News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Dalami Motif Mobil Lawan Arah Adu Banteng dengan Bus Bonek di Tol Pekalongan, Sopir Bakal Dicek Darah

Polisi masih mendalami motif pengendara mobil BR-V lawan arah hingga bertabrakan dengan bus rombongan suporter Persebaya atau bonek di Tol Bojong, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (12/4).
Sabtu, 12 April 2025 - 18:17 WIB
Bus Rombongan Bonek Tabrakan dengan Mobil Lawan Arah di Tol Pemalang-Batang.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih mendalami motif pria berinisial FR yang mengendarai mobil BR-V lawan arah hingga mengakibatkan bertabrakan dengan bus rombongan suporter Persebaya atau bonek di Tol Bojong, Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (12/4).

“Intinya bahwa sampai sekarang kami belum bisa mengetahui motif kenapa kok (pengemudi mobil) bisa melakukan tindakan seperti itu. Karena pelakunya sendiri masih kondisi kritis,” kata Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Rony Hidayat kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Rony menyebutkan bahwa saat peristiwa tersebut, sopir mobil berkendara dengan kecepatan tinggi dan lawan arah hingga 13 kilometer. 

Atas peristiwa itu, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk dilakukan pengecekan darah terhadap sopir FR. 

Hal itu untuk mengetahui apakah yang bersangkutan berkendara dalam penggunaan psikotropika atau tidak.

“Ini pokok ya dia (BR-V) hajar terus sampai 13 kilo. Dia nekat kecepatan kenceng banget itu. Ini kami konfirmasi ke rumah sakit untuk minta dia (sopir BR-V) itu terkena mengonsumsi psikotropika atau enggak,” jelas Rony.

Untuk diketahui, AKP Rony Hidayat mengatakan bahwa awalnya mobil BR-V singgah di rest area kilometer 319B, Pemalang, Jawa Tengah arah Jakarta.

“Setelah kami lakukan investigasi, BR-V itu nyampe sekitar 05.20 WIB. Saya tadi cari informasi kepada pihak pengelola maupun security di situ, rupanya dia 7 menit singgah di situ tidak turun dari mobil. Setelahnya dia meninggalkan rest area, namun mengarah ke akses pintu masuk (berlawanan arah),” ucap Rony.

Kemudian, mobil BR-V tersebut terus keluar dari rest area dan mrlawan arus ke arah jalur Timur. Mobil tersebut menggunakan lajur 2 yang digunakan untuk kendaraan cepat.

“Dan di situ, berdasarkan investigasi kami, kami melihat pengguna jalan tol yang melihat saat persimpangan orang itu mengarah ke Barat, dia mengarah ke Timur. Nah, dia (BR-V) kecepatannya kenceng sekali. Setelah dia dari KM 319 terus memacu kendaraannya sampai dengan KM 332. Berarti dia kurang lebih lawan arus sepanjang 13 kilometer,” ielas Rony.

Selanjutnya, berdasarkan pemeriksaan terhadap sopir bus, yang bersangkutan mengaku telah berupaya melakukan pengereman dan hendak banting kendaraan ke kiri saat bertemu mobil tersebut.

“Di saat KM 332 itu dari arah Timur, ada bus yang melintas ke arah Barat. Tadi sopir bus berdasarkan pemeriksaan kami sudah melaksanakan pengereman untuk menghindari kecelakaan, namun mobil BR-V itu rupanya lampunya sudah dimatiin. Saat keluar dari di rest area itu masih nyala. Tidak taunya begitu masuk laju itu dimatikan,” terang Rony.

Namun ternyata ada kendaraan lain di sebelah kiri, sehingga bus tidak bisa menghindar lagi dan peristiwa kecelakaan adu banteng dengan mobil tersebut terjadi.

“Nah begitu sampai KM 332, akhirnya tabrakan tidak bisa dihindari, karena bus juga melaju di jalur 2. Akhirnya jadinya tabrakan adu Banteng,” ujar Rony.

“Pihak bus sudah melakukan upaya pengereman. Kita dapatkan bekas rem 20 meter, namun mau dibuang ke kiri kan sudah nggak bisa, karena di kiri ada kendaraan,” sambungnya.

Kemudian atas peristiwa ini, sopir mobil BR-V berinisial FR mengalami kritis. Sementara itu penumpangnya berinisial MH meninggal dunia.

“Setelah tabrakan adu banteng, untuk sopir BR-V dinyatakan kritis, masih terselamatkan. Kemudian penumpang sebelahnya meninggal dunia di tempat. Dua orang di dalam BR-V,” tutur Rony. (ars/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 Zodiak yang Makin Bersinar soal Karier Besok 30 September 2026

5 zodiak karier makin bersinar besok 30 September 2026. Gemini, Virgo, Libra, Capricorn, dan Sagittarius punya peluang kerja menarik.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral