Hari Kanker Ginjal Sedunia, Dokter Soroti Tren Kasus yang Terus Meningkat
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Peringatan Hari Kanker Ginjal Sedunia yang jatuh setiap Kamis ketiga bulan Juni menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker ginjal dan pentingnya deteksi dini.
Menurut berbagai data kesehatan global, kanker ginjal termasuk salah satu jenis kanker yang terus mengalami peningkatan kasus setiap tahunnya. Di Indonesia, kanker ginjal memang tidak termasuk kanker dengan angka kejadian tertinggi, namun tren kasusnya terus meningkat seiring bertambahnya usia harapan hidup, meningkatnya prevalensi obesitas, hipertensi, dan penyakit metabolik lainnya.
Dokter umum RS Siloam Kelapa Dua Tangerang, dr. Fristly Nasri, menjelaskan bahwa kanker ginjal kerap tidak menimbulkan gejala pada tahap awal sehingga banyak kasus baru diketahui setelah memasuki stadium lanjut.
“Deteksi dini menjadi kunci penting dalam penanganan kanker ginjal. Beberapa faktor risiko yang perlu diperhatikan antara lain obesitas, tekanan darah tinggi, riwayat keluarga, serta penyakit ginjal kronis. Masyarakat perlu menerapkan pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan agar risiko penyakit dapat diketahui lebih awal,” jelas dr Fristly dalam keterangannya, dikutip Minggu (28/6/2026).
Menurutnya, ginjal merupakan organ vital yang memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh manusia. Selain menyaring limbah dan racun dari darah melalui urine, ginjal juga berperan mengatur keseimbangan cairan tubuh, kadar elektrolit, tekanan darah, hingga membantu pembentukan sel darah merah.
Karena perannya yang sangat penting, kerusakan berat pada ginjal dapat memicu berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari penumpukan racun dalam tubuh, anemia, gangguan tulang, hingga gagal ginjal yang mengancam jiwa.
dr. Fristly mengatakan belum ada program skrining rutin khusus kanker ginjal untuk seluruh populasi seperti halnya pemeriksaan kanker payudara atau kanker usus. Namun, deteksi dini tetap bisa dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan berkala.
Beberapa pemeriksaan dasar yang dianjurkan antara lain pemeriksaan urine, fungsi ginjal melalui tes ureum dan kreatinin darah, serta pengukuran tekanan darah.
Deteksi Dini Tumor atau Kanker Ginjal
Sementara untuk mendeteksi adanya tumor atau kanker ginjal secara lebih dini, pemeriksaan yang lebih sensitif dapat dilakukan melalui USG ginjal dan saluran kemih, CT scan abdomen, maupun MRI pada kondisi tertentu.
Load more