GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Buruk Bagi Warga Jawa Timur, Penyakit Infeksi Mengintai Usai Lebaran 2025

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan dan mewaspadai penyakit infeksi yang kerap muncul setelah Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Senin, 7 April 2025 - 19:45 WIB
Ilustrasi Sakit
Sumber :
  • pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Erwin Astha Triyono mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan dan mewaspadai penyakit infeksi yang kerap muncul setelah Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Hari besar keagamaan seperti Idul Fitri identik dengan makanan bersantan dan manis, serta aktivitas mudik yang padat. Hal ini dapat memicu gangguan kesehatan, terutama infeksi," ujar Erwin di Surabaya, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Dinkes Jatim per 3 April 2025, penyakit terbanyak yang tercatat adalah demam, gastroenteritis atau diare, serta Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Perubahan pola makan dan gaya hidup selama libur Lebaran berkontribusi besar terhadap munculnya penyakit tersebut. Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis di pos-pos kesehatan," ujarnya.

Erwin menjelaskan demam merupakan peningkatan suhu tubuh sebagai respons terhadap infeksi, termasuk demam berdarah yang perlu diwaspadai pada musim ini.

Sementara itu, diare didefinisikan sebagai buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan konsistensi tinja yang lembek hingga cair. Penularan diare umumnya terjadi melalui jalur fecal-oral.

"Untuk mencegah diare, penting menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk pemberian ASI dan MPASI yang aman, penggunaan air bersih, serta kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) pada waktu-waktu penting," katanya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan makanan dan lingkungan, serta membuang tinja bayi dengan benar.

ISPA, kata Erwin, merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan dan menjadi penyakit ketiga terbanyak setelah lebaran. Penyakit ini disebabkan oleh lebih dari 300 jenis mikroorganisme dan rentan menyerang balita.

"Balita harus dijauhkan dari penderita batuk, diberikan imunisasi lengkap, ASI eksklusif hingga 6 bulan, makanan bergizi seimbang, serta dijauhkan dari asap rokok, dapur, kendaraan, dan debu," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan rumah, ventilasi yang baik, dan kebiasaan mencuci tangan.

Tak hanya penyakit menular, Erwin juga mengingatkan akan potensi meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus setelah Lebaran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Ipswich Town yang sempat terdegradasi satu musim akhirnya akan kembali tampil di Liga Premier musim depan. Publik pun bertanya-tanya apakah ini menjadi waktu yang tepat bagi Elkan Baggott merasakan debutnya di kasta tertinggi Liga Inggris.
Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Kontroversi pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mendapat respons langsung dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik penilaian juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI di Kalbar tak hanya berimbas pada SMAN 1 Pontianak, tetapi juga menyeret SMAN 1 Teladan Yogyakarta
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah memfokuskan pembenahan sektor perikanan dari titik paling awal melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral