News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

China Respon Kritik AS Terhadap Latihan Militer di Sekitar Taiwan

China merespon kritik Amerika Serikat dan negara lain terhadap latihan gabungan Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di sekitar Pulau Taiwan.
Kamis, 3 April 2025 - 10:07 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - China merespon kritik Amerika Serikat dan negara lain terhadap latihan gabungan Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di sekitar Pulau Taiwan. 

"Tuduhan segelintir negara dan organisasi terhadap China merupakan penggambaran yang salah terhadap fakta dan kebenaran serta campur tangan dalam urusan internal China, China menyesalkan dan menentang hal ini," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengutip Antara pada Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komando Palagan Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mengumumkan pada Rabu (2/4) telah menyelesaikan semua latihan gabungan yang dilaksanakan pada 1-2 April 2025 yang mengorganisasikan angkatan darat, laut, udara dan roket untuk mendekati Pulau Taiwan dari berbagai arah.

Atas tindakan tersebut, AS pada Selasa (1/4) menyampaikan kritiknya terhadap latihan gabungan di sekitar Taiwan itu. Juru bicara Departemen Luar Negeri Tammy Bruce mengatakan "Sekali lagi, aktivitas militer agresif dan retorika Tiongkok terhadap Taiwan hanya memperburuk ketegangan dan membahayakan keamanan kawasan dan kemakmuran dunia".

"Dalam menghadapi taktik intimidasi dan perilaku destabilisasi AS, komitmen abadi AS terhadap sekutu dan mitra kami, termasuk Taiwan, terus berlanjut," kata Bruce.

"Masalah Taiwan murni urusan internal China yang tidak menoleransi campur tangan eksternal. Aktivitas separatis 'kemerdekaan Taiwan' dan kekuatan eksternal yang mendukung dan membantu mereka adalah pihak-pihak yang merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," tambah Guo Jiakun.

Ia menyebut jika suatu negara atau organisasi tertentu benar-benar menginginkan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, mereka harus prinsip "Satu China", mematuhi komitmen politik mereka yang dibuat untuk China, sungguh-sungguh menghormati kedaulatan dan integritas teritorial China dan menentang "kemerdekaan Taiwan" dalam bentuk apa pun.

"Latihan gabungan China merupakan hukuman berat terhadap provokasi agresif otoritas Lai Ching-te untuk mencari 'kemerdekaan Taiwan', peringatan keras bagi pasukan separatis 'kemerdekaan Taiwan' yang dengan sengaja merusak perdamaian di Selat Taiwan," tegas Guo Jiakun.

Latihan gabungan terebut, ungkap Guo Jiakun, menjadi langkah yang bertanggung jawab untuk mempertahankan kedaulatan nasional, keamanan, dan integritas teritorial.

"Tidak ada kekuatan eksternal yang dapat menyalahkan hal ini. Selama provokasi untuk 'kemerdekaan Taiwan' masih ada, hukuman kita terhadap 'kemerdekaan Taiwan' akan terus berlanjut. Kami tidak akan pernah membiarkan siapa pun atau kekuatan apa pun memisahkan Taiwan dari Tiongkok dalam bentuk apa pun," ungkapnya.

China, kata Guo Jiakun, juga akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial dengan tegas.

Selain AS, Jepang dan Uni Eropa (EU) juga menyatakan keprihatinannya.

"EU memiliki kepentingan langsung dalam pelestarian status quo di selat Taiwan. Kami menentang tindakan sepihak apa pun yang mengubah status quo melalui kekerasan atau paksaan," kata juru bicara EU.

Sebelumnya Juru Bicara Komando Palagan Timur Kolonel Senior Shi Yi mengatakan latihan gabungan tersebut berfokus pada patroli kesiapan tempur laut-udara, perebutan keunggulan komprehensif, penyerangan presisi terhadap target maritim dan darat, serta blokade di area utama dan jalur laut untuk menguji kemampuan operasi gabungan pasukan.

Latihan gabungan bernama "Strait Thunder-2025A" di Selat Taiwan itu menembakkan roket dengan tembakan langsung di Laut China Timur dengan target simulasi seperti pelabuhan utama dan fasilitas energi. Pasukan juga mengerahkan gugus tugas kapal induk Shandong, berkoordinasi dengan satuan angkatan laut dan udara di wilayah timur pulau Taiwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Shi Yi menyebut target utama dari latihan gabungan adalah latihan tembak jarak jauh yang berfungsi sebagai penggentaran yang solid terhadap pasukan "kemerdekaan Taiwan".

Taiwan menyebut China mengerahkan 21 kapal perang di sekitar pulau itu, termasuk kelompok kapal induk Shandong, 71 pesawat militer dan empat kapal penjaga pantai.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Voli Korea Kaget Lihat Kualitas Asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Legenda Voli Korea Kaget Lihat Kualitas Asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Pevoli veteran Korea Selatan Bae Yoo-na memberikan penilaian mengejutkan terkait kualitas permainan Megawati Hangestri Pertiwi usai keduanya menjalani latihan -
Prediksi Mengejutkan Media Thailand soal Pertandingan Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Cetak Gol Lebih Dulu

Prediksi Mengejutkan Media Thailand soal Pertandingan Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Cetak Gol Lebih Dulu

Media Thailand, Siamsport, membuat prediksi menarik jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Mereka menilai Timnas Indonesia berpeluang mencetak gol lebih dahulu.
Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Menteri Pertanian Pastikan Produksi Padi Aman di Tengah Ancaman El Nino

Fenomena El Nino kategori sangat kuat bersamaan dengan musim kemarau menghasilkan kondisi atmosfer Indonesia yang kering. Pemerintah pastikan produksi padi aman
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, 20 Rumah Rusak dan Ada Korban Tewas

Gempa Magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10/2026) pukul 06.55 WITA.
Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Hilirisasi nikel menjadi salah satu kebijakan industri yang mulai mengubah struktur ekspor Indonesia. Proyek ini mengubah wajah industri Indonesia dari pengolah
Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar Buruk Hantam Malaysia Usai Menang 6-0 atas Singapura, Harimau Malaya Pincang Jelang Lawan Vietnam di Perebutan Juara 3 FIFA ASEAN Cup 2026

Malaysia mendapat kabar buruk jelang laga perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya dipastikan tidak diperkuat kapten mereka, Dion Cools.

Trending

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Penilaian Jujur Pevoli Senior Korea soal Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Beri Peringatan Jelang Debut

Pevoli senior Korea, Kim Hee-jin, memberikan penilaian jujur terhadap Megawati Hangestri yang akan menjalani tantangan baru bersama Hyundai Hillstate. Katanya..
Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Hillstate Gelar Uji Tanding Lawan Pink Spiders, Duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Langsung Turun

Dalam laga uji coba tertutup antara Hyundai Hillstate vs Pink Spider akhir pekan ini, duet Megawati Hangestri dan Jordan Wilson langsung diturunkan bersamaan.
Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Polres Metro Bekasi Ringkus Empat Sindikat Pencurian Modus Geser Tas Milik WNA di Mal

Atas perbuatannya, keempat terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti selanjutnya dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pengungkapan Kasus Majikan Bakar Sopir Hidup-Hidup di Bali, Polisi: Bos Sumbu Pendek, Jarang Berinteraksi hingga Awalnya untuk Menakut-nakuti

Pihak kepolisian akhirnya mengungkap kasus majikan membakar sopirnya hidup-hidup secara detail. Berdasarkan hasil pendalaman penyidik, majikan disebut jarang berinteraksi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Selengkapnya

Viral