Temuan ini menunjukkan adanya harapan besar dari publik agar proses penunjukan Ketua Wantimpres lebih terbuka dan melibatkan tokoh yang dipercaya luas oleh masyarakat.

Dalam memilih Ketua Wantimpres, mayoritas responden mempertimbangkan sosok yang kepemimpinannya terbukti (19,3%) dan pernah menjabat sebagai Presiden atau Wakil Presiden (18,3%). Alasan lain yang juga banyak disebut adalah kedekatan dengan rakyat (15,8%), serta pengalaman dan latar belakang tokoh agama yang masing-masing mendapat 9,8%. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat cenderung menginginkan sosok yang sudah teruji, dikenal luas, dan memiliki rekam jejak kuat dalam kepemimpinan nasional. Sementara itu, latar belakang seperti purnawirawan TNI/Polri, tokoh perempuan, pengusaha, dan ahli hukum tata negara mendapat dukungan yang lebih rendah. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT