News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengerikan, Mobil Rombongan Umrah Vs Bus di Gresik, Akibatkan 7 Korban Meninggal Dunia, Ini Identitasnya

Kepolisian Lalu Lintas Polres Gresik merilis identitas tujuh korban tewas dalam laka maut mobil rombongan umrah dengan bus di Pantura Duduksampeyan Gresik.
Kamis, 10 April 2025 - 14:46 WIB
Laka maut mobil rombongan umrah dari Tuban dengan bus di jalur Pantura Duduksampeyan Gresik.
Sumber :
  • Istimewa

Gresik, tvOnenews.com - Kepolisian Lalu Lintas Polres Gresik merilis identitas tujuh orang korban tewas dalam laka maut mobil panther rombongan umrah dari Tuban dengan bus di jalur Pantura Duduksampeyan Gresik, Kamis (10/4/2025).

Sebuah mobil Isuzu Panther bernopol DK-1157-FCL bertabrakan adu banteng dengan bus Rajawali Indah di Jalan Raya Duduksampeyan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat insiden tersebut, tujuh orang meninggal dunia di lokasi dan rumah sakit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, seluruh korban tewas merupakan penumpang mobil Panther yang berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

tvonenews

Mobil tersebut diketahui mengantar salah satu anggota keluarga yang akan berangkat umrah.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Andri Aswoko, menjelaskan kronologi kejadian bermula saat mobil Panther melaju dari arah barat ke timur, tepatnya dari Lamongan menuju Gresik.

Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami selip pada ban bagian kiri.

“Mobil oleng ke kanan hingga melewati marka jalan. Dari arah berlawanan datang bus Rajawali Indah. Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari. Terjadilah tabrakan adu banteng,” terang Ipda Andri saat ditemui di lokasi kejadian.

Empat orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara tiga korban lainnya yang sempat kritis, akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis.

“Jadi total tujuh orang di dalam mobil Panther semuanya meninggal dunia,” tegasnya.

Mobil Panther tersebut dalam kondisi penuh, membawa tujuh penumpang, termasuk pengemudi.

Sedangkan, bus Rajawali Indah yang berasal dari arah sebaliknya mengangkut sekitar 15 penumpang.

Korban Meninggal Dunia:

Berikut daftar lengkap korban meninggal dunia, seluruhnya merupakan warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Tuban:

Muhammad Aqib (27), calon jemaah umrah, Besar (65), Lislikah (53), Wiwik Sunarti (43), Akhmad Basuki (49), sopir mobil Panther, M Al Fatih (3), balita, Hafiz Gandawiharja (17).

Jenazah seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses identifikasi dan visum.

Keluarga korban dari Tuban langsung berdatangan ke rumah sakit untuk proses pemulangan jenazah.

Korban Luka dari Bus:

Dari pihak bus, tercatat dua orang mengalami luka-luka, yaitu: Khoirul Anam (22), kenek bus asal Bojonegoro dan Suwarno (46), sopir bus asal Tuban, mengalami patah tulang

Ipda Andri menyebut pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan kelayakan jalur.

“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami juga akan lakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus jika kondisinya memungkinkan,” pungkasnya.

Berikut korban meninggal dunia:

1. Sdr. Akhmad Basuki laki,laki, 49 tahun, Swasta, Islam, Alamat Dsn. Kedungsari Rt. 001 Rw. 004 Ds. Tuwiri Wetan Kec. Merakurak Kab. Tuban.

2. Sdr. Besar, Laki-laki, 66 tahun, Petani, Islam, Alamat Dsn. Kedungsari Rt. 001 Rw. 004 Ds. Tuwiri Wetan Kec. Merakurak Kab. Tuban.

3. Sdr. Muhammad Al Fatih Laki-laki, 3 tahun, Balita, Islam, Alamat Dsn. Kedungsari Rt. 001 Rw. 004 Ds. Tuwuri Wetan Kec. Merakurak Kab. Tuban.

4. Sdr. Hafiz Gandawiharja Laki-laki, 17 tahun, Pelajar, Islam, Alamat Dsn. Kedungsari Rt. 001 Rw. 004 Ds. Tuwuri Wetan Kec. Merakurak Kab. Tuban.

5. Sdr. Muhammad Aqib laki-laki, 26 tahun, Swasta, Islam, Alamat Dsn. Kedungsari Rt. 001 Rw. 004 Ds. Tuwuri Wetan Kec. Merakurak Kab. Tuban.

6. Sdri. Wiwik Sunarti Perempuan, 43 tahun, Pedagang, Islam, Alamat Dsn. Kedungsari Rt. 001 Rw. 004 Ds. Tuwuri Wetan Kec. Merakurak Kab. Tuban.

7 Sdri. Siti Umihanik Perempuan, 63 tahun, Petani, Islam, Alamat Dsn. Kedungsari Rt. 001 Rw. 004 Ds. Tuwuri Wetan Kec. Merakurak Kab. Tuban.

Identitas 2 orang mengalami Luka Ringan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Sdr. Suwarno, Laki-laki, 46 tahun, Swasta, Islam, Alamat Ds. Mentoro Rt. 008 Rw. 001 Kec. Soko Kab. Tuban.

2. Sdr. Khoirul Anam, Laki - laki 23 tahun, swasta, Islam alamat Ds. Karangdongo Kec. Sumberjo Kab. Bojonegoro.  (mhb/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kini Giliran Timnas Putri Indonesia Siap Tampil di FIFA Series 2026, Hadapi Republik Kongo

Kini Giliran Timnas Putri Indonesia Siap Tampil di FIFA Series 2026, Hadapi Republik Kongo

Perjalanan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 belum usai. Kali ini, giliran tim putri yang akan melanjutkan kiprah Merah Putih di level internasional. -
Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Terjadwal Tiba di Bandara Soetta pada Sabtu (4/4/2026)

Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Terjadwal Tiba di Bandara Soetta pada Sabtu (4/4/2026)

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon akan dipulangkan ke tanah air.
Baru Kembali ke Serie A, Jay Idzes Langsung Disambut Pujian dari Pelatih Sassuolo

Baru Kembali ke Serie A, Jay Idzes Langsung Disambut Pujian dari Pelatih Sassuolo

Jay Idzes dipastikan kembali ke Italia dan berpeluang tampil saat Sassuolo menghadapi Cagliari. Kapten Timnas Indonesia itu langsung disambut pujian pelatih.
Bantah Pernyataan Said Didu, Komisi VI DPR RI Sebut EO Penggerak Ekonomi Nasional

Bantah Pernyataan Said Didu, Komisi VI DPR RI Sebut EO Penggerak Ekonomi Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian turut merespons tajam pernyataan analis kebijakan publik, Said Didu yang menyebut event organizer (EO) menjadi praktik paling aman melakukan korupsi.
Upaya Kemandirian Ekonomi, IRT di Jakarta Timur Ikut Program Perempuan Berdaya

Upaya Kemandirian Ekonomi, IRT di Jakarta Timur Ikut Program Perempuan Berdaya

Berbagai cara terus dilakukan sejumlah pihak dalam upaya merealisasikan kemandirian kaum perempuan di Indonesia.
KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

KDM Bongkar Bengkel Kumuh di Cirebon, Si Tukang Tambal Ban Justru Bahagia Tempat Usahanya Dirobohkan: Mau Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merobohkan bangunan bengkel tambal ban kumuh di jalur Pantura Lama, Cirebon. Pemilik, Yeyep senang diganti yang baru.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral